4 Momen Kontroversial yang Bikin Inggris Apes Melulu di Piala Dunia: Susah Banget Mau Juara Lagi

Bola.com, Jakarta - Piala Dunia merupakan turnamen sepak bola dengan permainan yang indah. Bintang-bintang sepak bola terbaik dari seluruh penjuru dunia akan berjuang menampilkan terbaik untuk mendapatkan kejayaan, termasuk dari Timnas Inggris.

Timnas Inggris saat tampil di Piala Dunia yang selalu berjuang untuk meraih kemenangan demi kemenangan. Mereka selalu membawa skuad terbaiknya di setiap edisi.

Skuad Three Lions termasuk bintang klub-klub raksasa Premier League dan pastinya setiap lawan akan waspada terhadap mereka. Inggris juga selalu menjadi favorit peraih gelar juara dengan materi pemain yang mumpuni.

Namun Inggris kerap mengalami kesialan di Piala Dunia. Sejumlah kejadian kontroversial yang diderita Inggris ini selalu menjadi headline media negeri itu.

Berikut empat momen paling kontroversial saat Inggris berlaga di Piala Dunia, yang membuat mereka gagal menambah gelar Piala Dunia lagi sejak pertama kali mendapatkannya pada 1966.

 

1. Memalukan di Piala Dunia 2014

Pemain Timnas Inggris, Steven Gerrard (kiri) dan Wayne Rooney, saat tampil di Piala Dunia 2014. (Odd Andersen/AFP)
Pemain Timnas Inggris, Steven Gerrard (kiri) dan Wayne Rooney, saat tampil di Piala Dunia 2014. (Odd Andersen/AFP)

Pada Piala Dunia 2014, Inggris apes masuk grup neraka yakni Grup D bersama Italia, Uruguay dan Kosta Rika. Termasuk Inggris, Italia dan Uruguay pernah menjadi juara dan Kosta Rika yang tidak diunggulkan justru sangat mengejutkan.

Inggris tumbang di laga awal melawan Italia (1-2) serta Uruguay (1-2) kemudian gagal menang atas Kosta Rika (0-0). Kosta Rika secara mengejutkan jadi juara grup disusul Uruguay di posisi runner-up, sedangkan Inggris jadi juru kunci.

 

2. Gol Lampard Dianulir di Piala Dunia 2010

Frank Lampard (AFP/Glyn Kirk)
Frank Lampard (AFP/Glyn Kirk)

Karena blunder Robert Green saat melawan Amerika Serikat, Inggris hanya menjadi runner-up fase grup dan harus menghadapi Jerman di babak 16 besar Piala Dunia 2010. Nasib apes berlanjut lagi di babak ini.

Jerman unggul dua gol terlebih dahulu hingga gelandang Inggris Frank Lampard melepaskan tendangan jarak jauh dan bola membentur mistar hingga tanah kemudian kembali keluar. Apesnya wasit tidak menganggap gol itu sah hingga Inggris akhirnya kalah 1-4.

 

3. Gol Tangan Tuhan di Piala Dunia 1986

Diego Maradona. Hingga kini, legenda Argentina ini masih tercatat sebagai pemain Argentina dengan caps terbanyak di ajang Piala Dunia dengan mengoleksi 21 penampilan. Jumlah trsebut dicatatkannya dalam 4 edisi Piala Dunia, yaitu mulai 1982 hingga 1994 dengan torehan 8 gol dan 8 assist. Prestasi terbaiknya tentu saja saat membawa Tim Tango menjadi juara pada edisi 1986 di Meksiko setelah menang 3-2 atas Jerman di partai final. (AFP/Staff)
Diego Maradona. Hingga kini, legenda Argentina ini masih tercatat sebagai pemain Argentina dengan caps terbanyak di ajang Piala Dunia dengan mengoleksi 21 penampilan. Jumlah trsebut dicatatkannya dalam 4 edisi Piala Dunia, yaitu mulai 1982 hingga 1994 dengan torehan 8 gol dan 8 assist. Prestasi terbaiknya tentu saja saat membawa Tim Tango menjadi juara pada edisi 1986 di Meksiko setelah menang 3-2 atas Jerman di partai final. (AFP/Staff)

Perempat final Piala Dunia 1986, Inggris harus menghadapi Argentina di Estadio Azteca, Meksiko. Tercipta gol tangan Tuhan kontroversial Argentina yang dicetak oleh Diego Maradona yang dikenang hingga kini.

Setelah gol kontroversial ini, Maradona mencetak gol fenomenal dengan melewati hampir seluruh pemain Inggris termasuk kiper Peter Shilton. Inggris akhirnya kalah 1-2 dan gagal lagi di edisi ini.

 

4. Kartu Merah Beckham di Piala Dunia 1998

Kapten Timnas Inggris, David Beckham, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Argentina pada laga Piala Dunia 2002 di Stadion Sapporo Dome, Jepang. (AFP/William West)
Kapten Timnas Inggris, David Beckham, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Argentina pada laga Piala Dunia 2002 di Stadion Sapporo Dome, Jepang. (AFP/William West)

Lagi-lagi Inggris harus mengadapi rivalnya yakni Argentina pada babak 16 Besar Piala Dunia 1998 di Stade Geoffery-Guichard, Perancis. Babak pertama berkesudahan 2-2. Dua gol Inggris dicetak Alan Shearer dan Michael Owen sedangkan Argentina oleh Gabriel Batistuta dan Javier Zanetti.

Sialnya babak kedua, winger Inggris David Beckham mendapat kartu merah kontroversial setelah menendang Diego Simeone. Inggris akhirnya kembali apes usai kalah di babak adu penalti dari Argentina.

Sumber: Give Me Sport