4 Fakta Terkait Video Viral Parodi Lagu Indonesia Raya, Tuai Kecaman Netizen

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Baru-baru ini media sosial tengah dihebohkan dengan adanya sebuah video yang memparodikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Video tersebut diketahui diunggah sebuah akun YouTube milik warga negara Malaysia.

Pada video yang beredar luas di media sosial, sang pelaku memparodikan lagu Indonesia Raya dengan mengubah lirik lagu. Tak hanya itu saja, kata-kata dalam lirik tersebut pun diubah dengan kata-kata yang mengandung provokarif.

Tak berhenti disitu saja, akan tetapi lambang negara Indonesia, Burung Garuda juga diganti menjadi seekor ayam. Bahkan, kalimat Bhinneka Tunggal Ika juga ditulis secara terbalik.

Video yang diunggah oleh akun YouTube tersebut pun menuai banyak kecaman dari netizen Indonesia. Tak sedikit pula netizen yang menganggap unggahan video parodi lagu Indonesia Raya tersebut bisa menjadi sebuah provokasi terhadap hubungan kedua negara.

Dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, berikut ini beberapa fakta terkait video yang memparodikan lagu Indonesia Raya, Senin (28/12/2020).

1. Diunggah oleh akun YouTube milik warga negara Malaysia

Bendera Indonesia-Malaysia (asean-investor.com)
Bendera Indonesia-Malaysia (asean-investor.com)

Video parodi terkait lagu kebangsaan Indonesia Raya ini pertama kali ramai menjadi perbincangan setelah diunggah oleh akun Instagram @rizieqstres pada Minggu (27/12/2020). Dikutip Liputan6.com dari Merdeka.com, Senin (28/12/2020) akun Instagram tersebut mengunggah sebuah video berdurasi 1 menit 34 detik yang berisikan video parodi lagu Indonesia Raya.

"Martabat bangsa Indonesia benar-benar direndahkan. Bagaimana tidak, Presiden dan Lagu Indonesia Raya dilecehkan. Bahkan dalam lagu ini, Presiden Jokowi dan Soekarno dihina habis-habisan. Chanel You tube yang diduga membuat video ini adalah Asean channel my. Sekarang dia udah punya akun ke 2 namanya asean channel my 2."tulisnya.

Dari bahasa yang terdengar dalam video tersebut lirik lagu diubah dengan kalimat-kalimat tak menyenangkan bahkan cenderung mengandung provokasi.

2. Kementerian Luar Negeri angkat bicara

Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, saat menghadiri press briefing yang digelar secara virtual pada Kamis (23/7/2020) oleh Kementerian Luar Negeri RI. (Photo credit: Kementerian Luar Negeri RI).
Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, saat menghadiri press briefing yang digelar secara virtual pada Kamis (23/7/2020) oleh Kementerian Luar Negeri RI. (Photo credit: Kementerian Luar Negeri RI).

Adanya video yang memparodikan lagu kebangsaan dan beredar di media sosial membuat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) akhirnya angkat bicara. Melalui Juru Bicara Kemlu, Teuku Faizasyah menyebutkan jika kepolisian Malaysia tengah melakukan investigasi pada Sabtu, 26 Desember 2020 lalu.

"Berdasarkan laporan KBRI KL, pihak kepolisian Malaysia sedang melakukan investigasi hal ini. (Investigasi) kemarin," ujar Teuku kepada merdeka.com, Minggu 27 Desember 2020.

Teuku pun memilih untuk tak memberikan komentar berlebih terkait dengan video parodi yang viral di media sosial tersebut. Kini, pemerintah tengah menunggu hasil investigasi yang dilakukan oleh kepolisian Malaysia.

3. Pemerintah Malaysia akan Tindak Tegas

Bendera Malaysia (AFP PHOTO)
Bendera Malaysia (AFP PHOTO)

Adanya video parodi mengenai Indonesia Raya tersebut pun membuat banyak netizen Indonesia merasa geram. Bahkan, tak sedikit yang mengecam aksi provokasi tersebut di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Malaysia pun angkat suara dan menerbitkan pernyataan resmi. Dalam sebuah pernyataan, Kedutaan Besar Malaysia mengungkapkan jika pihaknya akan menindak tegas pelaku sesuai ketentuan hukum.

"Apabila konten tersebut diunggah oleh warga Malaysia , maka langkah tegas akan diambil oleh Pemerintah Malaysia sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," tulis pernyataan tersebut di akun Twitter @MYEmbJKT.

Tak hanya itu saja, pemerintah Malaysia juga menyebutkan jika pihaknya mengutuk keras segala bentuk provokasi yang dilakukan. Termasuk dalam upaya atau niat mempengaruhi hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia yang telah lama terjalin.

4. Tuai Kecaman Netizen

Beredarnya mengenai video yang memparodikan lagu kebangsaan Indonesia Raya ini pun sukses membuat banyak netizen Indonesia merasa geram. Bahkan, tak sedikit pula yang mengecam tindakan sang pelaku yang membuat dan mengunggah di media sosial. Tak hanya itu saja, beberapa warga Malaysia juga turut menyampaikan kekecewaannya yang telah mencoreng nama Malaysia dengan menghina Indonesia.

"Aku orang malaysia..aku kecewa sikap individu yang menghina indonesia," tulis hyper malaya.

"Siapapun oknum tsb...saya yakin segera di tangkap ,tolong jangan di ampuni tindak tegas ini menyangkut harkat dan martabat bangsa Indonesia," tulis akun Miftachur Rifqi.

"punya akal sehat gak sih?ga habis pikir kenapa lagu kebangsaan di buat beginian.Dia kira buat beginian lucu?please,use your brain before doing anything.semoga pelakunya cepat ketangkap #IndonesiaRaya" tulis akun @yikesdeezy

"Sakit hati banget sumpah, masalahnya lu make lagu kebangsaan Indonesia terus seenaknya ngubah lirik dgn kata² kek gitu, inget jgn ada yg bales pake cara itu tunjukkin kalo kita bisa ngebela bangsa kita dgn cara yg elegant" ujar akun @widiaaa_m