4 Bahasa Tubuh yang Bisa Digunakan untuk Merayu Suami

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Menjaga keharmonisan rumah tangga dan hubungan suami istri memang perlu upaya khusus. Membangun keintiman dan menjaga kemesraan pun membutuhkan bahasa tubuh tertentu. Tidak semuanya harus melalui kata-kata manis dan romantis. Satu bahasa tubuh bisa jadi rayuan untuk menyenangkan hati pasangan.

Ada sejumlah bahasa tubuh yang bisa digunakan sebagai rayuan. Ketika ingin menyenangkan hati suami atau menghangatkan kembali hubungan suami istri, seperti yang dikutip dari buku Seksologi Pernikahan Islami, ada empat bahasa tubuh yang bisa dipilih. Selengkapnya, langsung saja simak uraiannya di bawah ini.

1. Senyum

Senyum adalah ungkapan tulus akan kehangatan dan keterbukaan hati. Senyum ketika bertemu pasangan, menandakan kita siap menjalin hubungan lebih jauh dan membuka perbincangan lebih akrab. Tersenyum juga menjadi salah satu cara untuk mengatasi persoalan emosional yang timbul lantaran muncul kejadian tak diharapkan. Senyum bisa jadi awal yang menghangatkan hati untuk membangun lagi keintiman suami istri.

2. Tatapan Mata

Bagaimana bisa tatapan mata bisa menjadi rayuan? Tatapan mata merupakan salah satu rayuan jitu untuk menunjukkan ketertarikan kita pada seseorang atau pada topik pembahasan. Sering kita mendengar bahwa mata adalah jendela jiwa. Maka, tatap mata yang hangat, dalam, dan menyentuh bisa menghadirkan kenyamanan tersendiri. Pusatkan tatapan mata pada wajah suami saat berbicara. Pusatkan pula pada tubuhnya dan pusatkan perhatian pada setiap gerakannya, maka hatinya bisa meleleh dengan sendirinya.

3. Sentuhan

Ilustrasi/copyright shutterstock.com
Ilustrasi/copyright shutterstock.com

Pria umumnya merupakan makhluk yang tak suka dipegang-pegang kecuali oleh orang yang sudah sangat dikenal. Tapi ketika disentuh oleh istrinya sendiri, pasti akan ada sensasi yang berbeda. Bahkan sebelum berhubungan intim, sentuhan adalah hal wajib yang harus dilakukan oleh pasangan suami istri.

4. Ciuman

Ciuman dapat meredakan emosi negatif. Ciuman bahkan bisa menjadi rayuan maut untuk menenangkan atau melunakkan hati suami. Saat suasana hati suami sedang tidak baik, memberikan ciuman bisa bantu meredakan perasaan negatifnya. Ciuman suami istri tak sebatas dari mulut ke mulut, bisa juga dilakukan di banyak area sepanjang pasangan menyukainya.Menggunakan bahasa tubuh yang tepat di waktu yang tepat akan memberi dampak positif terhadap keharmonisan hubungan. Semoga info di atas bisa cukup membantu untuk senantiasa menghangatkan kehidupan rumah tangga, ya.

#ElevateWomen