4 Fakta Menarik PON XX Papua 2021 di Bumi Cendrawasih

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua 2021 digelar pada 2 Oktober hingga 15 Oktober. PON Papua merupakan kompetisi olahraga antar provinsi di Indonesia.

Perhelatan Pon XX Papua 2021 ini dibuka dengan megah yang digelar di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura pada Sabtu (2/10/2021).

Kemeriahan pembukaan PON XX Papua 2021 pun menuai pujian publik. Masyarakat masih merasakan euforia opening ceremony yang menampilkan beberapa pertunjukan seni, konser musik, kembang api serta penyalaan obor yang begitu meriah.

Mengutip dari Kemenko PMK, Kamis (7/10/2021), Pon XX Papua yang digelar di tengah pandemi Covid-19 ini pun menerapkan protokol kesehatan yang cukup ketat. Pesta olahraga ini akan dihadiri oleh 25 persen dari kapasitas venue dan setiap hadirin harus mendapatkan vaksin tahap 2.

Meskipun PON XX sempat tertunda karena pandemi Covid-19, antusiasme masyarakat tetap besar menanti perhelatan pekan olahraga yang digelar setiap empat tahun sekali ini. Selain itu, ada beberapa fakta menarik mengenai PON XX 2021.

Berikut beberapa fakta menarik PON XX Papua 2021 di Bumi Cendrawasih, seperti merangkum dari akun resmi Instagram @kemenparekraf.ri.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

1. Diselenggarakan di stadion termegah kedua di Indonesia

Selain stadion Gelora Bung Karno (GBK), stadion Lukas Enembe yang menjadi tempat acara pembukaan PON XX Papua 2021 juga menjadi salah satu stadion termegah di Indonesia.

Selain bentuk bangunannya yang megah dan unik, stadion ini memiliki kapasitas 40.000 penonton. Standar kualitas stadion Lukas Enembe ini membuat stadion ini masuk ke dalam nominasi stadion terbaik di dunia versi StadiumDB.com pada 2019.

2. PON dengan cakupan lokasi terbanyak

Penyelenggaraan PON XX ini dilaksanakan di empat lokasi, yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika dan Kabupaten Merauke. Keempat lokasi tersebut mempertandingkan 37 cabang olahraga dengan berbagai nomor disiplin.

Dilansir dari Indonesia.go.id, Kota Jayapura menjadi lokasi 15 cabang olahraga dengan 21 nomor disiplin, klaster Kabupaten Jayapura menjadi tempat 14 cabang olahraga dan 22 nomor disiplin, Kabupaten Mimika mempertandingkan 9 cabang olahraga dan 12 nomor disiplin dan Kabupaten Merauke mempertandingkan 6 cabang olahraga dengan 6 disiplin cabang olahraga.

3. Membagikan 25.000 noken sebagai Merchandise

Noken merupakan tas tradisional asli Papua yang ditetapkan sebagai warisan Budaya Tak Benda oleh UNESCO. Penetapan noken sebagai merchandise resmi turut menggerakan ekonomi kreatif di Papua.

Mengutip dari Papua.go.id, noken merupakan hasil kerajinan tangan masyarakat asli Papua berupa tas dari hasil anyaman kulit kayu pohon biyik.

Biasanya tas noken untuk pria berukuran lebih kecil dan digunakan untuk menyimpan korek api. Sementara, tas noken untuk perempuan memiliki ukuran yang lebih besar yang digunakan untuk membawa hasil perkebunan.

4. Papua mengirimkan delegasi terbesar

KONI Papua mendelegasikan 921 atlet dengan 1300 official yang telah melewati serangkaian latihan. Kenius Koyoga, Sekretaris Umum KONI Papua, menyampaikan semangat para atlet untuk mengukir prestasi di ajang PON XX Papua 2021.

Penulis:

Stephanie

Universitas Multimedia Nusantara

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel