4 Hal Terkait Ulah Pelanggan Warteg di Depok yang Siram Pelayan karena Ogah Bayar

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah warung tegal atau warteg di kawasan Pancoranmas, Kota Depok belum lama ini jadi sorotan. Salah satu pelayan mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari pelanggannya.

Pelaku mengamuk lantaran ditagih pegawai warteg untuk membayar makanannya. Aksi itu pun sempat viral di media sosial. Belakangan diketahui, pelaku merupakan warga sekitar dan menurut sang pemilik dia kerap berulah di warteg tersebut.

"Kejadian keributan itu bukan hanya sekali, namun sudah sering," kata Ashadi, Rabu, 27 Januari 2021.

Meski kesal, Ashadi mengaku belum melaporkan peristiwa tersebut ke pihak berwajib. Namun, polisi telah mendatangi warteg miliknya untuk diminta klarifikasi.

Berikut sejumlah hal terkait ulah pelanggan warteg yang mengamuk saat ditagih uang untuk bayar makanan:

Viral

Sebuah video yang memperlihatkan seorang pelayan warteg disiram pelanggannya viral di media sosial. Diketahui, aksi tersebut terjadi di wilayah Kelurahan Rangkapanjaya Baru, Kecamatan Pancoranmas, Kota Depok.

Pemilik warteg, Ashadi mengatakan, aksi tersebut dilakukan seorang pria yang enggan membayar makan di warungnya.

Berkelit Saat Ditagih

Menurut Ashadi, apa yang dialaminya tak hanya sekali terjadi. Pelaku memang selalu berkelit saat ditagih untuk membayar makanannya.

"Saat ditagih karyawan saya, pria itu selalu bilang entar, dan kejadian itu selalu terulang," ujar Ashadi, Rabu, 27 Januari 2021.

Ashadi menjelaskan, apabila pria tersebut bilang meminta makan, maka akan dilayani tapi tidak boleh memilih lauk. Sebaliknya, jika beli, dia bebas memilih menu makanan.

Banting Piring dan Siram Pegawai

Namun, saat pegawai warteg menagih pembayaran makanan yang telah dibeli, pria tersebut justru membanting piring dan menyiram air.

"Dia bilang kuatir tidak membayar atau bagaimana, lalu pria itu ngamuk sama karyawan saya. Sudah saya lerai, namun pria itu menyiram air bekas minumannya ke muka karyawan saya," tutur Ashadi.

Ashadi mengungkapkan, pelaku merupakan warga sekitar dan kerap memarkir kendaran tidak jauh dari tempat usahanya. Selama tiga tahun membuka warteg, pria tersebut kerap makan di warungnya dan sering ribut dengan pegawainya.

Belum Buat Laporan ke Polisi

Terkait kejadian tersebut, Ashadi mengaku belum membuat laporan kepolisian. Namun, polisi sudah mendatangi wartegnya untuk mengklarifikasi kejadian tersebut.

"Saya tidak memberikan laporan, tadi ada polisi yang datang ke sini," ucapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Pancoranmas, Iptu Hendra menyatakan, belum ada laporan resmi terkait keributan di warteg yang viral tersebut.

"Kami cek belum ada laporan dari pemilik warteg, namun akan saya tanyakan kembali," tutup Hendra.

Saksikan video pilihan di bawah ini: