4 Destinasi Wisata di Jakarta yang Kembali Buka Jelang New Normal

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah tempat rekreasi di Jakarta sudah mulai kembali beroperasi pada hari ini, Sabtu (20/6/2020). Hal ini seiring dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Nomor 131 Tahun 2020 tentang Protokol Pencegahan Penularan Covid-19 di Sektor Usaha Pariwisata.

Meski telah kembali dizinkan beroperasi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meminta setiap pengelola tempat wisata menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Tak hanya itu, waktu berkunjung serta jumlah wisatawan yang datang pun kini harus dibatasi. Hal ini semata-mata untuk mencegah terjadinya penyebaran virus Corona. 

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengizinkan kembali dibukanya taman rekreasi baik indoor maupun outdoor, pada 20-21 Juni 2020. 

Keputusan tersebut usai Anies resmi memperpanjang penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Ibu Kota. Masa ini disebutnya sebagai masa transisi sebelum memasuki tatanan kehidupan baru atau new normal.

"Menetapkan PSBB di Jakarta diperpanjang dan menetapkan bulan Juni sebagai masa transisi," ujar Anies, Kamis, 4 Mei 2020.

Berikut ini sejumlah destinas wisata di Jakarta yang mulai kembali beroperasi: 

Taman Mini Indonesia Indah

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) selalu ramai saat Lebaran. TMII mempunyai berbagai macam anjungan dan bangunan terkenal dari seluruh pelosok Indonesia, dapat membantu pengunjung untuk menikmati berbagai budaya yang ada di Indonesia. (Istimewa)

Sebelumnya, TMII yang berdiri di atas lahan seluas 130 hektare di timur Jakarta itu ditutup selama masa PSBB akhir April 2020. Memasuki normal baru, pengelola TMII membatasi jumlah pengunjung di dua pintu masuk kawasan.

Kini setelah kembali dibuka, jam operasioanl TMII mengalami perubahan. Menurut Manager Informasi Budaya dan Wisata TMII, Diah Tri Irawati, biasanya sebelum pandemi virus Covid-19, waktu operasional TMII hingga pukul 22.00 WIB.

"Untuk operasional TMII buka pelayanan penjualan tiket pukul 08.00-16.00 WIB. Tutup operasional sore pukul 18.00 WIB," kata Diah saat dihubungi Liputan6.com, Jumat, 19 Juni 2020.

Dia mengatakan pihaknya juga akan memberikan tiket promo buy one get one atau beli satu dapat dua tiket masuk yang berlangsung pada 20-30 Juni 2020.

Selain itu, Diah menyatakan tidak ada peraturan khusus pengunjung harus memiliki KTP DKI Jakarta.

"Karena nuansa yang ditawarkan di TMII suasana kampung halaman dari anjungan daerah," ucapnya.

Sebelumnya, Direktur Utama TMII Tantribali Lamo menyatakan pihaknya akan memberlakukan sejumlah langkah pencegahan pandemi itu. Langkah pencegahan yang dimaksud di antaranya pembatasan jumlah wisatawan sebanyak 50 persen dari total kapasitas tampung wisatawan sekitar 60 ribu orang.

Taman Margasatwa Ragunan

Susana pintu depan Ragunan yang tutup di Jakarta, Senin (25/5/2020). Pada musim libur lebaran Taman Margasatwa Ragunan yang biasa ramai pengunjung masih tutup karena masih dalam masa pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). (Liputan6.com/Johan Tallo)

Sementara itu, Kepala Satuan Pelaksana Promosi Taman Margasatwa Ragunan Ketut Widarsana menerapkan waktu operasional mulai pukul 08.00-13.00 WIB. Tiket masuk pun juga diberlakukan secara online yang tertera di instagram resmi @Ragunanzoo atau klik link bit.ly/PesantiketTMR.

"Pembelian tiket bisa dilakukan mulai H-1 dan verifikasi pendaftaran online di loket yang dilakukan dimulai pukul 08.00-12.00 WIB," kata Ketut saat dihubungi Liputan6.com, Jumat, 19 Juni kemarin.

Selain itu, dia juga menyatakan untuk pembatasan pengunjung dengan maksimal 1.000 pengunjung. Biasanya kebun binatang dengan luas 140 hektare dapat menampung 15 juta pengunjung dalam setahun.

Ketut juga mengimbau agar masyarakat dapat mendaftarkan diri melalui daring dan dapat mengisi form data diri yang terlampir. Kemudian disertakan foto identitas diri berdasarkan KTP.

Bila pemesanan berhasil, calon pengunjung dapat menunjukkan bukti pendaftaran kepada petugas loket untuk dilakukan verifikasi data.

"Ini memang sengaja manajemen lakukan untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung. Ini juga mempermudah pengawasan aspek physical distancing," jelasnya.

Kemudian ada pula sejumlah persyaratan yang harus diketahui oleh pengunjung. Salah satunya yakni melarang ibu hamil, anak-anak usia di bawah 9 tahun dan lansia usia 60 tahun.

Selama berwisata di Ragunan pada pembukaan fase pertama, pengunjung wajib mengikuti sejumlah aturan di antaranya protokol kesehatan.

Pengujung harus menggunakan dan membawa masker serta hand sanitizer sendiri, suhu tubuh tidak boleh lebih dari 37,5 derajat celcius, serta tidak sedang batuk dan flu.

"Selama berkunjung, pengunjung tidak boleh bergerombol lebih dari lima orang pada satu titik, diimbau untuk menjaga jarak fisik, tetap menggunakan masker selama di dalam Ragunan," kata Kepala Unit Operasional Taman Margasatwa Ragunan Widodo.

Akses masuk pengunjung melalui Pintu Utara di jalan Harsono RM dan pintu barat di jalan Kavling Polri Cilandak KKO.

Taman Impian Jaya Ancol

Pengunjung melihat ikan di Seaworld Ancol, Jakarta, Selasa (5/2). Libur Tahun Baru Imlek 2570 ancol masih menjadi tempat wisata pilihan untuk warga Jakarta dan sekitarnya. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Mulai hari ini, Sabtu (20/7/2020), Ancol pun telah kembali dibuka. Direktur Utama PT Taman Impian Jaya Ancol, Teuku Sahir Syahali, sebelumnya mengatakan untuk pelaksanaanya akan tetap berpatokan pada protokol kesehatan selama PSBB masa transisi.

Salah satunya yakni jumlah pengunjung akan dibatasi sebanyak 50 persen dari kapasitas normal.

"Serta tidak memperbolehkan anak dibawah 5 tahun, ibu hamil, dan lansia (usia 50 tahun dan di atasnya) rekreasi di Ancol," kata Sahir dalam keterangan tertulis, Rabu, 10 Juni 2020. 

Selanjutnya kata dia, terdapat pula kebijakan pembayaran non tunai dalam bertransaksi serta penjualan tiket hanya dilakukan secara online mulai 13 Juni 2020.

Lalu pengunjung juga diwajibkan melakukan reservasi sebelum melakukan kunjungan.

Sementara itu, untuk unit rekreasi juga akan dilakukan pembukaan secara bertahap mulai dari kawasan Pantai, Allianz Ecopark, Pasar Seni, Dunia Fantasi (Dufan),Ocean Dream Samudra dan Sea World Ancol, serta restoran yang berada di dalam kawasan itu.

Berikut jam operasional unit rekreasi kawasan Ancol:

Pantai dibuka mulai pukul 06.00 – 20.00 WIB. Dunia Fantasi dibuka mulai pukul 10.00 – 18.00 WIB.  Ocean Dream Samudra dan Seaworld Ancol dibuka mulai pukul 09.00 – 17.00 WIB.

Car Free Day

Anak-anak bermain permainan tradisional hula hoop ditemani sejumlah mahasiswa dari Penggerak Olahraga saat car free day (CFD) di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (14/7/2019). Kegiatan yang rutin digelar ini bertujuan mengajak masyarakat DKI Jakarta aktif berolahraga. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Car free day di Jalan Sudirman-Thamrin, rencananya akan kembali dilaksanakan mulai Minggu 21 Juni 2020. Namun, jam pelaksanaan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) itu tak sepanjang sebelum ada pandemi Corona.

"Pelaksanaan HBKB pada pukul 06.00-10.00 WIB sepanjang Sudirman-Thamrin," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, Jakarta, Jumat, 19 Juni 2020.

Biasanya, pelaksanaan car free day di Jalan Sudirman-Thamrin dimulai pukul 06.00 sampai 11.00 WIB.

Selain itu, Syafrin mengimbau agar ibu hamil, anak-anak dan lansia di atas umur 60 tahun tidak berolahraga di car free day.

Dia mengharapkan masyarakat yang berolahraga di car free day tetap melaksanakan protokol kesehatan tekait virus Corona.

"Untuk itu tahap awal pelaksanaan HBKB waktunya hanya sampai pukul 10.00 WIB dan selanjutnya akan kami evaluasi," ucap Syafrin.

Bagaimana dengan Monas?

Suasana kawasan Monumen Nasional (Monas) yang ditutup, Jakarta, Minggu (15/3/2020). Gubernur Anies Baswedan menutup tempat wisata di DKI Jakarta seperti Monas, Ragunan, dan museum yang dikelola Pemprov DKI selama dua pekan ke depan guna mencegah penyebaran Covid-19. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Kawasan Monumen Nasional (Monas) belum dibuka untuk umum, meskipun sejumlah tempat rekreasi di Jakarta sudah mulai beroperasi pada Sabtu (20/6/2020) ini.

"(Monas) belum beroperasi," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Monas Isa Sanuri menyatakan saat dihubungi Liputan6.com, Jakarta, Sabtu (20/6/2020).

Dia menjelaskan, kawasan Monas di bawah sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) DKI Jakarta. Mulai dari dinas, sekretaris daerah (sekda) hingga Gubernur DKI Jakarta.

SKPD ini masih melakukan sejumlah kajian terkait pembukaan Monas sebagai tempat rekreasi warga.

"Ada kajian-kajiannya, apa mungkin itu ring satu, memang harus dipersiapkan matang," ucap Isa.

Dia mengatakan, pihaknya akan tetap menerapkan protokol kesehatan terkait virus corona atau Covid-19 saat Monas kembali dibuka untuk masyarakat.

Oleh karena itu, anak-anak, ibu hamil, dan orang lanjut usia (lansia) tidak diizinkan masuk area Monas.

"Sesuai yang disampaikan oleh Pak Gubernur untuk tahap pertama. Untuk anak-anak dan ibu hamil belum di berikan kesempatan nanti sambil lihat perkembangan di lapangan," kata Isa, Minggu 7 Juni 2020. 

Ada pun untuk jumlah pengunjung yang datang ke kawasan Monas, nantinya juga akan dibatasi. Yakni maksimal 50 persen dari jumlah pengunjung hari biasa. 

Biasanya, dalam setiap jam, sebanyak 200 orang mendapatkan tiket untuk naik ke Tugu Monas dan museum. 

"Kemungkinan kita batasi kita batasi maksimal 50 persen dulu, ya 25 persen lah sambil dievaluasi karena tempat nya terbatas," jelasnya. 

Saksikan video pilihan di bawah ini: