4 Macam-Macam Sujud dan Bacaannya, Lengkap Tata Cara Menunaikannya

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta Dalam ajaran agama Islam macam-macam sujud ada empat. Ada macam-macam sujud yang ditunaikan saat salat dan membaca serta mendengar ayat suci Al-Qur’an. Tak cuma itu, macam-macam sujud yang ditunaikan untuk menyempurnakan ibadah salat dan ungkapan syukur ada dengan tata cara menunaikan berbeda-beda.

Macam-macam sujud dalam Islam diatur sedemikian rupa bukan tanpa alasan. Sujud adalah salah satu gerakan paling krusial dalam salat. Makna dari sujud merupakan lambang kerendahan manusia di hadapan sang pencipta Allah SWT. Doa yang dipanjatkan dalam sujud pun lebih mustajab daripada gerakan salat lainnya.

Tidak asal bersujud dan bersimpuh, ada tata cara dan doa khusus menunaikan macam-macam sujud dalam Islam ini. Beberapa di antaranya ditunaikan bersama salat dan lainnya tidak. Berikut Liputan6.com ulas lebih jauh tentang macam-macam sujud, bacaan, dan tata caranya dari berbagai sumber, Minggu (6/6/2021).

Macam-Macam Sujud dan Bacaannya yang Salat Wajib dan Sunnah

Ilustrasi salat. (sumber: freepik)
Ilustrasi salat. (sumber: freepik)

Untuk macam-macam sujud yang pertama adalah sujud dalam setiap gerakan ibadah salat yang ditunaikan umat muslim. Macam-macam sujud yang salat wajib ini diartikan sebagai lambang kerendahan manusia di hadapan sang pencipta Allah SWT.

“Jarak paling dekat antara seorang hamba dengan Allah swt adalah ketika (hamba tersebut) sedang sujud. Maka perbanyaklah berdoa ketika sujud.” (HR. Abu Hurairah)

Terdapat beberapa anggota badan yang harus menempel di tanah sewaktu kita sujud. Anggota badan tersebut ialah kening dan hidung, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan kedua kaki. Tata cara macam-macam sujud yang salat ini seperti yang telah diriwayatkan dalam hadits berikut:

“Aku diperintahkan untuk sujud di atas tujuh anggota badan: kening (lalu beliau menunjuk juga pada hidungnya), kedua tangan, kedua lutut, dan kedua kaki.” (HR. Bukhari, Muslim)

Dalam sujud ketika melakukan salat wajib maupun sunnah, terdapat tiga bacaan yang umumnya diucapkan oleh kaum muslimin, yaitu:

1. Subhaana Robbiyal A’laa (tiga kali)

Artinya: Maha Suci Robb-ku yang Maha Tinggi (3 X )

2. Subhaana Robbiyal A’laa Wa Bihamdih (tiga kali)

Artinya: Maha Suci Robb-ku Yang Maha Tinggi, dan memujilah aku kepada-Nya.

3. Subhaanakallahumma Robbanaa Wa Bihamdika, Allahummaghfir Lii

Artinya: Maha Suci Engkau Ya Allah, Wahai Rabb kami, dan dengan memuji-Mu, Ya Allah, berilah ampunan untukku.

Macam-Macam Sujud dan Bacaannya yang Tilawah

Ilustrasi Al-Qur'an. (Photo by Anis Coquelet on Unsplash)
Ilustrasi Al-Qur'an. (Photo by Anis Coquelet on Unsplash)

Untuk macam-macam sujud yang tilawah diperuntukkan khusus ketika seorang muslim membaca penggalan surat Sajadah dalam Al-Qur’an. macam-macam sujud yang tilawah pun diperuntukkan bagi seorang muslim ketika mendengar lantunan ayat suci surat Sajadah dalam Al-Qur’an.

Tata cara menunaikan macam-macam sujud yang tilawah ini sesuai hadis yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan Imam Bukhari berikut ini. “Dari Ibnu Umar r.a, sesungguhnya Rasulullah SAW, suatu saat beliau pernah membaca al-Quran di depan kami, maka ketika beliau sampai pada ayat sajdah, beliau takbir dan bersujud, dan kamipun ikut bersujud bersama beliau.”

Sujud tilawah hanya dilakukan sebanyak satu kali. Ketika dalam keadaan sedang salat, jika ayat sajdah dibaca di pertengahan surat, maka dianjurkan untuk bersujud dengan takbir tanpa mengangkat tangan. Kemudian cara macam-macam sujud yang tilawah ini ditunaikan dengan bangun dan meneruskan bacaan suratnya hingga selesai lalu ruku.

Jika ayat sajdah dibaca di akhir surat, maka setelah bangun dari sujud tilawah, berdiri sejenak kemudian dilanjutkan dengan ruku. Namun, lebih baik jika dilanjutkan membaca sedikit ayat lagi sebelum ruku. Jika membaca atau mendengar ayat sajdah ketika di luar salatdan hendak bersujud, maka kita harus pastikan terlebih dahulu bahwa kita sedang dalam keadaan tidak berhadas dan tidak bernajis.

Kemudian cara macam-macam sujud yang tilawah ditunaikan adalah menghadap ke arah kiblat dilanjutkan dengan takbiratul ihram sambil mengangkat tangan. Setelah berhenti sejenak, dilanjutkan bertakbir untuk bersujud tanpa mengankat tangan. Bacaan untuk macam-macam sujud yang tilawah bisa dengan:

Sajada Wajhiya Lilladzii Khalaqahuu Wa Shawwarahuu Wa Syaqqa Samahu Wa Basharahuu Tabaarakallaahu Ahsanul Khaliqiin

Artinya: Aku bersujud kepada Dzat (Allah swt.) yang telah menciptakanku dan membentukku dan yang telah membukakan pendengaranku dan penglihatanku dengan kekuasaan dan kekuatan-Nya. Maha Yang Memberkahi Allah Dzat Yang Maha Sebaik-Baiknya Pencipta.

