4 Hal yang Akan Dilakukan Erik ten Hag sebagai Manajer MU: Ada yang Aneh Juga Nih

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Pakar transfer, Fabrizio Romano mengumumkan bahwa Manchester United (MU) segera meresmikan perekrutan Erik ten Hag sebagai manajer mereka musim 2022/2023 hari Senin (18/04/2022) malam WIB.

Menurut Fabrizio Romano perjanjian kontrak sudah ditetapkan untuk diselesaikan. Namun pengumuman resmi tidak akan terjadi dalam kurun waktu hari ini atau besok.

"Mitchell van der Gaag, kandidat prioritas untuk staf pelatih (Erik ten Hag di MU)," tulis Romano.

"Ajax dan Man United sedang berdiskusi untuk membahas klausul 2 juta euro (pelepasan kontrak Erik ten Hag di Ajax). Waktu pengumuman tergantung pada diskusi ini (tidak hari ini atau besok)," lanjutnya.

Ten Hag terkenal karena tekad kuatnya untuk menyuguhkan kesempurnaan di lapangan, tetapi dia juga menuntut hal yang sama kepada para pemain dan klub.

Ya, kesimpulannya, Ten Hag sangat menyukai detail yang sempurna. Bukan hanya tentang hal-hal krusial di lapangan, tetapi juga detail-detail lain yang terkesan aneh.

Nah pada artikel ini, Bola.com coba merangkum empat hal yang akan dilakukan Erik ten Hag di MU. Yuk scroll ke bawah untuk mengetahuinya.

1. Profesional dan Menuntut

Pelatih Ajax Amsterdam Erik Ten Hag. (Glyn KIRK/AFP)
Pelatih Ajax Amsterdam Erik Ten Hag. (Glyn KIRK/AFP)

Kapten FC Utrecht, Willem Janssen memberi bocoran kepada pemain Manchester United (MU) tentang apa yang diharapkan dari Erik ten Hag.

Janssen, yang bermain di bawah pelatih Ajax Ten Hag selama dua setengah tahun di Utrecht pada 2015-2017, mengatakan bahwa mantan pelatihnya merevolusi klub itu dan mengharapkan pelatih asal Belanda itu melakukan hal yang sama di MU.

“Dia sangat profesional, dia sangat menuntut. Dia menuntut segalanya dari seorang pemain. Dia menciptakan lingkungan kemenangan, setiap detail adalah kuncinya," katanya kepada Mirror.

“Ketika dia datang ke Utrecht, mentalitasnya berubah. Butuh waktu, tiga atau empat bulan, sebelum mentalitas semua klub dan para pemain banyak berubah karena dia," katanya.

"Dia mengajari kami untuk menjadi lebih profesional, lebih aktif, lebih peduli dengan perkembangan Anda sendiri dan pengembangan tim. Di satu sisi, dia adalah manajer yang sangat lengkap," katanya.

2. Penyajian Minuman yang Unik

Pelatih Ajax Amsterdam Erik Ten Hag. (Kenzo Tribouillard/AFP)
Pelatih Ajax Amsterdam Erik Ten Hag. (Kenzo Tribouillard/AFP)

Mantan pemain Erik Ten Hag saat menangani Go Ahead Eagles, Sjoerd Overgoor, menceritakan lebih mendalam sosok Erik Ten Hag, yang segera menggantikan Ralf Rangnick sebagai manajer MU.

"Dia ingin minumannya disajikan dalam garis lurus. Semuanya harus sempurna di matanya. Orang butuh waktu untuk terbiasa dengan itu," kata Sjoerd Overgoor.

Meski terasa sepele, tetapi kebiasaan itu menunjukkan prinsip Ten Hag yang suka dengan keteraturan dan kesempurnaan.

3. Panjang Rumput di Lapangan Harus Konstan

Ilustrasi - Erik ten Hag nuansa Manchester United (Bola.com/Lamya DInata/Adreanus Titus)
Ilustrasi - Erik ten Hag nuansa Manchester United (Bola.com/Lamya DInata/Adreanus Titus)

Kebutuhan konstan Ten Hag akan kesempurnaan bahkan dirasakan oleh groundman Go Ahead Eagles.

"Kami memiliki satu orang yang tugasnya adalah menjaga lapangan. Setiap hari, Erik akan datang kepadanya dan mengatakan bahwa rumput harus dua milimeter atau sesuatu seperti itu," kata Sjoerd Overgoor.

4. Minta Jendela Khusus di Kantornya

Erik ten Hag (AFP / Gabriel Bouys)
Erik ten Hag (AFP / Gabriel Bouys)

Ten Hag bahkan memiliki jendela yang khusus dipasang di kantornya sehingga bisa mengawasi para pemainnya.

"Dia memasang jendela di pintu kantornya," tutur Overgoor. "Kami semua mengatakan satu sama lain bahwa dia melakukan itu sehingga bisa melihat apa yang kami lakukan," lanjutnya.

Ten Hag memimpin tim kecil Belanda, Go Ahead Eagles, promosi pertama kali dalam 17 tahun selama musim soliternya di stadion De Adelaarshorst. Overgoor mengatakan tentang petualangan singkat Tenah Hag di klub tersebut.

"Itu adalah perbedaan besar bagi semua orang di klub. Dia mengubah segalanya. Ingat, ini bukan klub besar di Belanda," ujar Overgoor.

“Banyak pelatih datang ke klub seperti Eagles dan bersikap bahwa mereka harus menghadapinya. Dia tidak menghadapinya. Sebaliknya, dia membuatnya lebih baik dan lebih baik."

Sumber: Sky Sports, The Sun

Yuk Lihat Posisi MU Saat Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel