4 Fakta Menarik Kemenangan Arema FC atas PSS di BRI Liga 1: Hilangnya Kiper Utama Singo Edan hingga Catatan Negatif Pelatih Elang Jawa

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Denpasar - Arema FC berhasil menuntaskan dendam ketika menghadapi PSS Sleman di BRI Liga 1 2021/2022. Kekalahan pada putaran pertama berhasil dibalas dengan kemenangan 2-0 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (13/1/2022). Dua gol Arema FC dicetak Kushedya Hari Yudo dan Dedi Santoso.

Sebenarnya PSS Sleman memberikan perlawanan sengit kepada Arema FC, terutama pada babak pertama. Namun, Arema FC bermain lebih efektif. Mereka tetap rapat ketika ditekan oleh lawan.

Dua peluang yang didapatkan oleh Arema FC berhasil dituntaskan menjadi gol. Meski secara permainan Arema FC masih belum konsisten. Namun, pelatih Eduardo Almeida bisa membuat perubahan lebih baik pada babak kedua.

Masuknya M. Rafli membuat serangan Singo Edan menjadi lebih hidup. Sementara di belakang, meski kiper utama Adilson Maringa tidak tampil, Teguh Amiruddin bisa membuat gawang Arema FC aman dan mencetak clean sheet.

Bagi PSS Sleman, hasil ini tentu mengecewakan. Secara permainan, mereka lebih mendominasi. Tapi, justru peluang yang didapatkan masih belum bisa menembus gawang Singo Edan. Perubahan pemain di babak kedua juga tidak mampu membuat serangan mereka menjadi lebih tajam.

Dari kemenangan yang diraih Arema FC atas PSS Sleman ini, Bola.com melihat ada 4 fakta yang menarik. Berikut ulasannya:

Arema FC Perpanjang Rekor dan Sentuh Puncak Klasemen

Liga 1 - Ilustrasi Logo Arema FC BRI Liga 1 (Bola.com/Adreanus Titus)
Liga 1 - Ilustrasi Logo Arema FC BRI Liga 1 (Bola.com/Adreanus Titus)

Arema FC berhasil memperpanjang rekor tidak terkalahkan di BRI Liga 1. kemenangan 2-0 atas PSS memuat mereka tidak terkalahkan dalam 16 laga beruntun.

Tambahan tiga poin yang didapat Arema ini juga membuat mereka kali pertama ke puncak klasemen BRI Liga 1 dengan nilai 40.

Namun, bisa saja posisi ini hanya bertahan hitungan jam. Persib Bandung yang sebelumnya di puncak klasemen baru bermain malam hari lawan Bali United. Ini jadi capaian tertinggi Arema karena sebelumnya mereka paling banter hanya berada di peringkat kedua.

Kali Pertama Adilson Maringa Tak Ada di Lineup Arema FC

Kiper Arema FC, Adilson Maringa. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)
Kiper Arema FC, Adilson Maringa. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Kiper utama Arema FC, Adilson Maringa, menghilang dari lineup. Ini kali pertama kiper asal Brasil itu absen. Teguh Amiruddin dipilih sebagai pengganti. Sementara cadangannya ditempati oleh kiper muda Andriyas Francisco.

Kabarnya Maringa mengalami cedera ringan. Padahal dalam sesi latihan terakhir jelang pertandingan, kiper berusia 31 tahun itu masih terlihat di lapangan.

Hilangnya Maringa dari lineup sempat membuat Aremania cemas. Sebab selama ini Maringa tampil luar biasa di bawah mistar gawang. Sudah 9 kali dia mencatatkan clean sheet. Namun, Arema FC beruntung memiliki pelapis sekelas Teguh Amiruddin, karena gawang Arema FC tidak kebobolan dalam laga ini.

Kushedya Hari Yudo Jebol Gawang Mantan

Pemain Arema FC, Kushedya Hari Yudo merayakan gol pertama timnya saat laga pekan kesembilan BRI Liga 1 2021/2022 antara Arema FC melawan Persita Tangerang di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (27/10/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Pemain Arema FC, Kushedya Hari Yudo merayakan gol pertama timnya saat laga pekan kesembilan BRI Liga 1 2021/2022 antara Arema FC melawan Persita Tangerang di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (27/10/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Kushedya Hari Yudo berkontribusi besar memberikan kemenangan yang diraih Arema FC atas PSS Sleman. Dia mencetak gol pertama pada menit ke-53.

Gol ini terasa cukup spesial karena kali pertama Yudo menjebol gawang mantan klubnya, PSS Sleman. Saat melakukan selebrasi, Yudo terlihat sangat gembira. Dia melakukan gaya menutup telinga.

Dari segi permainan, Yudo terlihat aktif melakukan akselerasi di sektor sayap. Seperti biasa, dengan kecepatannya, dia beberapa kali merepotkan lini belakang PSS.

Sepertinya dia masih hafal dengan celah yang ada di lini belakang mantan timnya itu. Yudo belum terlalu lama meninggalkan PSS, yakni pada pengujung musim 2019 lalu.

I Putu Gede Belum Pernah Menang Lawan Arema

BRI Liga 1 - Arema FC Vs PSS Sleman (Bola.com/Adreanus Titus)
BRI Liga 1 - Arema FC Vs PSS Sleman (Bola.com/Adreanus Titus)

Kekalahan dari Arema FC memperpanjang catatan negatif pelatih PSS Sleman, I Putu Gede Swisantoso. Dia belum pernah menang saat membawa timnya melawan Arema.

Sebelumnya, musim 2018 silam, Putu Gede yang melatih Perseru Serui kalah telak 0-4 di Stadion Gajayana Malang.

Sebenarnya dari segi permainan, PSS tak kalah dibandingkan Arema, ball possession mereka unggul. Umpan-umpan pendek pemainnya juga terukur. Sayang, peluang yang didapat tak bisa berbuah gol.

Putu Gede sendiri sebenarnya punya historis dengan Arema. Semasa bermain dia merupakan mantan kapten Arema. Sehingga namanya sangat disegani di Malang.

Posisi Arema FC dan PSS di BRI Liga 1 Saat Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel