4 Pemain Kawakan yang Masih Jadi Tulang Punggung Timnas Portugal di Piala Dunia 2022: Tua-tua Keladi Nih

Bola.com, Jakarta - Timnas Portugal tergabung di grup yang relatif tidak terlalu berat pada Piala Dunia 2022, tepatnya di Grup H. Peluang Portugal lolos ke babak selanjutnya terbuka cukup lebar.

Timnas Portugal bakal bergantung pada beberapa pemain senior untuk bisa bersaing di Piala Dunia 2022.

Namun demikian, dengan materi dan pengalaman yang dimiliki, di atas kertas Portugal diunggulkan untuk lolos. Skuad Selecao saat ini juga cukup mewah. Selain Cristiano Ronaldo, mereka masih memiliki Ruben Dias, Joao Cancelo, Bruno Fernandes, hingga Rafael Leao.

Dalam turnamen sekelas Piala Dunia, dibutuhkan sosok senior untuk membimbing para pemain yang masih hijau. Jika ada tekanan yang begitu besar atau dalam laga sedang tertinggal, peran para pemain senior begitu diperlukan.

Tercatat, Pepe adalah pemain yang paling senior di skuad Portugal saat ini. Berikut empat pemain senior yang bakal menjadi andalan skuad timnas Portugal di Piala Dunia 2022.

 

1. Rui Patricio (34 tahun)

Pemain Portugal Pepe dan penjaga gawang Rui Patricio merayakan kemenangan atas Swedia pada pertandingan UEFA Nations League di Stadion Jose Alvalade, Lisbon, Portugal, Rabu (14/10/2020). Portugal menang 3-0. (AP Photo/Armando Franca)
Pemain Portugal Pepe dan penjaga gawang Rui Patricio merayakan kemenangan atas Swedia pada pertandingan UEFA Nations League di Stadion Jose Alvalade, Lisbon, Portugal, Rabu (14/10/2020). Portugal menang 3-0. (AP Photo/Armando Franca)

Tak dipungkiri, Rui Pedro dos Santos Patricio atau akrab disapa Rui Patricio, masih akan menjadi andalan Timnas Portugal di bawah mistar pada Piala Dunia 2022.

Kiper yang sudah mengoleksi 104 caps bersama Selecao itu mengawali karier internasionalnya sejak kelompok usia. Dia melakukan debutnya pada 17 November 2010, bermain starter dan mencatat clean sheet sekaligus meraih kemenangan 4-0 melawan Spanyol.

Tercatat ia pernah memperkuat skuad Portugal U-17, Portugal U-18, Portugal U-19, Portugal U-20, Portugal U-21 dan Portugal U-23. Bersama timnas senior, Rui Patricio baru dipercaya menjadi kiper utama pada gelaran Piala Dunia 2014.

Kiprah mencolok Patricio bersama timnas Portugal tentu terjadi pada 2016. Ia turut membantu Selecao juara Euro 2016.

 

2. Pepe (39 tahun)

Bek Swiss, Fabian Schaer berusaha menyundul bola dari kawalan bek Portugal, Pepe pada pertandingan kedua Grup A2 UEFA Nations League di Stadion Jose Alvalade di Lisbon, Senin (6/6/2022). Portugal menang telak atas Swiss 4-0. (AP Photo/Armando Franca)
Bek Swiss, Fabian Schaer berusaha menyundul bola dari kawalan bek Portugal, Pepe pada pertandingan kedua Grup A2 UEFA Nations League di Stadion Jose Alvalade di Lisbon, Senin (6/6/2022). Portugal menang telak atas Swiss 4-0. (AP Photo/Armando Franca)

Pepa dikenal sebagai pemain bertahan yang tanpa kompromi. Kepler Laveran Lima Ferreira atau yang lebih dikenal dengan nama Pepe, dapat dikatakan memiliki keahlian yang lengkap. Kecepatan dan ketangguhannya membuat striker lawan begitu kesulitan melewati dirinya.

Meski dilahirkan di Brasil, Pepe tidak pernah mewakili negara asalnya di timnas. Ia berganti kewarganegaraan menjadi Portugal pada Agustus 2007. Pada 30 Agustus, ia dipanggil ke timnas senior Portugal untuk pertama kali, untuk pertandingan kualifikasi Euro 2008 melawan Polandia.

Meski sudah memasuki usia uzur, pemain yang sudah mengoleksi 127 caps bersama Selecao itu akan tetap menjadi andalan Fernando Santos untuk menggalang lini pertahanan Portugal di Piala Dunia 2022.

 

3. Joao Moutinho (35 tahun)

Joao Moutinho - Pemain yang menjalani debut internasionalnya di tahun 2005 ini, kini total caps internasional bersama Portugal berjumlah 130 caps. Pemain lini tengah ini juga merupakan aktor penting Portugal menjuarai Euro 2016. (Foto: AFP/Miguel Riopa)
Joao Moutinho - Pemain yang menjalani debut internasionalnya di tahun 2005 ini, kini total caps internasional bersama Portugal berjumlah 130 caps. Pemain lini tengah ini juga merupakan aktor penting Portugal menjuarai Euro 2016. (Foto: AFP/Miguel Riopa)

Joao Moutinho diprediksi menjadi andalan Fernando Santos untuk mengisi lini tengah Portugal di Piala Dunia 2022. Moutinho juga dikenal memiliki kualitas umpan di atas rata-rata dan visi permainan bagus.

Pemain yang memiliki 145 caps dan mencetak 7 gol bersama Selecao itu, akan saling menopang lini tengah Portugal bersama Ruben Neves.

Moutinho tercatat sudah membela timnas U-17, U-18, U-19, dan U-21 Portugal dan melakukan debut pada level senior pada 17 Agustus 2005 dalam kemenangan kandang 2-0 melawan Mesir di Ponta Delgada.

Sejak 2005 hingga kini, Moutinho sudah aktif dan rutin membela Selecao. Moutinho adalah bagian penting saat Portugal juara Euro 2016 dan UEFA Nations League 2019 .

 

4. Cristiano Ronaldo (37 tahun)

Spanyol Melaju ke-16 Besar Piala DuniaPemain timnas Portugal, Cristiano Ronaldo berebut bola dnegan pemain timnas Iran, Omid Ebrahimi pada matchday ketiga Grup B Piala Dunia 2018 di Mordovia Arena, Saransk, Selasa (26/6). Iran berhasil menahan imbang Port
Spanyol Melaju ke-16 Besar Piala DuniaPemain timnas Portugal, Cristiano Ronaldo berebut bola dnegan pemain timnas Iran, Omid Ebrahimi pada matchday ketiga Grup B Piala Dunia 2018 di Mordovia Arena, Saransk, Selasa (26/6). Iran berhasil menahan imbang Port

Qatar mungkin akan menjadi Piala Dunia terakhir bagi Cristiano Ronaldo. Meski masih menjaga kebugaran dan level permainan di atas rata-rata, karier internasional Ronaldo sudah menyentuh babak akhir.

Karier Ronaldo bersama Portugal dimulai sejak 2003. Debutnya berlangsung saat dipercaya tampil melawan Kazakhstan dalam laga persahabatan di bulan Agustus.

Cristiano Ronaldo yang sudah meraih hampir segalanya di dunia sepak bola, nampaknya masih penasaran dengan ajang Piala Dunia. Selama kariernya bersama Portugal, Ronaldo tampil dalam tiga final turnamen mayor. Dari tiga final itu, dua kali dia mengangkat trofi juara: Euro 2016 dan UEFA Nations League 2018-2019.

Sumber: Diolah dari berbagai sumber

Disadur darI: Bola.net (Penulis Yoga Radyan/Editor Asad Arifin, published 2/8/2022)

 

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel