4 Keunggulan Lautaro Martinez yang Membuat Barcelona Kepincut

Milan - Barcelona tampak ngebet mendapatkan Lautaro Martinez dari Inter Milan pada bursa transfer mendatang. Transfer ini jelas sulit, lalu mengapa Barca rela terkesan klepek-klepek (bahasa gaul: terkagum-kagum berlebihan) mendapatkan pemain muda yang baru bersinar semusim terakhir?

Lautaro baru 22 tahun, tapi sudah terbukti tajam di Serie A. Dia terikat klausul rilis sebesar 111 juta euro dan terbukti sebagai salah satu aset panas di bursa transfer.

Untuk mendapatkan Lautaro, Barcelona bahkan dikabarkan rela melepas beberapa pemain mereka, tentu dengan tujuan sedikit menurunkan harga jual Inter.

Kembali ke pertanyaan di atas, sebenarnya apa sih yang membuat Lautaro Martinez begitu spesial? Untuk menjawab pertanyaan itu, Marca bekerja sama dengan MBP School guna menyajikan analisis mendalam tentang permainan Lautaro.

Apa saja? Berikut 4 daya tarik Lautaro Martinez yang membuat Barcelona jatuh hati:

Pengambil Keputusan Cepat

Striker Inter Milan, Lautaro Martinez, tampak kecewa usai gagal mencetak gol ke gawang Napoli pada laga semifinal Coppa Italia di Stadion Giuseppe Meazza, Rabu (12/2/2020). Inter Milan takluk 0-1 dari Napoli. (AP/Luca Bruno)

Salah satu kekuatan terbesar Lautaro adalah keberaniannya dalam mengambil keputusan cepat untuk menembak, tapi dia bisa mengeksekusinya dengan sangat tenang dan berhati-hati.

Striker Argentina ini siap bersaing merebut bola sesulit apa pun dan bakal melakukan segalanya untuk memuaskan hasratnya menjebol gawang lawan.

Salau satu kemampuan lain yang membuat Lautaro begitu tenang saat menembak adalah akselerasinya. Dia begitu cepat, tidak terburu-buru saat memutuskan menembak.

Jago Memanfaatkan Celah Kecil

Pemain Inter Milan, Lautaro Martinez, mengontrol bola saat latihan jelang laga Liga Champions 2019 di Dortmund, Senin (4/11). Inter Milan akan berhadapan dengan Borussia Dortmund. (AP/Martin Meissner)

Striker yang bagus selalu waspada, menunggu celah sekecil apa pun di pertahanan lawan untuk memanfaatkannya.

Untuk urusan itu, Lautaro adalah predator. Dia bisa langsung membunuh ketika mencium bau darah.

Striker 22 tahun ini bisa menciptakan peluang dari situasi sulit yang awalnya tidak diduga lawan. Dia juga akan langsung menembak begitu mendapatkan peluang sekecil apa pun.

Finisher Ulung

Striker Inter Milan, Lautaro Martinez, berebut bola dengan bek Barcelona, Jean-Clair Todibo, pada laga Liga Champions di Stadion San Siro, Milan, Selasa (10/12). Inter kalah 1-2 dari Barcelona. (AFP/Isabella Bonotto)

Adapun karena kebiasaannya memaksimalkan kesempatan untuk menembak, Lautaro tentu mengasah kemampuannya dalam penyelesaian akhir.

Melihat statistik, dia cenderung memilih menembak rendah ke arah sudut bawah gawang lawan.

Gol Lautaro ke gawang Barca di Camp Nou sudah cukup jadi bukti. Meski posisinya buruk, dia masih bisa melepas tembakan untuk mengecoh Marc-Andre ter Stegen.

Berguna buat Bertahan

Bek Juventus, Matthijs de Ligt dan rekannya Leonardo Bonucci berebut bola dengan pemain Inter Milan Lautaro Martinez dalam lanjutan kompetisi Serie A 2019-2020 di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (6/10/2019). Juventus memenangi duel bertajuk Derby d'Italia dengan keunggulan 2-1. (AP/Luca Bruno)

 Lautaro tidak hanya penting bagi serangan Inter, tapi juga untuk pertahanan mereka.

Meski bermain di depan, Lautaro tidak segan memberikan tekanan intens pertama pada lawan. Dia sering memaksa bek-bek lawan membuat kesalahan, lalu mencuri bola dan memaksimalkannya.

Terlebih, Lautaro bisa berganti peran begitu cepat dalam transisi. Dia akan selalu mencoba merebut bola secepat mungkin begitu tim kehilangannya.

 

Sumber asli: Marca

Disadur dari: Bola.net (Richard Andreas, Published 29/4/2020)