Macam-Macam Sujud dan Bacaannya yang Syahwi

Ilustrasi salat. Image by adelbayoumi from Pixabay
Ilustrasi salat. Image by adelbayoumi from Pixabay

Untuk macam-macam sujud yang syahwi dilakukan ketika seseorang melupakan gerakan di dalam salat. Biasanya seseorang sering lupa berapa jumlah rakaat yang sudah dikerjakan. Hal ini dapat diganti dengan melakukan macam-macam sujud yang sujud syahwi. Sahwi dalam bahasa arab berarti lupa, lalai, atau lengah.

Sedangkan menurut istilah macam-macam sujud yang syahwi adalah sesuatu yang terlupakan ketika sedang melaksanakan salat. Macam-macam sujud yang syahwi dilakukan ketika seseorang sedang melakukan ibadah salat dan merasa ragu atau lupa atas gerakan atau jumlah rakaat salat yang sedang ditunaikannya.

Berikut tata cara menunaikan macam-macam sujud yang syahwi:

1. Setelah selesai membaca tahiyyat akhir, sujudlah kembali dengan membaca takbir.

2. Kemudian membaca: Subhaana man laa yanaamu wa laa yashuu (Maha Suci Allah Dzat Yang Tidak Tidur dan Dzat Yang Tidak Lupa)

3. Lalu duduk seperti melakukan duduk di antara dua sujud dengan membaca doa duduk di antara dua sujud

4. Kemudian kembali melakukan sujud dengan membaca bacaan seperti bacaan pada sujud syahwi yang pertama

5. Kemudian duduk kembali dan diakhiri dengan salam.

Macam-Macam Sujud dan Bacaannya yang Syukur

Ilustrasi berdoa. (Photo by Masjid Pogung Dalangan on Unsplash)
Ilustrasi berdoa. (Photo by Masjid Pogung Dalangan on Unsplash)

Untuk macam-macam sujud yang syukur dilakukan oleh seseorang ketika mendapatkan nikmat atau ketika selamat dari bencana. Sujud syukur dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja. Macam-macam sujud yang syukur bukanlah ditunaikan dalam bentuk salat. Sujud syukur hanya berupa ungkapan rasa syukur seorang hamba atas segala nikmat yang telah Allah SWT berikan.

Menunaikan macam-macam sujud yang syukur bukan ditujukan untuk nikmat Allah yang terus menerus melainkan sesuatu yang sangat lebih kita rasakan, seperti mendapat nikmat yang begitu banyak, sembuh dari sakit, atau selamat dari musibah. Dari Al-Baraa', ia berkata:

“Nabi SAW pernah mengutus Khalid bin Walid kepada penduduk Yaman untuk menyeru mereka kepada Islam, tetapi mereka belum mau masuk Islam. Kemudian Nabi SAW mengutus ‘Ali dan memerintahkannya supaya menyusul Khalid. … kemudian 'Ali RA menulis surat kepada Rasulullah SAW bahwa orang-orang disana sudah masuk Islam. Maka setelah Rasulullah SAW membaca surat itu, beliau menyungkur sujud." (HR. Baihaqi)

Hukum macam-macam sujud yang syukur adalah sunnah yang boleh dilakukan maupun tidak, namun jika melakukannya mendapat pahala sebagai mana yang sabda Rasulullah SAW. "Dari Abu Bakrah sesungguhnya Rasulullah saw bersabda, apabila datang kepada nabi sesuatu menggembirakan atas kabar suka, beliau langsung sujud syukur kepada Allah." (HR Abu Daud dan Turmudzi)

Berikut tata cara menunaikan macam-macam sujud yang syukur:

1. Berwudhu.

2. Berdiri menghadap kiblat.

3. Membaca niat sujud syukur

Nawaitu sujudas syukri Lillahi Ta'aalla.

Artinya: “Saya niat sujud syukur karena Allah Ta'aalla”

Bacaan niat sujud syukur tersebut bisa dibaca di dalam hati atau diucapkan secara lirih lewat mulut.

4. Melakukan gerakan takbiratul ihram.

5. Melakukan gerakan sujud syukur satu kali.

6. Membaca doa sujud syukur saat dalam posisi masih sujud.

7. Duduk seperti duduk di antara dua sujud.

8. Mengucapkan salam seperti orang selesai sholat.

Berikut bacaan doa menunaikan macam-macam sujud yang syukur:

1. Membaca tasbih, tahmid, dan tahlil

Subhaanallohi walhamdulillaahi walaa ilaaha illalloohu walloohuakbar, walaa haula walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘azhiim.

Artinya: "Maha suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar, tiada daya dan kekuatan kecuali atas pertolongan Allah Yang Maha Tinggi, Maha Agung."

2. Membaca doa sujud syukur

Sajada wajhi lilladzi khalaqahu, wa syaqqa sam’ahu wa basharahu, bihawlihi wa quwwatihi, fatabarakallahu ahsanul khaliqin.

Artinya: "Aku sujudkan wajahku kepada yang menciptakannya, membentuk rupanya, dan membuka pendengaran serta penglihatan. Maha Suci Allah sebaik-baik pencipta."

3. Membaca Surat An-Naml ayat 19

Robbi auzi'nii an asykuro ni'matakallatii an'amta 'alayya wa'laa waalidayya wa-an a'mala shoolihan thardoohu wa adkhilnii birohmatika fii 'ibadikash shoolihiin.

Artinya: "Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan untuk mengerjakan amal shalih yang Engkau ridhai dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang shalih."

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel