4 Fungsi Kornea Mata, Ketahui Juga Fungsi Bagian Lainnya

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Memahami fungsi kornea mata sama dengan memahami indra penglihatan bekerja. Bisa dikatakan, kornea mata adalah bagian terpenting dalam penerjemah informasi sebelum sampai ke otak manusia.

Fungsi kornea mata yang paling utama adalah memfokusnya penglihatan yang diperantarai cahaya bias menuju retina. Jika disamakan dengan kamera, kornea mata adalah lensanya.

Kamera tanpa lensa, sudah pasti tidak bisa menangkap cahaya dan segala informasi visual dengan benar. Persis seperti fungsi kornea mata. Apalagi menurut sebuah penelitian, sekitar 75 persen informasi yang diterima manusia adalah informasi visual.

Berikut Liputan6.com ulas fungsi kornea mata dari berbagai sumber, Kamis (12/11/2020).

Kornea Mata

Ilustrasi mata | (unsplash.com/amandadalbjorn)
Ilustrasi mata | (unsplash.com/amandadalbjorn)

Kornea mata merupakan lapisan pelindung luar mata yang banyak sekali fungsinya. Fungsi kornea mata yang paling utama adalah menentukan fokus mata pada suatu objek tertentu. Kornea mata adalah lapisan bening mata yang memiliki banyak jaringan.

Tidak seperti bagian tubuh lain, kornea mata tidak memiliki pembuluh darah. Pengganti pembuluh darah kornea mata adalah air mata. Air mata inilah yang selama ini memberi makan dan nutrisi kornea mata.

Jika melihat dari sisi jaringannya, jaringan kornea mata sangat kompleks. Kornea juga memiliki tiga pelapisan utama. Epitelium berada di luar kornea mata. Stroma pada lapisan kedua, berada di tengah, tebal, padat, dan elastis. Endotelium berada di lapisan paling belakang.

Fungsi Kornea Mata

Ilustrasi mata | Credit: pexels.com/Jaoa
Ilustrasi mata | Credit: pexels.com/Jaoa

Jalan Masuk Cahaya

Kornea merupakan jalan utama masuknya cahaya menuju mata. Cahaya inilah yang nantinya bisa membuat mata melihat banyak benda, huruf, angka, gambar, dan lain sebagainya.

Fungsi kornea mata yang satu ini sangat penting sekali karena dialah yang dapat memberikan 65-75 persen penentuan fokus penglihatan mata. Bisa dikatakan, ketika penglihatan terganggu maka ada masalah pada kornea mata.

Membiaskan Cahaya

Tak hanya sebagai jalan masuknya cahaya. Fungsi kornea mata juga membiaskan cahaya. Tanpa pembiasan cahaya yang dilakukan oleh kornea mata, maka proses penglihatan tidak akan sempurna. Pembiasan cahaya akan dilakukan oleh kornea menuju lensa mata agar bisa diteruskan ke retina.

Lensa Penerjemah

Pada dasarnya penerjemah segala yang dilihat melalui mata adalah otak. Meski begitu, tanpa perantara seperti kornea mata untuk melihat segala sesuatu, terjemahan tidak akan berjalan. Di sinilah pentingnya fungsi kornea mata.

Cahaya yang dibiaskan ke retina mata oleh kornea mata akan diubah menjadi impuls listrik. Impuls inilah yang nantinya bisa meneruskan segala benda, huruf, angka, dan gambar menuju otak untuk bisa diterjemahkan secara otomatis dengan bantuan memori.

Melindungi Mata

Letak kornea mata berada di lapisan paling luar mata. Tak heran jika fungsi kornea mata juga melidungi mata. Melindungi mata dari berbagai macam partikel benda asing dan sinar UV. Perlindungan ini terjadi karena bantuan air mata yang ada pada kornea.

Air mata akan menghadang segala ancaman yang bisa membahayakan keberadaan kornea. Benda asing yang dimaksud tak hanya partikel debu, tetapi bisa berupa virus, bakteri, dan jamur penyebab penyakit kornea mata.

Fungsi Bagian-Bagian Mata

Ilustrasi mata | Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi mata | Credit: pexels.com/pixabay

1. Otot Mata: fungsi bagian mata yang pertama adalah untuk mengatur gerakan bola mata.

2. Saraf Mata: fungsi bagian mata ini untuk meneruskan rangsang cahaya ke otak.

3. Kornea: fungsi bagian mata ini untuk menerima rangsang cahaya dan meneruskannya ke bagian mata yang lebih dalam.

4. Iris: fungsi bagian mata ini untuk memberi warna pada mata dan mengatur besar-kecilnya pupil.

5. Pupil: berfungsi untuk mengatur jumlah cahaya yang masuk ke mata.

6. Retina: berfungsi utnuk membentuk bayangan benda yang kemudian dikirim oleh saraf mata ke otak. Koroid: fungsi bagian mata ini untuk mengalirkan oksigen dan nutrisi ke retina.

7. Sklera: berfungsi untuk melindungi dan mempertahankan bentuk bola mata.

8. Lensa: berfungsi untuk memfokuskan cahaya agar bayangan jatuh pada bintik kuning.

9. Bintik Buta: berfungsi untuk menangkap dan meneruskan rangsang cahaya ke otak.

10. Bintik Kuning: berfungsi untuk tempat jatuhnya bayangan.

11. Vitreous Humor: fungsi bagian mata ini untuk menyokong lensa dan menjaga bentuk bola mata.

12. Aqueous Humor: fungsi bagian mata ini untuk membiaskan cahaya dan menjaga bentuk bola mata.

Cara Kerja Mata

Ilustrasi mata | (dok. pexels.com/Mathias Celis)
Ilustrasi mata | (dok. pexels.com/Mathias Celis)

Benda dapat dilihat jelas oleh mata jika bayangan benda berada tepat pada bintik kuning. Bayangan benda yang tidak tepat jatuh pada bintik kuning akan terlihat tidak jelas atau kabur.

Bayangan benda yang jatuh di depan bintik kuning menyebabkan seseorang tidak dapat melihat benda dengan jarak jauh secara jelas. Sedangkan bayangan benda yang jatuh di belakang bintik kuning menyebabkan seseorang tidak dapat melihat benda dari jarak dekat secara jelas.

Proses pertama dari cara kerja mata diawali dari pantulan cahaya dari benda masuk ke mata pada bagian kornea. Cahaya yang ditangkap oleh mata tersebut kemudian diolah oleh bagian-bagian mata sesuai dengan perannya. Informasi kemudian dikirimkan ke otak sehingga benda dapat terlihat.

Berikut urutan cara kerja mata:

1. Cahaya yang dipantulkan benda ditangkap oleh mata, menembus kornea dan diteruskan ke pupil untuk diatur intensitas cahayanya.

2. Cahaya diteruskan menembus lensa mata.

3. Daya akomodasi lensa mata mengatur agar cahaya jatuh tepat di bintik kuning.

4. Bintik kuning menerima cahaya melalui sel kerucut dan sel batang lalu disampaikan ke otak.

5. Informasi diolah oleh otak dan kita dapat mengetahui apa yang kita lihat.