4 Pemain Bintang yang Masih Betah Main di Liga China, Faktor Gajinya Menggiurkan

Bola.com, Jakarta - Ada suatu masa ketika liga-liga top Eropa semakin khawatir tentang kekuatan finansial Liga Super China. Mereka mampu mendatangkan bintang-bintang dengan iming-iming bayaran menggiurkan.

Pemain seperti Carlos Tevez, Jackson Martinez, dan Hulk pernah merasakan bermain di Asia Timur. Klub asal China tidak takut mengeluarkan uang yang melimpah untuk menggaji para bintang itu.

Bahkan klub juga bisa membayarkan dana yang besar bagi klub raksasa Eropa demi mendapatkan sang pemain. Akan tetapi, kini pemerintah menerapkan pajak 100 persen untuk biaya transfer dan penghamburan uang.

Ini membuat banyak pemain bintang sepak bola yang hengkang dari Liga Super China. Tetapi tentu saja nama sejumlah pemain bintang ini akhirnya pernah tercatat dalam sejarah sepak bola China.

Berikut empat pemain yang dengan bayaran besar, tapi tidak dibeberkan dengan detail nilainya, yang masih bermain di Liga Super China.

 

1. Jores Okore

Pemandu bakat Aston Villa dipuji ketika membawa Jores Okore dari Nordsjaelland hanya dengan 4 juta poundsterling pada 2013. Sayangnya bek tengah ini hanya berlaga 38 laga di Liga Inggris karena masalah cedera.

Dia akhirnya memutuskan kembali ke Denmark hingga 2021. Saat itulah klub Liga China Changchun Yatai menjemput dan mengikatnya dengan kontrak selama tiga tahun.

 

2. Marouane Fellaini

Gelandang Manchester United asal Belgia, Marouane Fellaini. (AFP/Ian Kington)
Gelandang Manchester United asal Belgia, Marouane Fellaini. (AFP/Ian Kington)

Suporter Manchester United terbelah antara mencintainya atau membenci Marouanne Fellaini. Di era Jose Mourinho, gelandang Belgia itu jadi pemain penting tetapi tidak ketika era Ole Gunnar Solskjaer.

Klub Liga China Shandong Taishan memboyong gelandang yang sudah tidak dibutuhkan Manchester United itu. Dia tetap bersama klub China itu sampai hari ini, dengan mencetak 32 gol dalam 80 pertandingan.

 

3. Oscar

Gelandang Shanghai SIPG, Oscar saat menendang bola ke arah pemain Guangzhou R&F pada pertandingan Liga Super China di Guangzhou, Guangdong, China, (18/6). Akibat pertandingan ini, satu pemain dari kedua tim terkena kartu merah. (AFP Photo/Str/China Out)
Gelandang Shanghai SIPG, Oscar saat menendang bola ke arah pemain Guangzhou R&F pada pertandingan Liga Super China di Guangzhou, Guangdong, China, (18/6). Akibat pertandingan ini, satu pemain dari kedua tim terkena kartu merah. (AFP Photo/Str/China Out)

Oscar adalah pemain termahal di Liga Super China karena melibatkan biaya transfer 60 juta pounds pada 2017. Masih muda dan bermain untuk Chelsea, tetapi gelandang Brasil ini lebih memilih ke Shanghai Port.

Ada rumor pemain Brasil itu bisa kembali ke Eropa musim panas ini. Namun, jumlah nol pada cek gajinya saat ini sudah cukup untuk membuatnya bahagia di Shanghai.

 

4. Fran Merida

Fran Merida. Gelandang Spanyol berusia 32 tahun yang merupakan alumnus Akademi Barcelona dan Arsenal ini baru saja bergabung dengan klub asal Cina TJ Jinmen Tiger dengan status bebas transfer usai kontraknya habis bersama Espanyol yang telah dibelanya sejak awal musim 2020/2021. Ia diikat oleh TJ Jinmen Tiger dengan durasi kontrak hingga Desember 2023. Bersama Espanyol ia total tampil dalam 52 laga di semua ajang dengan torehan 1 gol dan 1 assist. (AFP/Oscar Del Pozo)
Fran Merida. Gelandang Spanyol berusia 32 tahun yang merupakan alumnus Akademi Barcelona dan Arsenal ini baru saja bergabung dengan klub asal Cina TJ Jinmen Tiger dengan status bebas transfer usai kontraknya habis bersama Espanyol yang telah dibelanya sejak awal musim 2020/2021. Ia diikat oleh TJ Jinmen Tiger dengan durasi kontrak hingga Desember 2023. Bersama Espanyol ia total tampil dalam 52 laga di semua ajang dengan torehan 1 gol dan 1 assist. (AFP/Oscar Del Pozo)

Fran Merida merupakan calon bintang yang ditempa melalui akademi Barcelona dan Arsenal. Namun, setelah hanya delapan penampilan untuk The Gunners, gelandang itu hengkang ke Atletico Madrid ketika kontraknya berakhir pada 2010.

Setelah serangkaian pengalamannya di Liga Spanyol, Merida menyetujui kesepakatan untuk bergabung dengan Tianjin Jinmen Tiger dengan status bebas transfer. Dan pemain berusia 32 tahun itu telah membuat dampak instan, mencetak gol dalam tiga pertandingan pertamanya di China.

Sumber: Daily Star