4 Mitos Seputar Diet Sehat yang Perlu Anda Tahu

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Berbagai cara dilakukan bagi seseorang yang sedang menjalankan program diet. Mulai dari rajin berolahraga sampai menjalankan pantangan yang mampu menurunkan berat badan.

Mereka yang menjalankan program diet cenderung konsumsi makanan sehat setiap hari. Makanan sehat itu yang dapat mendorong kebutuhan dietnya. Kebiasaan itu dikenal dengan diet sehat. Padahal makanan yang dianggap sehat belum tentu baik untuk tubuh.

Terkadang, sebuah gagasan yang sebelumnya dianggap sebagai makanan sehat akan sulit untuk dihilangkan. Ini membuat banyak orang percaya bahwa makanan diet itu benar-benar sehat. Melansir dari Bright Side, klaim diet sehat di bawah ini hanya sebuah mitos.

**Ibadah Ramadan makin khusyuk dengan ayat-ayat ini.

1. Lemak dianggap Berbahaya

Ilustrasi Makanan Berlemak Credit: pexels.com/Votsis
Ilustrasi Makanan Berlemak Credit: pexels.com/Votsis

Lemak sering dianggap buruk bagi kesehatan. Ini dapat mempengaruhi bentuk tubuh seseorang. Ternyata hal itu tidak sepenuhnya benar. Tanpa lemak, tubuh tidak dapat mencerna makanan secara normal.

Lemak membantu memetabolisme vitamin A dan E. Jika tubuh tidak memiliki lemak yang cukup, produksi hormon hampir terhenti. Kekurangan lemak juga menyebabkan penuaan kulit lebih cepat dan kerusakan pada hati.

Anda harus membatasi konsumsi minyak sayur dan makanan yang mengandung lemak tersembunyi. Makanan itu biasanya tidak sehat, seperti mayones, biskuit, sosis, maupun kue.

2. Karbohidrat Harus Dihindari

Ilustrasi Nasi Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Nasi Credit: pexels.com/pixabay

Tubuh membutuhkan karbohidrat untuk mengisi energi. Karbohidrat ternyata memiliki dua jenis yaitu karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks.

Pada beberapa makanan seperti gula, coklat, selai, madu, buah, roti putih, kentang, dan minuman manis mengandung karbohidrat sederhana. Karbohidrat yang harus dihindari oleh tubuh yaitu karbohidrat sederhana.

Sementara, karbohidrat yang kompleks ada pada makanan sehat seperti biji-bijian, sayuran, kacang-kacangan, dan beri. Ini sangat berguna bagi tubuh.

3. Roti Cokelat Lebih Sehat Daripada Roti Putih

Ilustrasi roti tawar | Wikimedia Commons
Ilustrasi roti tawar | Wikimedia Commons

Ada yang beranggapan bahwa roti berwarna coklat lebih sehat daripada roti putih. Padahal, roti yang berwarna coklat belum tentu memiliki banyak serat. Warna coklat yang terlihat sehat dapat terjadi karena adanya karamel di dalam adonan.

Faktanya, energi yang terkandung pada roti coklat hampir sama dengan roti putih. Makanan itu dapat menambah berat badan. Jika ingin roti yang lebih sehat, roti gandum atau roti yang renyah dapat menjadi pilihan.

4. Sushi adalah Makanan Diet

Ilustrasi Sushi Alpukat Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Sushi Alpukat Credit: pexels.com/pixabay

Memakan sushi mungkin tidak akan menambah berat badan dalam jumlah besar. Tetapi, nasi putih yan digunakan untuk membuat makanan ini bukan produk yang paling sehat.

Penyebab lainnya yaitu adanya tambahan mayones, kecap, dan keju berlemak. Makanan itu yang membuat berat badan bertambah dalam waktu singkat. Jadi, dapat dikatakan bahwa sushi bukan sebagai makanan diet.

Penulis:

Syifa Aulia

UPN Veteran Jakarta

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: