4 Pemain Asing Masih Setia, PSIS Siap Buka Komunikasi jika Ada Tawaran dari Luar Negeri

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Semarang - Manajemen PSIS Semarang membuka diri jika ada pemain asing yang dilirik klub luar negeri. Tim berjulukan Laskar Mahesa jenar itu siap melepas pemain impornya itu ke klub luar negeri selama komunikasi yang terjalin antara semua pihak berjalan baik.

Sejumlah klub Shopee Liga 1 memang berpotensi ditinggal pemain-pemain asingnya lantaran kompetisi yang belum kunjung dimulai hingga saat ini. Bahkan Persebaya Surabaya sudah mulai kehilangan pemain asingnya, seperti David da Silva dan Makan Konate.

Bukan tidak mungkin PSIS Semarang akan menjadi klub selanjutnya yang bakal kehilangan para pemain asingnya, yang mungkin saja juga mendapatkan tawaran dari sejumlah klub negara tetangga, seperti Thailand dan Malaysia. Bicara mengenai kemungkinan itu, PSIS memilih terbuka.

"Kami terbuka kalau memang ada klub, khususnya dari luar Indonesia. Selama itu komunikasinya berjalan dengan baik. Rata-rata pemain kami memiliki kontrak selama dua tahun," ujar General Manager PSIS Semarang, Wahyu Winarto, kepada Bola.net.

Saat ini, PSIS Semarang masih memiliki empat pemain asingnya, yaitu Jonathan Cantillana, Wallace Costa, Flavio Beck Junior, dan Bruno Silva.

Belum Ada yang Pamit

Bruno Silva, belum memastikan masa depan di PSIS Semarang. (Bola.com/Vincentius Atmaja)
Bruno Silva, belum memastikan masa depan di PSIS Semarang. (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Mengingat keempat pemain asing tersebut masih berstatus pemain PSIS Semarang karena ikatan kontrak, artinya klub yang berminat harus melewati tahapan yang disyaratkan oleh manajemen PSIS.

"Jadi selama ada komunikasi dan syarat-syarat dipenuhi, saya kira enggak ada masalah," lanjut pria yang karib disapa Liluk itu.

Namun, hingga saat ini belum ada pemain yang berkomunikasi dengan manajemen untuk melanjutkan karier di luar negeri. Kemungkinan para pemain asing itu memilih untuk tetap bertahan bersama PSIS.

Sumber: Bola.net (Mustopa Elabdy/Yaumil Azis, published 22/12/2020)

Video