4 Fakta Jelang Piala Dunia U-20 2023: Argentina Paling Berjaya, Timnas Indonesia U-20 Akhiri Penantian 44 Tahun

Bola.com, Jakarta - Piala Dunia U-20 2023 bakal bergulir pertengahan tahun depan. Meski tak sepopuler turnamen elite lainnya seperti Piala Dunia, Piala Eropa, dan Copa America, Piala Dunia U-20 kerap melahirkan pesepak bola bintang.

Piala Dunia U-20 edisi tahun ini berlangsung di Indonesia. Bertindak sebagai tuan rumah, Timnas Indonesia U-20 berhak tampil pada putaran final Piala Dunia U-20 2023.

Selain Tim Garuda Nusantara, negara lain yang sukses melenggang ke putaran final Piala Dunia U-20 2023 adalah Republik Dominika, Guatemala, Amerika Serikat, Fiji, Selandia Baru, Inggris, Prancis, Israel, Italia, dan Slovakia.

Bertindak sebagai tuan rumah, Indonesia akan mempersiapkan sejumlah stadion untuk menggelar pertandingan, satu di antaranya adalah Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Adapun venue lainnya masih belum diputuskan.

Sejumlah fakta menarik tersaji jelang Piala Dunia U-20 2023. Apa sajakah itu? Berikut ini ulasannya.

 

Pertama Kali Digelar pada 1977

Piala Dunia U-20 pertama kali digelar pada 1977. Sebelum edisi 1997, jumlah pesertanya hanya 16 tim, mirip seperti Piala Eropa. Kini, FIFA menambah kuota negara peserta menjadi 24 tim.

Afrika menjadi benua pertama yang menggelar Piala Dunia U-20, tepatnya di Tunisia pada tahun 1977. Pada dua kompetisi pertama, formatnya sedikit berbeda, di mana satu pertandingan dihelat selama 2x40 menit.

Baru pada Piala Dunia U-20 1985 di Australia, format kompetisi dibuat sama dengan format tradisional, yakni 2x45 menit dan waktu istirahat selama 15 menit.

 

Timnas Argentina Paling Berjaya

Bersama Timnas Argentina, Lionel Messi dan Sergio Aguero, sukses meraih 2 gelar di level yunior, yaitu juara Piala Dunia U-20 edisi 2005 dan 2007. Bersama Timnas Argentina U-23 ia juga sukses meraih medali emas Olimpiade 2008 bersama Lionel Messi. (AFP/Franck Fife)
Bersama Timnas Argentina, Lionel Messi dan Sergio Aguero, sukses meraih 2 gelar di level yunior, yaitu juara Piala Dunia U-20 edisi 2005 dan 2007. Bersama Timnas Argentina U-23 ia juga sukses meraih medali emas Olimpiade 2008 bersama Lionel Messi. (AFP/Franck Fife)

Dari 22 kali penyelenggaraan Piala Dunia U-20, Timnas Argentina masih menjadi yang terbaik dengan memenangi enam gelar juara, yakni pada edisi 1979, 1995, 1997, 2001, 2005, dan 2007.

Brasil mengutit di bawahnya dengan koleksi lima gelar, disusul Portugal dan Serbia dengan dua trofi. Sementara itu, negara yang baru sekali meraih trofi Piala Dunia U-20 adalah Serbia, Ghana, Spanyol, Rusia, Jerman, Inggris, Prancis, dan Ukraina.

 

Lahirkan Bintang Top Dunia

Erling Haaland benar-benar menjadi pemain yang paling berkontribusi atas kemenangan Norwegia atas Gibraltar dengan skor 5-1. Superstar muda tersebut mampu ciptakan hattrick pada menit ke-27, ke-39, dan ke-90+1. (Foto: NTB via AP/Hakon Mosvold Larsen)
Erling Haaland benar-benar menjadi pemain yang paling berkontribusi atas kemenangan Norwegia atas Gibraltar dengan skor 5-1. Superstar muda tersebut mampu ciptakan hattrick pada menit ke-27, ke-39, dan ke-90+1. (Foto: NTB via AP/Hakon Mosvold Larsen)

Mulai dari Diego Maradona, Adriano, sampai Sergio Aguero dan Lionel Messi, semua pernah merasakan euforia Piala Dunia U-20. Bisa dibilang, turnamen ini adalah sumber talenta muda calon bintang lapangan hijau.

Mesin gol Manchester City, Erling Haaland, juga alumnus Piala Dunia U-20. Striker berusia 19 tahun itu bahkan menjadi top skorer buat Norwegia di Piala Dunia U-20 2019.

 

Akhiri Penantian 44 Tahun

Timnas Indonesia U-20 saat berlaga di Piala Dunia U-20 1979. (Bola.com/Permana Kusumadijaya)
Timnas Indonesia U-20 saat berlaga di Piala Dunia U-20 1979. (Bola.com/Permana Kusumadijaya)

Pada 1979, Timnas Indonesia mendapat tiket ke Piala Dunia U-20 yang berlangsung di Tokyo, Jepang. Namun, Indonesia tidak lolos melalui jalur kualifikasi, melainkan karena alasan politis.

Kala itu, seharusnya juara dan runner-up Piala Asia Junior 1978, Korea Selatan (Korsel) dan Irak, yang berhak lolos, tetapi ternyata nasib mujur menimpa Indonesia.

Irak mengundurkan diri, dan Korea Utara yang ditunjuk sebagai pengganti menolak untuk tampil. Indonesia yang gugur di perempat final Piala Asia Junior 1978 akhirnya yang terpilih mengikuti putaran final Piala Dunia U-20 1979 digelar 25 Agustus-7 September silam.

Setelah menanti selama 44 tahun, Timnas Indonesia U-20 bisa kembali berlaga di ajang tersebut. Tetapi, Indonesia tak lolos ke putaran final Piala Dunia U-20 2023 lewat jalur kualifikasi, melainkan berstatus tuan rumah.