4 Cara Membedakan Masker Asli dan Palsu, Pahami Rekomendasi WHO

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Memahami cara membedakan masker asli dan palsu, penting untuk menjaga kesehatan dari berbagai macam infeksi mematikan. Semakin berkualitas dan baik masker medis yang digunakan, maka risiko penularan infeksi virus dan bakteri mematikan bisa semakin mudah ditekan.

Masker medis tiga lapis yang baik adalah terdiri dari lapisan luar yang kedap air (bagian depan), lapisan penyaringan dengan densitas tinggi (bagian tengah), dan lapisan penyerap cairan berukuran besar untuk menyerap cairan keluar ketika batuk atau bersin (bagian dalam),” dijelaskan World Health Organization (WHO).

Lalu bagaimana cara membedakan masker asli dan palsu? Uji masker medis asli dan palsu bisa dilakukan sendiri di rumah dengan cara sederhana. Pertama, mengamati bahan dan tali. Kedua, melakukan uji napas. Ketiga, melakukan uji dengan air. Keempat, melakukan uji dengan membakar masker.

Berikut Liputan6.com ulas empat cara membedakan masker asli dan palsu dari berbagai sumber, Selasa (26/10/2021).

Cara Membedakan Masker Asli dan Palsu

Ilustrasi masker. (dok. Mika Baumeister/Unsplash)
Ilustrasi masker. (dok. Mika Baumeister/Unsplash)

1. Mengamati dari Bahan dan Tali Masker

Cara membedakan masker asli dan palsu pertama mengamati dari tekstur dan tali masker. Masker medis yang asli memiliki bahan material yang tidak nerawang, tidak buram, dan talinya tidak mudah putus.

“Masker medis asli biasanya berbahan material non-waven spunbond, meltblown, spunbond (SMS), serta spunbond, meltblown, meltblown, spunbond (SMMS) dengan tiga lapisan dan dilengkapi dengan tali masker yang kuat,” mengutip penjelasan akun Instagram resmi Indonesiabaik.id

Umumnya masker medis palsu terbuat dari bahan seperti tisu berpori dan mayoritas harganya sangat murah. Dalam artikel yang diterbitkan says.com, material masker medis harus kokoh dan tidak mudah sobek seperti kertas tisu, terdiri dari:

- Di lapisan paling luar non-anyaman, anti air, dan berwarna biru.

- Pada bagian tengah ada filter tiup lelehan yang berwarna putih.

- Di lapisan paling dalam ada penyerap lembut yang berwarna putih.

2. Melakukan Uji Napas saat Menggunakan Masker

Tes napas cara membedakan masker asli dan palsu dilakukan dengan meniup api pada lilin atau korek api saat menggunakan masker. Masker medis yang asli tidak bisa digunakan untuk memadamkan api pada lilin atau korek api.

Cara membedakan masker asli dan palsu ini didemontrasikan oleh salah seorang dokter Singapura, Dr Chan Tat Hon melalui kanal YouTube-nya. Dr Chan menunjukkan dia tidak bisa memadamkan api melalui masker medis tiga lapis tidak peduli seberapa keras dia meniup.

“Filter bagian dalam masker harus secara elektrostatik menyerap tetesan dari mulut pemakainya dan dengan demikian, tidak melewati lapisan masker,” kata Dr Chan.

Cara Membedakan Masker Asli dan Palsu Selanjutnya

Ilustrasi masker/unsplash
Ilustrasi masker/unsplash

3. Melakukan Uji dengan Air

Masker medis asli dan palsu bisa dibedakan dengan mudah bila diuji dengan air. Cara membedakan masker asli dan palsu ini di mulai dengan menuangkan air pada bagian dalam masker medis.

Uji coba cara membedakan masker asli dan palsu berdasarkan penjelasan akun Instagram resmi Indonesiabaik.id, mampu menahan air dan tidak akan bocor apalagi basah.

Sementara masker medis palsu akan langsung basah dan mampu menyerap air dengan mudah bila dituangkan pada masker. Cara membedakan masker asli dan palsu ini mudah dipraktikkan.

4. Melakukan Uji dengan Membakar Masker

Cara membedakan masker asli dan palsu dapat dilakukan dengan membakarkan dengan pematik seperti lilin atau korek api. Uji kali ini dilakukan dengan merusak masker medis.

Dalam artikel yang diterbitkan says.com, seorang Apoteker Zeff Tan mengatakan kepada CNA bahwa filter masker medis asli terbuat dari plastik, seperti polythene dan polypropylene, jadi bila masker medis asli dibakar akan meleleh.

Sementara masker medis palsu Zeff Tan telah membandingkan, akan terbakar dan memunculkan percikan api karena umumnya terbuat dari senyawa kertas. Ketika melakukan uji cara membedakan masker asli dan palsu dengan api, harap berhati-hati.

Cara Mengecek Keaslian Masker di Indonesia

Ilustrasi masker. (dok. Pixabay.com/viarami)
Ilustrasi masker. (dok. Pixabay.com/viarami)

Apabila sudah memahami apa saja perbedaan masker medis asli dan palsu, serta sudah melakukan uji coba, jangan ragu untuk melakukan pengecekan di laman resmi Kementerian Kesehatan Indonesia di infoalkes.kemkes.go.id.

Berikut langkah cara mengecek keaslian masker medis di Indonesia:

1. Buka laman infoalkes.kemkes.go.id

2. Pilih opsi "Cari" pada pojok kanan atas

3. Dalam kolom Kategori Pencarian, pilih kategori yang akan dicari. Anda bisa memilih salah satu dari pilihan: Nomor Izin Edar, Nama Produk, Pendaftar, Tipe, atau Produsen.

4. Pada kolom Kata Pencarian, masukkan kategori pencarian. Misal, jika Anda ingin mencari dengan kategori nama produk, masukkan nama produk masker pada kolom tersebut.

5. Jika masker medis terdaftar, maka laman akan menampilkan detail data seperti nama perusahaan, alamat perusahaan, deskripsi produk, tanggal terbit, hingga tanggal kadaluwarsa.

6. Jika masker tidak terdaftar, laman tidak menampilkan hasil pencarian apapun.

Apabila produk masker medis sudah mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan maka masker tersebut telah memenuhi persyaratan mutu keamanan dan manfaat.

“Telah lulus uji Bacterial Filtration Efficiency (BFE), Partie Filtration Efficiency (PFE), dan Breathing Resistence sebagai syarat untuk mencegah masuknya dan mencegah penularan virus serta bakteri,” mengutip keterangan resmi Kemenkes di laman kemkes.go.id

Diimbau bagi masyarakat dan tenaga kesehatan yang menemukan masker yang dicurigai tidak memenuhi standar kesehatan, agar melaporkan melalui akses Hallo Kemkes di 1500567.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel