4 Bintang Piala Dunia yang Direkrut Real Madrid Sejak 2002: Ada yang Masih Ingat?

Bola.com, Jakarta - Piala Dunia adalah 'panggung audisi' bagi pemain di seluruh dunia untuk menarik perhatian tim elite Eropa. Real Madrid adalah klub yang gercep membeli pesepak bola yang bersinar di kompetisi antarnegara tertinggi di dunia tersebut.

Sebagai catatan, Real Madrid telah merekrut kuartet pemain di belakang empat dari lima Piala Dunia yang telah diadakan selama 22 tahun terakhir.

Raksasa Spanyol mematahkan tren mereka pada tahun 2018 ketika mereka membuat keputusan yang tidak biasa untuk tidak merekrut siapa pun di jendela transfer musim panas. Namun itu tak mengubah kekuatan El Real, di mana mereka berhasil meraih juara Liga Champions musim lalu.

Bola.com merangkum empat pemain terakhir yang tampil mengesankan di Piala Dunia sebelum bergabung dengan Real Madrid. Ada yang sukses, ada juga yang melempem. Siapa saja ya?

Ronaldo (Piala Dunia 2002)

Ronaldo Luiz Nazario de Lima. Striker asal Brasil ini didatangkan Real Madrid dari Inter Milan pada awal musim 2002/2003. Selama total 5 musim hingga 2006/2007 telah bermain sebanyak 177 penampilan dengan mencetak 104 gol. (AFP/Philippe Desmazes)
Ronaldo Luiz Nazario de Lima. Striker asal Brasil ini didatangkan Real Madrid dari Inter Milan pada awal musim 2002/2003. Selama total 5 musim hingga 2006/2007 telah bermain sebanyak 177 penampilan dengan mencetak 104 gol. (AFP/Philippe Desmazes)

Ronaldo melewatkan kualifikasi Piala Dunia 2002 karena cedera ligamen lutut. Itu awalnya membuat banyak orang meragukan apakah 'El Fenomeno' akan pernah kembali ke ketinggian mempesona yang dia tunjukkan sebelumnya.

Tapi dia membungkam keraguan dan memulai kemitraan yang mengancam dengan Ronaldinho dan Rivaldo. Ronaldo datang dengan trofi Piala Dunia dan Sepatu Emas pada tahun 2002 setelah mencetak dua gol melawan Jerman di final.

Presiden Real Madrid Florentino Perez menghabiskan €45 juta untuk menyelesaikan kesepakatan dengan Inter Milan untuk pemain yang memenangkan Ballon d'Or keduanya pada akhir tahun itu.

Fabio Cannavaro (Piala Dunia 2006)

3. Fabio Cannavaro - Kasus Calciopoli membuatnya meninggalkan Juventus untuk bergabung dengan Real Madrid. Namun selang tiga tahun kemudian kembali ke Turin dengan status bebas transfer. (Photo by BRU GARCIA / AFP)
3. Fabio Cannavaro - Kasus Calciopoli membuatnya meninggalkan Juventus untuk bergabung dengan Real Madrid. Namun selang tiga tahun kemudian kembali ke Turin dengan status bebas transfer. (Photo by BRU GARCIA / AFP)

Cannavaro menjadi kapten Italia menuju kejayaan Piala Dunia 2006 di Jerman. Los Blancos mengulangi strategi transfer mereka empat tahun sebelumnya, yakni merekrut pemain kunci dari negara pemenang turnamen.

Pada usia 32 tahun, Cannavaro diberikan jersey No.5 yang sebelumnya dikenakan oleh legenda klub Zinedine Zidane setelah tiba dari Juventus menjelang musim 2006/2007.

Seperti Ronaldo, bek tengah tersebut dianugerahi Ballon d'Or, menjadi salah satu dari tiga bek dalam sejarah yang memenangkan penghargaan individu bersama Franz Beckenbauer dan Matthias Sammer.

Dia bermain pada lebih dari 100 penampilan selama tiga musim bertugas di Real Madrid, membantu klub memenangkan dua gelar La Liga.

Mesut Ozil (Piala Dunia 2010)

Mesut Ozil. Gelandang serang berusia 33 tahun yang telah dua musim memperkuat Fenerbahce ini pernah memperkuat Real Madrid selama 3 musim mulai 2010/2011 hingga 2012/2013. Ia didatangkan Los Blancos dari Werder Bremen pada awal musim 2010/2011 dengan nilai transfer 18 juta euro. Ia total tampil dalam 159 laga di semua ajang dengan torehan 27 gol dan 80 assist serta mampu mempersembahkan 1 gelar Liga Spanyol, 1 Copa del Rey dan 1 Supercopa Spanyol. (AFP/Dani Pozo)
Mesut Ozil. Gelandang serang berusia 33 tahun yang telah dua musim memperkuat Fenerbahce ini pernah memperkuat Real Madrid selama 3 musim mulai 2010/2011 hingga 2012/2013. Ia didatangkan Los Blancos dari Werder Bremen pada awal musim 2010/2011 dengan nilai transfer 18 juta euro. Ia total tampil dalam 159 laga di semua ajang dengan torehan 27 gol dan 80 assist serta mampu mempersembahkan 1 gelar Liga Spanyol, 1 Copa del Rey dan 1 Supercopa Spanyol. (AFP/Dani Pozo)

Banyak klub elite Eropa berlomba-lomba untuk mendapatkan tanda tangan Ozil setelah penampilan luar biasanya pada Piala Duniadi Afrika Selatan. Saat berusia 21 tahun, ia tampil melampaui usianya dan membantu tim Joachim Low mencapai babak semi final.

Adalah Real Madrid yang melakukan tawar-menawar dengan Werder Bremen, lalu mengontrak Ozil hanya dengan €15 juta! Gelandang itu awalnya diharapkan bermain sebagai pelapis Kaka, tetapi ia dengan cepat menjadi starter reguler di bawah Jose Mourinho.

Dia membuat lebih dari 150 penampilan untuk klub dan dijuluki sebagai 'raja assist' karena kemampuannya untuk mengeksekusi umpan mematikan tak tertandingi. Cristiano Ronaldo mendapat manfaat dari servisnya tidak kurang dari 27 kali.

Ozil pindah ke Arsenal pada 2013 setelah Angel Di Maria lebih disukai Carlo Ancelotti.

James Rodriguez (Piala Dunia 2014)

James Rodriguez - Kehebatan permainan Rodriguez di Piala Dunia 2014 membuat Real Madrid tertarik untuk mendatangkannya ke Santiago Bernabeu. Namun, nyatanya ia kesulitan berkembang di Real Madrid dan lebih banyak dipinjamkan ke klub lain. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)
James Rodriguez - Kehebatan permainan Rodriguez di Piala Dunia 2014 membuat Real Madrid tertarik untuk mendatangkannya ke Santiago Bernabeu. Namun, nyatanya ia kesulitan berkembang di Real Madrid dan lebih banyak dipinjamkan ke klub lain. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)

Jamez Rodriguez dengan cepat menjadi salah satu bintang baru Eropa saat ia menyelesaikan Piala Dunia 2014 di Brasil dengan enam gol dan dua assist untuk Kolombia, termasuk salah satu gol terbaik dalam sejarah Piala Dunia.

Madrid lantas mengamankan pemenang Sepatu Emas 2014 dengan biaya €90 juta, menjadikannya penandatanganan termahal keempat sepanjang masa.

Pada musim pertamanya, Rodriguez mengumpulkan 35 kontribusi gol tatkala ia bermain bersama Ronaldo, Gareth Bale dan Karim Benzema.

Tetapi pengaruh pemain Amerika Selatan itu segera berkurang, dan dia menghabiskan dua tahun dengan status pinjaman di Bayern Mucnhen sebelum dijual ke Everton pada tahun 2020. Saat ini kariernya meredup dan tak sedikitpun dilirik tim top Eropa.