4 Astronot Hampir Tewas di Luar Angkasa

Lazuardhi Utama, Misrohatun Hasanah
·Bacaan 1 menit

VIVASampah antariksa sudah lama menjadi perhatian sekaligus masalah serius. Setiap satelit yang mati di orbit, maka komponen roket dibuang dan kunci inggris yang dijatuhkan saat berjalan di luar angkasa menjadi sampah yang mengorbit Bumi.

Puing-puing sampah antariksa ini merupakan ancaman serius bagi semua jenis pesawat ruang angkasa, termasuk satelit, Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), bahkan kapsul yang membawa astronot ke luar angkasa, mengutip dari situs BGR, Selasa, 27 April 2021.

Baca: Butuh Waktu Berapa Lama untuk Berjalan Keliling Bulan

Baru-baru ini sebuah kapsul yang membawa empat astronot dari Bumi ke ISS hampir saja meleset karena sampah antariksa. Saat ini para kru yang ada di ISS dalam keadaan aman dan sehat.

Peristiwa bermula beberapa jam setelah peluncuran kapsul. Kru diminta untuk menggunakan peralatan keamanan dan mengamankan diri di kursi jika terjadi keadaan darurat.

Delapan jam setelah penerbangan, kontrol misi memberi tahu awak tentang kemungkinan tabrakan dengan sampah antariksa. "Kami telah mengidentifikasi kemungkinan terjadinya kerusakan karena jarak sampah antariksa yang cukup dekat dengan kapsul," kata Sarah Gilles dari SpaceX melalui radio kepada kru.

Gilles memperingatkan para kru untuk mengenakan setelan keamanan dan mengamankan diri di kursi. Meski ada kesalahan, perusahaan teknologi yang dipimpin Elon Musk ini akan berhati-hati membuat konfigurasi untuk para kru.

Mengenakan pakaian bertekanan akan memastikan kru bisa bertahan hidup jika tabrakan terjadi dan menyebabkan penurunan tekanan. Tim berhenti melakukan manuver untuk menghindari tabrakan.

Menemukan puing-puing sampah antariksa dengan ukuran besar biasanya cukup mudah. Sayangnya, satelit yang mati dan puing-puing lainnya sering bertabrakan satu sama lain di orbit yang menciptakan potongan-potongan kecil sampah antariksa yang bergerak dengan kecepatan tinggi dan tidak bisa dilacak.

Bahkan, serpihan yang relatif kecil dapat menusuk dinding pesawat ruang angkasa dan menyebabkan depressurization atau menyebabkan kerusakan serius pada satu atau lebih banyak lagi komponen.