4 Jersey Piala Dunia yang Aneh Bin Ajaib: Bukannya Keren, Malah Mirip Piyama

Bola.com, Jakarta - Salah satu yang ditunggu-tunggu menjelang perhelatan Piala Dunia 2022 adalah jersey yang dipakai tim-tim peserta. Produsen perlengkapan olahraga berlomba-lomba meluncurkan desain-desain terbaiknya.

Nama-nama perusahaan olahraga terkemukan seperti Adidas, Nike dan Puma bahkan melakukan revolusi untuk membuat jersey baru. Khususnya bagi negara yang bakal berlaga di Piala Dunia.

Namun, terkadang revolusi yang mereka lakukan berujung gagal total, alias malah menghasilkan jersey yang buruk. Imbasnya, kritikan berdatangkan dari fans.

Sebaliknya, jika produsen bisa mengeluarkan jersey yang apik, mereka juga akan banjir pujian.

Berikut empat jersey yang buruk dan mengecewakan sepanjang sejarah Piala Dunia. Meski demikian, para pemain tetap percaya diri saat mengenakannya.

Rusia (Piala Dunia 1994)

Jersey kedua Rusia di Piala Dunia 1994 Amerika Serikat mirip dengan milik Kroasia. Ada corak kotak-kotak berwarna merah dan putih aneh pada lengan yang identik dengan jersey Kroasia.

Entah apa yang dipikirkan Reebok saat itu dengan membuat jersey Rusai lebih mirip untuk Kroasia. Rusia akhirnya gagal lolos dari babak penyisihan grup meski membantai Kamerun 6-1 di laga terakhirnya.

Meksiko (Piala Dunia 1994)

Tidak ada masalah dengan jersey pertama maupun kedua timnas Meksiko di Piala Dunia 1994. Tetapi ada yang aneh pada jersey untuk penjaga gawang mereka.

Jersey kiper Meksiko, Jorge Kampos, terlihat aneh karena sangat mencolok dengan terdiri dari beberapa warna. Jersey dengan segitiga berwarna terang ini juga terlihat sangat longgar seperti piyama tidur.

3. Jerman (Piala Dunia 1994)

Pada Piala Dunia 1994, jersey timnas Jerman juga terlihat aneh. Sang juara bertahan mengenakan jersey yang memiliki perpaduan warna putih, hijau, kuning, merah, dan hitam.

Adidas sepertinya ingin memberikan bendera Jerman di jersey tersebut. Tetapi malah terlihat sangat aneh karena bahkan celana seragam mereka juga dibuat seperti itu.

4. Jepang (Piala Dunia 1998)

Jersey Jepang pada Piala Dunia 1998 juga terlihat aneh. Kiper Jepang, Yoshikatsu Kawaguchi, mengenakannya saat menghadapi Argentina, Kroasia, dan Jamaika.

Perusahaan olahraga Asics ingin membuat motif kobaran api pada jersey Kawaguchi. Akan tetapi, orang yang melihatnya justru menganggap jersey itu tidak enak dipandang karena terlalu meriah.

Sumber: Daily Star