4 Fakta Menarik Saat Giring Sidak Lokasi Sirkuit Formula E di Ancol

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Ajang balap mobil Formula E akan digelar di kawasan Ancol, Jakarta Utara, pada 4 Juni 2022 mendatang. Ada beberapa alasan terpilihnya kawasan Ancol sebagai lokasi lintasan balap Formula E.

"Ancol adalah tempat yang dinamis dan ikonik Jakarta, serta tidak mengganggu sarana prasarana yang lain," kata Ketua Pelaksana Harian Formula E Ahmad Sahroni, Rabu, 22 Desember 2021 lalu.

Lantaran akan menjadi tuan rumah dalam perhelatan internasional, Ketua Umum PSI Giring Ganesha melakukan sidak ke lokasi yang diyakini akan menjadi sirkuit Formula E dalam waktu 5 bulan lagi.

Lewat akun Twitter pribadinya, Giring pun membagikan momen kedatangannya.

Dalam video, Giring mengkritik kondisi sirkuit Formula E. Pasalnya saat didatangi lokasi tersebut masih berupa tanah, padahal Formula E telah menjadwalkan Jakarta akan menjadi tuan rumah lima bulan lagi.

Di sisi lain, ada momen menarik ketika Giring sedang berjalan. Tiba-tiba, mantan vokalis Nidji tersebut terperosok ke dalam tanah.

"Tadi pagi sidak ke Lokasi Formula E. Ya, beginilah kiranya proyek uang rakyat 2,3 T itu. Pembangunan jalur balapan terlihat dihiasi lumpur yang 'mengisap'," kata Giring dalam unggahannya @giring.

Berikut sejumlah fakta menarik saat Ketum PSI Giring Ganesha sidak lokasi Formula E di Ancol:

1. Bagikan Momen Saat Datangi Lokasi Sirkuit Formula E

Moment kedatangannnya di lokasi Formula E, kawasan Ancol, Jakarta Utara pada Rabu, 5 Januari kemarin dibagikan melalu aku media Instagramnya.

Dia membagikan komentar akan proses pembangunan Formula E di kawasan Ancol.

"Tadi pagi sidak ke Lokasi Formula E. Ya, beginilah kiranya proyek uang rakyat 2,3 T itu. Pembangunan jalur balapan terlihat dihiasi lumpur yang 'mengisap', " kata Giring dalam unggahannya.

Bukan hanya di akun Instagram, ia pun membagikan video melalui akun Twitter pribadinya. Dalam video, Giring mengkritik kondisi sirkuit Formula E. Pasalnya, hingga saat ia datangi, lokasi tersebut masih berupa tanah, padahal Formula E telah menjadwalkan Jakarta akan menjadi tuan rumah lima bulan lagi.

2. Terperosok Dalam Lumpur

Dalam unggahan tersebut Giring awalnya menunjukan lokasi yang akan dijadikan sirkuit balap mobil listrik atau Formula E pada 4 Juni 2022.

Giring juga menyebut penyelenggaraan Formula E merupakan proyek ambisius dan terlalu memaksakan. Sebab pembangunan sirkuit dilakukan dalam waktu yang tidak lama.

"Gue enggak yakin nih bisa kejadian pembangunan sirkuit ini. Yang kalau kejadian pasti dipaksakan. Kalau dipaksain mudah-mudahan enggak malu-maluin nama baik Indonesia atau internasional," ucapnya.

Tidak lama kemudian, Giring tiba-tiba terperosok ke dalam lumpur. Beberapa rekannya pun langsung membantu dia untuk berpindah ke tanah yang lebih aman. Dia menyebut lokasi terkini dari sirkuit Formula E belum dilakukan pembangunan.

Dia pun menyebut di lokasi hanya ada kambing yang mencari makan."Tak ada pekerja, yang ada hanya kambing yang berbaris. Miris. Kejar tayang tinggal 5 bulan lagi dengan kondisi begini," ucapnya.

3. Cerita tentang Kawanan Kambing di Lokasi

Tak hanya kaget melihat kondisi lokasi Formula E yang masih berupa tanah lembek berlumpur.

Warganet pun terpantik, pasalnya banyak gerombolan kambing yang masuk di dalam video tersebut. Selain itu, Giring juga sempat kejeblos lumpur di lokasi yang sama.

Tim Liputan6.com pun mencoba mengonfirmasi hal itu kepada warga sekitar, Jumat siang,7 Januari. Pandangan mata pun tak jauh berbeda dengan rekaman video yang dibagikan Giring. Jalan becek berlumpur juga ditemui di lokasi.

Dalam video juga terlihat kambing-kambing. Menurut warga yang mengaku bernama Leha, kambing yang ada di video Giring biasanya baru muncul pada sore hari.

"Kalau kambing ada nanti sorean, jam segini mah tidak ada," kata dia yang setiap harinya membuka warung makan dadakan di lokasi untuk kuli proyek.

Leha menambahkan, kambing-kambing tersebut adalah milik warga yang biasa dibawa sore hari untuk mencari makan. Karenanya, kalau siang hari kambing-kambing itu belum ditemukan.

4. Aksi Sidaknya Disebut Demi Konten

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik menyebut aksi sidak Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha di lokasi sirkuit Formula E merupakan sengaja untuk membuat konten di media sosial."

"Dia bikin konten saja, dia bikin tiktok, bikin tiktok kecebur lumpur gitu. Itu kan sudah ada konsultannya," kata Taufik saat dihubungi, Jumat, 7 Januari 2022.

Dia menjelaskan lahan lumpur yang menjadi rute lintasan balap mobil listrik atau Formula E pada 4 Juni tersebut dapat ditimbun dan dapat digunakan.

"Laut aja nanti bisa diuruk apalagi lumpur. Jadi emang tugasnya dialah bikin konten untuk tiktok," jelas Taufik.

Taufik Akbar Harefa

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel