4 Pemain Bhayangkara FC yang Wajib Diwaspadai PSM: Ezechiel N'Douassel Paling Berbahaya

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Bhayangkara FC butuh kemenangan atau minimal hasil imbang saat bersua PSM Makassar pada laga pekan ke-11 BRI Liga 1 di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (6/11/2021) malam WIB.

Kalau hal itu terwujud, tim berjulukan The Guardian tersebut bakal menggusur Persib Bandung yang bertengger di puncak klasemen. Saat ini, koleksi poin Bhayangkara sama dengan pesaingnya itu yakni 25 angka.

Seperti pada laga sebelumnya, Bhayangkara FC tetap bertumpuh pada Ezechiel N'Douassel yang dikenal lihai dalam urusan merusak konsetrasi bek lawan plus mencetak gol.

Sejauh ini, striker berpaspor Chad itu sudah membuktikan ketajamannya dengan koleksi tujuh gol dalam sembilan laga bersama Bhayangkara FC.

Mantan Direktur Teknik PSM di era Liga Primer Indonesia, Mirdan Midding, menilai Ezechiel adalah pemain yang paling berpotensi meredam determinasi skuad Juku Eja lewat golnya. "Ezechiel bisa mencetak gol lewat kepala dan kaki sama baiknya," ungkap Mirdan.

Ketajaman Ezechiel bersama The Guardian semakin tereksploitasi karena didukung sederat pemain papan atas. Sebut saja Renan Silva, Adam Alis, Evan Dimas, dan Andik Vermansah.

"Sebagai pelatih, Paul Munster beruntung memiliki kedalaman tim yang baik sehingga bisa melakukan rotasi sesuai lawan yang bakal dihadapi," kata Mirdan.

Selain itu, Bhayangkara juga memiliki stoper berkelas pada diri Anderson Salles dan Hansamu Yama. Tak hanya piawai dalam menjaga area pertahanan, keduanya juga bisa mencetak gol lewat situasi bola mati.

Anderson misalnya, bek berpaspor Brasil itu sudah mengoleksi dua gol dalam sembilan penampilan bersama Bhayangkara musim ini. Adapun Hansamu mencetak satu gol dalam enam partai.

Deretan pemain papan atas yang dimiliki membuat Bhayangkara FC lebih diunggulkan pada laga nanti. Berdasarkan pengamatan Bola.com, ada empat pemain yang bisa meredam determinasi PSM Makassar untuk memenangkan pertandingan. Siapa saja mereka? Berikut ini ulasannya.

Awan Setho

Kiper Bhayangkara FC, Awan Setho saat melawan Persik Kediri dalam laga pekan ke-5 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Madya, Jakarta, Rabu, (29/9/2021). Bhayangkara FC menang 2-0. (Bola.com/ M Iqbal Ichsan)
Kiper Bhayangkara FC, Awan Setho saat melawan Persik Kediri dalam laga pekan ke-5 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Madya, Jakarta, Rabu, (29/9/2021). Bhayangkara FC menang 2-0. (Bola.com/ M Iqbal Ichsan)

Sosok Awan Setho di bawah mistar gawang Bhayangkara FC tak tergantikan. Dalam 10 penampilannya bersama The Guardian, Awan tercatat empat kali menorehkan clean sheet dan hanya kebobolan delapan gol.

Teranya, Awan Setho melakukannya ketika Bhayangkara mengalahkan Persikabo 1973 dengan skor 1-0 pada laga pekan ke-10.

Awan bergabung di Bhayangkara jelang Liga 1 2017. Ia sempat dipinjamkan ke PSIS Semarang. Tetapi, peminjamannya tak berlangsung lama, karena kiper nomor satu Bhayangkara saat itu, Wahyu Tri Nugroho, mengalami cedera.

Ia pun jadi bagian dari sukses Bhayangkara meraih trofi juara Liga 1 2017. Sampai saat ini, Awan Setho tercatat sudah 75 kali tampil bersama Bhayangkara di kompetisi kasta tertinggi tanah air.

Anderson Salles

Bek Bhayangkara FC, Anderson Salles, mengontrol bola saat melawan Perseru Badak Lampung FC pada laga Liga 1 2019 di Stadion Patriot, Bekasi, Jumat (16/8). Bhayangkara FC takluk 0-1 dari Badak Lampung FC. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Bek Bhayangkara FC, Anderson Salles, mengontrol bola saat melawan Perseru Badak Lampung FC pada laga Liga 1 2019 di Stadion Patriot, Bekasi, Jumat (16/8). Bhayangkara FC takluk 0-1 dari Badak Lampung FC. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bhayangkara beruntung memiliki Anderson yang pernah berkostum klub elite di Brasil seperti Santos dan Vasco da Gama. Anderson pertama kali bermain di Indonesia bersama Bhayangkara di Liga 1 2019.

Pada musim itu, Anderson tercatat 33 kali tampil dengan mencetak gol. Koleksi gol yang terbilang lumayan buat seorang stoper seperti dirinya.

Kelebihan yang menonjol pada diri Anderson adalah kepiawaiannya dalam mengeksekusi bola mati. Ia juga lihai dalam membaca arah bola dan tenang saat meredam tekanan lini depan tim lawan.

Kelebihan Anderson ini bakal menyulitkan lini serang PSM untuk mengacak-acak pertahanan Bhayangkara.

Evan Dimas

Evan Dimas. Pemain Bhayangkara FC berusia 26 tahun ini memiliki nilai pasar Rp.5,65 miliar. Hanya 1 kali absen dalam 6 laga di BRI Liga 1, ia belum berhasil menyumbang 1 gol pun. Bhayangkara FC dibawanya menjadi pemuncak klasemen sementara. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)
Evan Dimas. Pemain Bhayangkara FC berusia 26 tahun ini memiliki nilai pasar Rp.5,65 miliar. Hanya 1 kali absen dalam 6 laga di BRI Liga 1, ia belum berhasil menyumbang 1 gol pun. Bhayangkara FC dibawanya menjadi pemuncak klasemen sementara. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Nama Evan Dimas mencuat bersama Timnas Indonesia U-19 saat meraih trofi juara Piala AFF U-19 pada 2013. Kelebihan Evan dalam mengatur ritme pertandingan serta kejelian melihat celah kosong untuk mencetak gol membuatnya jadi langganan tim nasional Indonesia dari level junior sampai senior.

Evan juga selalu menjadi incaran manajemen tim pada bursa transfer pemain.Bersama Bhayangkara, Evan merasakan sukses meraih trofi juara Liga 1 yakni pada 2017.

Setelah itu, ia sempat berkostum Selangor FA, Barito Putera dan Persija sebelum kembali ke pangkuan Bhayangkara pada 2021. Musim ini, Evan sudah tampil delapan kali bersama Bhayangkara tanpa koleksi gol.

Kalau tampil dengan kemampuan terbaiknya, Evan Dimas bisa menjadi pemain yang mampu menjebol gawang PSM pada laga nanti.

Ezechiel N'Douassel

Pemain Bhayangkara FC, Ezechiel Ndouassel (kanan) berusaha melewati pemain Persib Bandung dalam laga pekan ke-7 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Sabtu (16/10/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Pemain Bhayangkara FC, Ezechiel Ndouassel (kanan) berusaha melewati pemain Persib Bandung dalam laga pekan ke-7 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Sabtu (16/10/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Ezechiel N'Douassel bakal terlibat duel sengit dengan stoper PSM, Serif Hasic pada laga nanti. Menilik karakter keduanya yang agresif, bukan tak mungkin ada kartu kuning yang dikeluarkan wasit buat mereka.

Sejauh ini, penampilan striker asal Chad itu terbilang baik. Dari sembilan kali tampil pada musim ini, ia sudah mengoleksi tujuh gol buat Bhayangkara.

Selain menjadi tombak utama Bhayangkara dalam mencetak gol, eks striker Persib itu juga kerap jadi tembok atau pemantul bola buat barisan lini kedua yang merangsek ke area pertahanan tim lawan.

Yuk Tengok Posisi Bhayangkara FC di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel