4 Cara Menjaga Baterai Smartphone Tetap Awet dan Beroperasi secara Optimal

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Di era yang makin modern, berbagai aktivitas harian tidak bisa dipisahkan dari smartphone. Tidak sedikit orang mengalami ketergantungan dengan smartphone demi menunjang aktivitas, terutama untuk keperluan berkomunikasi.

Maka tidak heran, daya baterai menjadi satu di antara spesifikasi yang acapkali diperhatikan ketika membeli smartphone.

Kendati demikian, sebagai pengguna smartphone, Anda mungkin pernah mengalami baterai menjadi boros dan cepat habis.

Baterai smartphone cepat lowbat atau cepat habis bisa diakibatkan oleh sejumlah hal. Satu di antaranya banyaknya perangkat lunak yang berjalan pada latar belakang.

Tidak bisa dimungkiri, baterai smartphone memiliki titik kerusakan. Tentunya, Anda wajib melakukan beberapa hal agar masa pakai baterai smartphone awet.

Terdapat sejumlah cara yang bisa Anda terapkan supaya baterai smartphone tetap awet dan beroperasi secara optimal.

Berikut ini panduan cara menjaga baterai smartphone supaya tetap awet serta beroperasi secara optimal, disadur dari Merdeka, Minggu (7/11/2021).

vidio:4 Pembelian Termahal Liverpool dari Klub Liga Inggris

Cara Menjaga Baterai Smartphone Awet dan Optimal

1. Isi Sedikit Demi Sedikit

Menunggu kapasitas baterai sampai 0 persen habis adalah sebuah kesalahan. Jauh sebelum habis, ada baiknya untuk mengecas smartphone Anda, meski sedikit. Menunggu sampai habis total, dapat memperpendek umur baterai.

Sebagai informasi, makin sering mengecas ternyata sama sekali tidak berpengaruh pada kesehatan baterai. Yang lebih berpengaruh ialah overcharge atau terus mengecas hingga penuh.

2. Jaga Daya Baterai di Atas 65 Persen

Usahakan daya baterai smartphone Anda berada di atas 65 persen. Triknya ialah mengecas smartphone ketika berada di titik kira-kira 45 persen agar daya baterai rata-rata permanen berada pada titik pertengahan, meski sering digunakan.

Cara Menjaga Baterai Smartphone Awet dan Optimal

3. Segera Copot bila Sudah Penuh

Tekanan daya dari charger mampu merusak zat kimiawi yang ada di baterai. Beberapa waktu lalu, baterai yang kelamaan dicas akan mudah melembung serta rusak. Hal ini telah dicegah oleh teknologi teranyar dari vendor smartphone yang dapat memutus aliran listrik bila sudah penuh.

Meski demikian, seraya smartphone menua, perkiraan penuhnya baterai kerap tidak lagi akurat sehingga aliran listrik permanen mengalir bila sudah 100 persen. Jadi, ada baiknya untuk selalu menghentikan proses pengecasan sebelum penuh.

4. Cas Smartphone pada Malam Hari

Penting untuk mengecas smartphone pada malam hari karena tidak adanya sinar matahari akan secara drastis mengurangi temperatur ruangan tempat smartphone dicas.

Sebab proses pengecasan sudah menimbulkan panas pada baterai. Bila ditambah panas eksternal, kimiawi baterai akan mudah rusak.

Hal ini juga berlaku untuk casing baterai dan penggunaan perangkat lunak berat di smartphone ketika mengecas yang sangat wajib untuk diminimalisasi.

Disadur dari: Merdeka.com (Penulis: Indra Cahya. Published: 27/9/2020)

Dapatkan artikel cara dari berbagai tema lain dengan mengeklik tautan ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel