4 Momen Terbaik Timnas Indonesia di Piala AFF 2020: Bikin Kejutan hingga Repotkan Thailand di Final

·Bacaan 5 menit

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia gagal meraih trofi juara Piala AFF 2020, setelah takluk dari Thailand di final. Meski lagi-lagi tak mampu keluar sebagai kampiun, perjuangan Skuad Garuda pada Piala AFF edisi ke-13 tetap mendapat pujian.

Tim Garuda menghadapi Piala AFF 2020 dengan diperkuat mayoritas pemain muda. Bahkan, usia rata-rata pemain Timnas Indonesia adalah yang termuda dibandingkan tim lain, yakni 23,8 tahun.

Dihuni pemain-pemain muda, Indonesia berstatus tim underdog pada ajang tersebut. Bahkan, Timnas Indonesia diprediksi tidak akan bisa melaju ke fase knock-out Piala AFF 2020.

Namun, tim asuhan Shin Tae-yong tersebut berhasil membalikkan prediksi tersebut. Timnas Indonesia membuat kejutan dengan lolos ke babak empat besar sebagai juara Grup B, unggul atas Vietnam dan Malaysia.

Pada fase semifinal, Indonesia berhadapan dengan Singapura. Menjalani pertandingan dua leg di National Stadium, Kallang, Timnas Indonesia berhasil mendepak Singapura dengan agregat 5-3.

Hasil tersebut membuat Tim Garuda lolos ke final dan bersua Thailand. Sayangnya, Asnawi Mangkualam dkk. tak mampu meredam laju Tim Gajah Perang. Setelah berjuang keras dalam dua laga, Timnas Indonesia kalah agregat 2-6 dari Thailand.

Dengan torehan itu, Indonesia lagi-lagi harus puas meraih status runner-up untuk keenam kalinya. Sebelumnya, Skuad Garuda berada di urutan kedua pada edisi 2000, 2002, 2004, 2010, dan 2016.

Sejumlah momen menarik dilakukan Timnas Indonesia sepanjang Piala AFF 2020. Apa sajakah itu? Berikut ini adalah ulasannya.

Menang atas Laos

Asnawi Mangkualam. Pemain Ansan Greeners berusia 22 tahun ini selalu menjadi starter dalam dua laga sebelumnya menghadapi Kamboja dan Laos. Ia punya kemampuan berimbang dalam bertahan maupun membantu penyerangan. Satu gol lewat eksekusi penalti sukses diraihnya kontra Laos. (affsuzukicup)
Asnawi Mangkualam. Pemain Ansan Greeners berusia 22 tahun ini selalu menjadi starter dalam dua laga sebelumnya menghadapi Kamboja dan Laos. Ia punya kemampuan berimbang dalam bertahan maupun membantu penyerangan. Satu gol lewat eksekusi penalti sukses diraihnya kontra Laos. (affsuzukicup)

Timnas Indonesia tampil dominan saat bersua Laos di laga lanjutan Grup B Piala AFF 2020 di Bishan Stadium, Singapura, Minggu (12/12/2021) sore WIB.

Di laga ini, Timnas Indonesia menang telak dengan skor 5-1. Ini lebih baik dari laga sebelumnya melawan Kamboja di mana Skuad Garuda hanya menang 4-2.

Bagusnya, Indonesia tak bergantung pada satu pemain saja untuk mencetak gol saat melawan Laos. Lini belakang, tengah dan depan secara bergantian mencatatkan namanya di papan skor.

Lima gol Merah Putih kali ini dicetak oleh Asnawi Mangkualam, Irfan Jaya, Witan Sulaeman, Ezra Walian dan Evan Dimas. Sementara Laos memperkecil kedudukan lewat Kydavone Saouvanny.

Secara umum, permainan Timnas Indonesia mulai membaik. Tapi perlu diingat, lawan yang dihadapi adalah Laos. Selain secara kualitas masih dibawah Indonesia, mereka mulai letih karena sudah memainkan satu laga lebih banyak ketimbang Indonesia.

Meski demikian, kemenangan ini menjadi pelecut semangat pemain Timnas Indonesia untuk meladeni Malaysia dan Vietnam.

Imbangi Vietnam

Menjelang akhir laga, Timnas Indonesia harus menarik keluar Witan Sulaeman yang mengalami cedera pada menit ke-78 dan digantikan Yabes Roni. (Dok. PSSI)
Menjelang akhir laga, Timnas Indonesia harus menarik keluar Witan Sulaeman yang mengalami cedera pada menit ke-78 dan digantikan Yabes Roni. (Dok. PSSI)

Timnas Indonesia menahan imbang Vietnam di laga lanjutan Grup B Piala AFF 2020 di Bishan Stadium, Singapura, Rabu (15/12/2021) malam WIB.

Pertandingan ini berlangsung sangat berat bagi Timnas Indonesia. Sebab Vietnam menggempur pertahanan skuat Garuda.

Vietnam yang berstatus juara bertahan tampil menekan pertahanan Timnas Indonesia. Tampak jelas mereka punya skuat yang lebih tangguh. Merah Putih memilih tampil bertahan di laga ini.

Pelatih Shin Tae-yong memasang 5 pemain belakang. Asnawi Mangkualam, Fachruddin Aryanto, Alfeandra Dewangga, Rizky Ridho dan Pratama Arhan. Dia mengantisipasi permainan agresif Vietnam sejak menit awal. Memang benar, Vietnam mendominasi permainan. Indonesia dibuat sibuk bertahan.

Sayangnya, saat dapat bola, Indonesia juga kesulitan menyusun serangan. Mereka kekurangan pemain bernaluri menyerang. Hanya Ezra Walian yang tersisa di lini depan. Dua sayap yang selama ini tampil impresif, Witan Sulaeman dan Irfan Jaya lebih sibuk mengejar bola dari kaki pemain Vietnam.

Ball possesion di babak pertama lebih dari 70 persen dikuasai Vietnam. Tapi setidaknya gawang Indonesia yang dikawal Nadeao Argawinata tak kebobolan. Karena lini serang Vietnam juga kesulitan menghadapi banyaknya pemain bertahan Indonesia.

Babak kedua, Shin Tae-yong mengganti Rachmat Irianto dengan Evan Dimas. Bisa dibaca jika Indonesia mulai bosan bertahan. Mereka juga ingin memberikan serangan balik yang lebih terskema. Karena Evan punya karakter lebih menyerang dan bisa memainkan tempo.

Tentu ada risiko yang harus diambil dengan perubahan ini. Serangan Vietnam terlihat lebih tajam. Mereka mulai banyak melepaskan shooting. Indonesia mulai memberikan perlawanan. Tapi peluang yang didapat paling bagus mentok di tendangan sudut. Sementara Vietnam total punya 21 shooting tapi hanya satu yang on target.

Gasak Malaysia

Pemain naturalisasi asal Indonesia Elkan Baggot menjebol gawang Malaysia dalam babak penyisihan Piala AFF 2020. Akhirnya Indonesia lolos ke Final Piala AFF 2020 usai mengalahkan Singapura 4-2 di babak semi final. (Dok. AFF)
Pemain naturalisasi asal Indonesia Elkan Baggot menjebol gawang Malaysia dalam babak penyisihan Piala AFF 2020. Akhirnya Indonesia lolos ke Final Piala AFF 2020 usai mengalahkan Singapura 4-2 di babak semi final. (Dok. AFF)

Timnas Indonesia keluar sebagai juara Grup B Piala AFF 2020 dengan koleksi 10 poin. Kepastian itu didapat setelah kemenangan telak 4-1 atas Malaysia di Stadion Nasional, Kallang, Singapura, Minggu (19/12/2021) malam.

Gol-gol Timnas Indonesia disumbang oleh brace Irfan Jaya (36’ dan 43’), Pratama Arhan (50’), dan Elkan Baggott (82’). Malaysia sendiri sebenarnya unggul dulu lewat Kogileswaran Raj yang lahir di menit ke-13.

Perolehan poin skuat Garuda sebenarnya sama dengan Vietnam. Selisih gol juga sama-sama sembilan. Namun, Timnas Indonesia berhak di posisi atas karena unggul produktivitas gol, yakni 13 berbanding sembilan.

Apa yang ditunjukkan oleh Timnas Indonesia saat melawan Malaysia ini sangat luar biasa. Dari catatan penguasaan bola, kedua tim bermain relatif berimbang. Namun, serangan yang dilakukan oleh Timnas Indonesia lebih banyak.

Permainan menyerang yang diperagakan oleh Irfan Jaya dkk juga cukup apik. Upaya serangan hampir selalu berujung pada tembakan. Sebaliknya, mereka bermain bertahan dengan solid setelah sempat kebobolan dulu.

Repotkan Thailand

Timnas Indonesia akhirnya unggul 1-0 pada menit ke-7. Tembakan keras Ricky Kambuaya dari luar kotak penalti usai menerima umpan Witan Sulaeman gagal ditangkap dengan sempurna kiper Thailand, Siwarak Tedsungnoen. Bola pun lepas dan bergulir ke dalam gawang. (AFP/Roslan Rahman)
Timnas Indonesia akhirnya unggul 1-0 pada menit ke-7. Tembakan keras Ricky Kambuaya dari luar kotak penalti usai menerima umpan Witan Sulaeman gagal ditangkap dengan sempurna kiper Thailand, Siwarak Tedsungnoen. Bola pun lepas dan bergulir ke dalam gawang. (AFP/Roslan Rahman)

Timnas Indonesia menyerah 0-4 dari Thailand pada laga leg pertama final Piala AFF 2020 di National Stadium, Rabu (29/12/2021) malam WIB. Hasil tersebut membuat Indonesia wajib menang dengan selisih lima gol atas Thailand pada laga kedua, jika ingin meraih trofi perdana di Piala AFF.

Menjalani pertandingan di National Stadium, Sabtu (1/1/2022) malam WIB, Timnas Indonesia mampu merepotkan Thailand. Skuad Garuda berhasil unggul lebih dulu lewat aksi Ricky Kambuaya.

Bola hasil tembakan keras Ricky dari luar kotak penalti mampu dihalau kiper Thailand, Siwarak Tedsungnoen. Namun, bola tetap bergulir masuk ke gawang Timnas Thailand.

Sepanjang babak pertama, serangan yang dilancarkan pemain Timnas Indonesia membuat lini belakang Thailand kewalahan. Tetapi hingga jeda, skor 1-0 untuk keunggulan Indonesia tetap bertahan.

Masuk paruh kedua, Indonesia kewalahan mengimbangi permainan Thailand. Hingga akhirnya dua gol bersarang ke gawang Timnas Indonesia yang dicetak Adisak Kraisorn (54') dan Sarach Yooyen (56').

Meski situasi semakin sulit, Tim Merah-Putih tak menyerah. Hingga akhirnya, Egy Maulana Vikri sukses mencetak gol pada menit ke-80. Sampai duel berakhir, skor imbang 2-2 tetap bertahan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel