4 Pelatih yang Bisa Menyelamatkan Liverpool yang Loyo di Bawah Kendali Jurgen Klopp

·Bacaan 4 menit

Bola.com, Jakarta - Liverpool menderita empat dari lima pertandingan kandang terakhir mereka di pentas Premier League. Kenyamanan Jurgen Klopp sebagai manajer The Reds mulai terganggu.

Setelah memulai dengan awal yang baik dan memimpin klasemen untuk kuartal pertama musim 2020-21, belakangan performa Liverpool merosot tajam. Sepanjang musim ini mereka diganggu problem cedera. Mereka kehilangan bek tengah utama mereka absen untuk jangka panjang.

Kesimpulan kilat cepat akan mengungkapkan bahwa kurangnya rotasi selama beberapa musim terakhir bisa menjadi salah satu faktor utama di balik kemerosotan mereka.

Klopp puas dengan berpegang teguh pada senjatanya. Apa yang terlihat sekarang adalah tim Liverpool yang kelelahan yang hanya mencetak satu gol dalam lima pertandingan kandang terakhir mereka di Liga Inggris. Gol tunggal itu datang dari titik penalti dalam kekalahan 1-4 dari Manchester City.

Beberapa hal perlu diubah di Liverpool dan banyak yang percaya bahwa inilah saatnya Jurgen Klopp lengser dari jabatannya.

Berikut ini empat manajer yang ideal bisa menggantikan Jurgen Klopp di Liverpool.

Lucien Favre

Pelatih Borussia Dortmund, Lucien Favre, memberikan arahan kepada pemainnya saat menghadapi Club Brugge pada laga lanjutan Liga Champions di Signal Iduna Park, Rabu (25/11/2020) dini hari WIB. Borussia Dortmund menang 3-0 atas Club Brugge. (AFP/Ina Fassbender)
Pelatih Borussia Dortmund, Lucien Favre, memberikan arahan kepada pemainnya saat menghadapi Club Brugge pada laga lanjutan Liga Champions di Signal Iduna Park, Rabu (25/11/2020) dini hari WIB. Borussia Dortmund menang 3-0 atas Club Brugge. (AFP/Ina Fassbender)

Baru saja menganggur, Borussia Dortmund memecat Lucien Favre pada Desember setelah mereka menderita tiga kekalahan kandang berturut-turut di Bundesliga. Terlepas dari hal tersebut Favre tetap saja dianggap telah melakukan pekerjaan yang cukup baik tiga musim terakhir.

Favre mampu membimbing timnya meraih posisi dua besar berturut-turut di Bundesliga. Menariknya, Jurgen Klopp sempat membuahkan hasil bagus bersama Borussia Dortmund sebelum mengambil alih Liverpool.

Seperti Klopp, Favre menyukai gaya sepak bola yang atraktif. Dia juga mampu meningkatkan beberapa pemain muda di Borussia Dortmund dan bisa melakukan hal yang sama di Liverpool jika diberi kesempatan melatih tim tersebut. Favre bisa mengambil langkah itu tetapi hanya waktu yang bisa memberi tahu kami apakah dia akan menjadi lebih baik dari Klopp.

Massimiliano Allegri

Presiden Juventus, Andrea Agnelli, sempat diisukan tengah mengevaluasi kinerja Andrea Pirlo lantaran start buruk di Liga Italia Serie A musim ini. Pilihan pun mengerucut pada Massimiliano Allegri. (Foto: AFP/Isabella Bonotto)
Presiden Juventus, Andrea Agnelli, sempat diisukan tengah mengevaluasi kinerja Andrea Pirlo lantaran start buruk di Liga Italia Serie A musim ini. Pilihan pun mengerucut pada Massimiliano Allegri. (Foto: AFP/Isabella Bonotto)

Memiliki reputasi mentereng bertabur gelar, Massimiliano Allegri adalah pelatih yang dapat diandalkan Liverpool untuk jangka panjang. Allegri sangat sukses di Juventus, memenangkan lima gelar Serie A berturut-turut.

Allegri telah dikaitkan dengan beberapa klub, tetapi dia tetap berkomitmen tak mengiyakan tawaran pekerjaan melatih lagi. Nakhoda asal Italia itu pernah menjadi pelatih AC Milan sebelum bertugas di Turin. Dia telah bekerja dengan banyak pemain terkenal dan tahu cara mengelolanya.

Namun, gaya permainan Allegri cukup berbeda dari gaya Jurgen Klopp. Timnya bermain dengan tempo yang lebih lambat dan perlahan-lahan mengolah bola ke atas lapangan. Dia juga ingin para pemainnya berhati-hati dalam mengeluarkan energi mereka sebagai lawan dari sistem semua aksi Klopp yang beroktan tinggi.

Julian Nagelsmann

Ekspresi pelatih RB Leipzig, Julian Nagelsmann, saat melawan Paris Saint-Germain (PSG) pada laga semifinal Liga Champions di Stadion The Luz, Rabu (19/8/2020). PSG menang dengan skor 3-0. (David Ramos/Pool via AP)
Ekspresi pelatih RB Leipzig, Julian Nagelsmann, saat melawan Paris Saint-Germain (PSG) pada laga semifinal Liga Champions di Stadion The Luz, Rabu (19/8/2020). PSG menang dengan skor 3-0. (David Ramos/Pool via AP)

Julian Nagelsmann sosok pelatih muda yang mencuri perhatian di Eropa dua musim terakhir. Arsitek berusia 33 tahun itu telah mengubah RB Leipzig menjadi salah satu tim terkuat di Eropa.

Stok Nagelsmann telah meningkat secara eksponensial selama beberapa musim terakhir saat ia membawa tim Bundesliga itu ke semifinal Liga Champions pada musim 2019-20.

Nagelsmann menggunakan permainan dengan intensitas tinggi dan menekan yang sangat mirip dengan apa yang dilakukan Jurgen Klopp di Liverpool. Manajer RB Leipzig saat ini telah melakukan banyak keajaiban dengan personel yang dia miliki.

Di Liverpool, dia akan memiliki pemain yang lebih baik untuk diajak bekerja sama dan kemungkinan akan bekerja dengan baik untuk semua pihak yang terlibat. Namun, risiko yang muncul dari Nagelsmann cukup jelas. Liverpool adalah tim yang menderita karena permainan intensitas tinggi yang mereka mainkan.

Ini mungkin bukan proyek yang paling berkelanjutan jika Anda melihatnya seperti itu, tetapi tanda dari manajer yang baik adalah seberapa baik dia dapat beradaptasi dengan lingkungan yang menantang. Nagelsmann telah membuktikan bahwa dia bisa melakukannya di usia muda dan bisa terbukti sangat cocok untuk Merseysiders.

Steven Gerrard

Steven Gerrard berharap menangani Liverpool pada masa mendatang. (AFP/Alexander Nemenov)
Steven Gerrard berharap menangani Liverpool pada masa mendatang. (AFP/Alexander Nemenov)

Rangers asuhan Steven Gerrard sedang dalam perjalanan menuju gelar Liga Skotlandia pertama mereka dalam satu dekade. Kinerja legenda hidup Liverpool tersebut amat mengesankan dan ia dinilai sosok paling ideal menggantikan Jurgen Klopp di Liverpool.

The Kop akan menggelar karpet merah untuk menyambut mantan pemain mereka satu ini. Gerrard menyukai gaya sepak bola yang berbasis penguasaan bola dan menyerang dan mengandalkan penyerang lebar yang dapat mengoper bola ke sayap sementara full-back berlari tumpang tindih untuk menambah daya ledak. Ini bisa berjalan dengan baik untuk Liverpool dengan personel yang mereka miliki saat ini.

Stevie G adalah salah satu manajer muda paling menjanjikan dan dia akan sangat cocok untuk Liverpool. Mungkin tidak ada yang memahami klub dan filosofinya lebih baik daripada Gerrard dan dia akan lapar untuk memenangkan gelar Premier Leahue bersama Liverpool, sesuatu yang tidak dapat dia lakukan sebagai pemain.

Sumber: Sportskeeda

Video