4 Alasan Kenapa Pembayaran Contactless Kini Jadi Tren Baru

·Bacaan 3 menit

Fimela.com, Jakarta Selalu ada hal baru yang menjadi tren setiap waktu. Begitu juga di era new normal ini, tren baru hadir melalui pembayaran contactless. Tren tersebut menjadi solusi banyak orang yang khawatir akan penyebaran virus Covid-19 melalui perantara uang tunai, maupun kontak fisik secara langsung dengan penjual atau pedagang.

Kehadiran pembayaran contactless ini pun begitu menarik minat banyak masyarakat, terutama yang sudah terbiasa dengan gaya hidup cashless. Selain dirasa lebih praktis, juga lebih higienis dan aman, baik secara kesehatan maupun saat bepergian, karena tak perlu membawa uang tunai banyak-banyak. Lebih lanjut, berikut beberapa alasan mengapa pembayaran contactless kini menjadi tren baru.

Banyak Studi yang Mengungkapkan Kepuasan Para Pengguna

Credit via Shutterstock.com.
Credit via Shutterstock.com.

Bermunculan studi yang mengungkapkan kepuasaan pengguna saat menggunakan pembayaran contactless. Salah satu contohnya adalah studi Visa Consumer Payment Attitudes 2020, yang membuktikan bahwa keamanan pribadi dan higiene pembayaran telah menjadi prioritas utama di tengah pandemi, sehingga mendorong banyak konsumen Indonesia beralih ke pembayaran nontunai dan mempertimbangkan pembayaran contactless.

Studi yang sama juga mengungkapkan jika sekitar 69% masyarakat Indonesia kini semakin sedikit membawa uang tunai, dan lebih sering menggunakan pembayaran contactless. Alasannya pun beragam. Sebanyak 67% menganggap pembayaran contactless ini lebih nyaman dilakukan, karena tak perlu membawa uang tunai. Sementara, 61% beranggapan pembayaran contactless ini memuaskan karena mudah digunakan. Tak kalah menarik, sebanyak 60% memilih puas menggunakan pembayaran contactless karena dianggap aman dari risiko penularan virus.

Mempermudah Kehidupan Sehari-hari

Credit via Shutterstock.com.
Credit via Shutterstock.com.

Dari hasil studi tersebut, dapat dipahami jika pembayaran contactless ini memberikan banyak sekali kemudahan, sehingga orang-orang tertarik menggunakannya. Bahkan, studi tersebut juga menyoroti jika minat pemegang kartu terhadap fitur contactless untuk penggunaan transaksi sehari-hari semakin meningkat sejak pandemi.

Berdasarkan hasil studi yang sama, banyak konsumen yang memanfaatkan pembayaran contactless di berbagai lokasi. Sebanyak 52% konsumen diketahui memanfaatkan pembayaran contactless untuk belanja di supermarket, 51% untuk makanan dan dining, 43% untuk hiburan, serta 42% untuk belanja di toko serba ada.

Sudah Diterapkan Di Banyak Negara Maju

Credit via Shutterstock.com.
Credit via Shutterstock.com.

Sebagaimana halnya tren-tren yang bermula dari negara-negara maju, pembayaran contactless ini ternyata sudah diterapkan di banyak negara, terutama negara tujuan wisata masyarakat Indonesia seperti Australia, Singapura, Taiwan, dan Selandia Baru. Bahkan, menurut laporan VisaNet per Februari 2021, porsi pembayaran contactless di empat negara tersebut mencapai lebih dari 75% dari total transaksi kartu yang dilakukan secara tatap muka. Nah, sayang kan, kalau nanti kita sudah bisa traveling lagi tapi belum menggunakan kartu berteknologi contactless ini?

Paling Asyik Sudah Bisa Diterapkan di Indonesia

Credit via Shutterstock.com.
Credit via Shutterstock.com.

Kabar baiknya, pembayaran contactless ini sudah mulai banyak diterapkan di Indonesia. Meski pembayaran contactless di tanah air masih terbilang baru, namun pertumbuhannya sangat menjanjikan. Menurut studi Visa Consumer Payment Attitudes 2020, sebanyak 72% pemegang kartu contactless di Indonesia setidaknya menggunakan pembayaran contactless seminggu sekali. Menariknya, 69% pemegang kartu contactless mengaku lebih sering menggunakannya sejak pandemi. Wajar jika pembayaran contactless pun cepat menjadi tren.

Oleh sebab itu, demi membantu mewujudkan potensi pertumbuhan ini, Visa sebagai penyedia teknologi pembayaran yang telah mampu menumbuhkan transaksi contactless secara global lebih dari 30% berdasarkan data year-on-year per Maret 2021, berkomitmen terus bekerja sama dengan mitra bank dan retailer di Indonesia.

Salah satu keuntungan yang sudah bisa dinikmati adalah pemegang kartu kredit contactless kini bisa melakukan pembayaran dengan sekali tap saat berbelanja di toko fisik, tanpa perlu memasukkan PIN untuk nominal transaksi hingga Rp1 juta. Pemegang kartu juga bisa mendaftarkan kartu contactless sebagai sumber dana di gadget melalui aplikasi dompet digital dan bahkan di e-commerce juga.

Jaringan Visa juga diterima di lebih dari 200 negara dan 70 juta merchants di seluruh dunia. Jadi baik belanja di toko ataupun online, semua bisa menggunakan satu kartu yang tentu bakal memudahkan gaya hidup serba digital dan higienis kamu kapan pun dan di mana pun berada. Tertarik menggunakan kartu contactless? Kunjungi bank terdekat dan ajukan sekarang, karena banklah yang menerbitkan kartu contactless ini. Temukan informasi selengkapnya di sini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel