4 Hal yang Bisa Menghambat Perempuan Mencapai Orgasme

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Saat tidak mencapai orgasme ketika berhubungan intim, terkadang rasanya seakan telah melewatkan sesuatu yang penting. Mencapai orgasme bisa memberi kepuasan dan kenyaman tersendiri bagi perempuan dalam berhubungan intim. Tapi terkadang ada beberapa hal yang menghambat perempuan mencapai orgasme.

Melansir laman self.com, ginekolog Alyssa Dweck yang tinggal di New York sekaligus asisten profesor klinis di Mount Sinai School of Medicine memaparkan terkadang perempuan mendatangi kantornya merasa panik karena tidak bisa mencapai orgasme. Meski masalah medis seperti gangguan jantung yang membuat aliran darah berkurang menuju vulva atau klitoris bisa menghambat orgasme, tapi hal ini jarang terjadi. Dweck pun memaparkan sejumlah hal lain yang bisa menghambat perempuan mencapai orgasme.

1. Kecemasan atau Depresi

Dweck menjelaskan bahwa bahan kimia neurotransmitter seperti serotonin, dopamin, dan norepinefrin memengaruhi respons seksual dan orgasme, dan semua itu juga dipengaruhi oleh obat-obatan yang digunakan untuk mengatasi kecemasan dan depresi. Masalah mental seperti gangguan kecemasan dan depresi bisa menghambat perempuan mencapai orgasme. Ada baiknya untuk berkonsultasi ke dokter atau pakar untuk mengatasinya.

2. Masalah Hormon

Penggunaan obat KB juga bisa menghambat perempuan mencapai orgasme. "Pil KB mencegah ovulasi dengan mengubah kadar estrogen, progresteron, dan testosteron," papar Dweck. Perubahan kadar hormon tersebut bisa memengaruhi libido sekaligus kemampuan mencapai orgasme. Selain itu, pada perempuan yang menjelang menopause juga bisa kesulitan mencapai orgasme. Hal ini pun karena kadar hormon dalam tubuh seperti estrogen, progesteron, dan testosteron yang berubah. Ada baiknya untuk berkonsultasi ke ginekolog untuk mencari jalan keluar terbaiknya.

3. Tidak Fokus

Ilustrasi./copyright: unsplash/nemanja o
Ilustrasi./copyright: unsplash/nemanja o

Sulit untuk mencapai orgasme bila pikiran sedang tidak fokus. Dweck mengatakan bahwa bagi perempuan, sebagian besar respons seksual bermula di otak. Maka jika pikiran tidak fokus, makin sulit untuk mencapai orgasme.

4. Kekurangan atau Kelebihan Rangsangan Klitoris

"Sekitar 70% perempuan mengalami orgasme melalui rangsangan klitoris langsung daripada penetrasi vagina," kata Dweck. Kekurangan atau kelebihan rangsangan klitoris bisa menghambat perempuan mencapai orgasme. Klitoris dipenuhi dengan 8.000 ujung saraf, sehingga rangsangan pada bagian ini punya pengaruh besar pada orgasme yang dicapai perempuan.

Bila mengalami masalah ini dan tak kunjung menemukan solusinya, ada baiknya segera berkonsultasi ke dokter atau ginekolog ya. Semoga infonya bermanfaat.

#ElevateWomen