4 Fakta Bandara Ahmad Yani Semarang Sempat Tutup Sementara Akibat Banjir

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta - Banjir yang menggenangi sebagian landasan pacu (runway) membuat Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Kota Semarang, Jawa Tengah harus ditutup sementara pada Sabtu, 6 Februari 2021.

Menurut Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Heri Trisno Wibowo, penutupan sementara ini berdasarkan Notice to Airmen Nomor B0177/21 perihal RWY 13/31 Tutup.

"Penutupan sementara ini menyusul adanya genangan air di runway setelah dilakukan pengecekan secara rutin atau inspeksi di pagi hari akibat cuaca buruk dan hujan deras yang tak kunjung berhenti sejak tadi malam," kata Heri seperti dilansir Antara, di Semarang, Sabtu, 6 Februari 2021.

Ikuti cerita dalam foto ini https://story.merdeka.com/2303605/volume-5

Akibatnya, sebanyak 21 rute penerbangan terpaksa dibatalkan lantaran landasan pacu atau runway bandara banjir.

Meski begitu, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani kembali dibuka pada pukul 06.00 WIB hari ini, Minggu (7/2/2021).

Berikut 4 fakta terkait Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Kota Semarang yang sempat ditutup sementara akibat banjir dihimpun Liputan6.com:

Banjir Akibat Hujan dan Puluhan Pompa Dikerahkan

Pembangunan terminal baru bandara Ahmad Yani berhasil selesai dalam 12 bulan dan beroperasi penuh lebih cepat dari target. (Foto Waskita Karya)
Pembangunan terminal baru bandara Ahmad Yani berhasil selesai dalam 12 bulan dan beroperasi penuh lebih cepat dari target. (Foto Waskita Karya)

Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Kota Semarang, Jawa Tengah, ditutup sementara karena banjir yang menggenangi sebagian landasan pacu (runway).

Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Heri Trisno Wibowo mengatakan, penutupan sementara ini berdasarkan Notice to Airmen Nomor B0177/21 perihal RWY 13/31 Tutup.

"Penutupan sementara ini menyusul adanya genangan air di runway setelah dilakukan pengecekan secara rutin atau inspeksi di pagi hari akibat cuaca buruk dan hujan deras yang tak kunjung berhenti sejak tadi malam," kata Heri seperti dilansir Antara, di Semarang, Sabtu, 6 Februari 2021.

Menurut dia, pihaknya sedang melakukan pembersihan dan penyedotan genangan air di landasan pacu dengan mengoperasikan 54 unit pompa.

"Kami bersama unit terkait mengaktifkan 54 unit pompa untuk menyedot genangan air, mudah-mudahan bisa segera teratasi," terang Heri.

Penerbangan Dialihkan dan 21 Rute Dibatalkan

Terminal Baru Bandara Ahmad Yani (Dok Foto: Angkasa Pura I)
Terminal Baru Bandara Ahmad Yani (Dok Foto: Angkasa Pura I)

Akibat cuaca buruk dan banjir di landasan pacu tersebut, Heri menyebutkan penerbangan maskapai Garuda Indonesia GA 232 rute Jakarta-Semarang dialihkan ke Bandara Juanda, Surabaya.

Sementara itu, puluhan penerbangan dibatalkan di Bandara Ahmad Yani akibat operasional runway ditutup karena banjir. Pengelola bandara mengakomodir para penumpang diminta reschedule pada hari selanjutnya.

"Ada 21 penerbangan yang terdampak baik kedatangan maupun keberangkatan dengan rute penerbangan dari dan ke Jakarta, Pangkalan Bun, Banjarmasin, Surabaya, dan Makassar," ujar General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang Hardi Ariyanto dalam keterangannya.

"Seluruh penumpang yang melakukan perjalanan pada hari ini akan dilakukan reschedule pada penerbangan esok harinya. Jika ada yang menanyakan perihal refund penerbangannya diarahkan ke customer service maskapai terkait," sambung dia.

Tak Ada Penumpukan Penumpang

Terminal Baru Bandara Ahmad Yani di Semarang, Jawa Tengah. (Dok AP I)
Terminal Baru Bandara Ahmad Yani di Semarang, Jawa Tengah. (Dok AP I)

Hardi menjelaskan, untuk para penumpang yang telah berada di bandara, pengelola bandara mengakomodir bantuan mobilisasi ke area depan Museum Ronggowarsito untuk menghindari akses yang banjir menuju dan dari bandara dengan menggunakan kendaraan Truk Lanumad Ahmad Yani.

"Kondisi di area terminal tidak terjadi penumpukan penumpang. Para petugas memberikan informasi pemberhentian operasional penerbangan hari ini melalui announcement dan mengarahkan penumpang menuju area keluar dari bandara menggunakan kendaraan yang telah disediakan," jelas dia.

Keputusan penutupan operasional Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang hari ini berdasarkan notice to airmen (NOTAM) terbaru Nomor B0182/21 NOTAMR B0181/21.

Bandara Kembali Beroperasi

Terminal Baru Bandara Ahmad Yani (Dok Foto: Angkasa Pura I)
Terminal Baru Bandara Ahmad Yani (Dok Foto: Angkasa Pura I)

Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang kembali dibuka pukul 06.00 WIB, Minggu (7/2/2021). Pembukaan ini setelah sempat ditutup karena terdapat genangan atau banjir di landas pacu (runway) bandara akibat hujan yang turun sepanjang malam sejak Jumat, 5 Februarai 2021 lalu.

Adapun, kembali beroperasinya Bandara Ahmad Yani Semarang hari ini sesuai dengan terbitnya NOTAM (notice to airmen) Nomor B0186/21 NOTAMR B0182/21 perihal RWY13/31 Beroperasi Normal.

"Dilaporkan petugas lapangan di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang pada subuh tadi bahwa kondisi runway sudah tidak terdapat genangan. Sedikit genangan hanya terdapat bagian tepi atau pave shoulde," ujar Vice President Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero) Handy Heryudhitiawan dalam keterangannya, Minggu (7/2/2021).

Dia mengaku pihaknya, selalu memantau perkembangan cuaca, situasi di lapangan dan berkoordinasi intens dengan maskapai serta stakeholder lainnya untuk memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan.

Senada, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau simpul-simpul transportasi seperti Bandara, Stasiun, Pelabuhan, dan Terminal yang terdampak banjir di Semarang, Minggu (7/2/2021). Dia mengatakan Bandara Ahmad Yani Semarang yang sempat terendam banjir kini sudah dapat digunakan kembali.

"Saya mendapat laporan bahwa Bandara Ahmad Yani Semarang mulai Minggu pagi ini sudah bisa digunakan dengan catatan tertentu. Oleh karena itu saya ingin mengecek kondisi terkini di Bandara dan juga di Stasiun dan Pelabuhan," kata Budi Karya dikutip dari siaran persnya.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: