4 Pemain Kreatif yang Bisa Jadi Poros Permainan Timnas Indonesia Lawan Bangladesh

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia akan menjamu Bangladesh pada laga FIFA Matchday yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (1/6/2022). Laga ini menjadi kesempatan buat Timnas Garuda untuk membangun persiapan menuju putaran ketiga Kualifikasi Piala Asia 2023.

Pelatih Shin Tae-yong memanggil 29 pemain untuk membela Timnas Indonesia pada laga melawan Bangladesh. Para pemain sudah berkumpul di Jakarta sejak Kamis (26/5/2022).

Para pemain yang dipanggil merupakan perpaduan dari skuad SEA Games 2021 dan sejumlah pemain yang sudah familiar. Yang mengejutkan adalah kedatangan wajah-wajah baru yang dapat kesempatan dari Shin Tae-yong.

Rencananya, skuad Timnas Indonesia akan langsung bertolak ke Bandung pada Jumat (27/5/2022). Mereka punya persiapan kurang dari sepekan untuk laga yang masuk hitiungan poin FIFA itu.

Lantas, siapa saja pemain yang bisa diandalkan sebagai penggerak motor serangan Timnas Indonesia? Berikut ini empat pemain yang siap diandalkan untuk menjadi poros permainan skuad Garuda saat melawan Bangladesh.

Ricky Kambuaya

<p>Pemain Timnas Indonesia U-23,&nbsp;Ricky Kambuaya saat pertandingan melawan Timor Leste dalam laga kedua fase Grup A SEA Games 2021 di Stadion Viet Tri, Phu Tho, Vietnam, Selasa (10/5/2022). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)</p>

Pemain Timnas Indonesia U-23, Ricky Kambuaya saat pertandingan melawan Timor Leste dalam laga kedua fase Grup A SEA Games 2021 di Stadion Viet Tri, Phu Tho, Vietnam, Selasa (10/5/2022). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Ricky Kambuaya merupakan pemain penting di Timnas Indonesia sejak diasuh pelatih Shin Tae-yong. Pemain Persib Bandung itu menjadi motor serangan di lini tengah.

Ricky Kambuaya sering membantu serangan dengan kemampuan yang dimilikinya. Pemain berusia 26 tahun itu mampu mengalirkan bola dengan baik di lapangan tengah.

Selain itu, Ricky juga punya kualitas individu dalam mendribel dan melepas tembakan. Itulah yang menjadi alasan Shin Tae-yong sering mengandalkannya dalam laga Tim Garuda.

Marc Klok

<p>Pemain Timnas Indonesia U-23, Marc Klok saat pertandingan melawan Timor Leste dalam laga kedua fase Grup A SEA Games 2021 di Stadion Viet Tri, Phu Tho, Vietnam, Selasa (10/5/2022). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)</p>

Pemain Timnas Indonesia U-23, Marc Klok saat pertandingan melawan Timor Leste dalam laga kedua fase Grup A SEA Games 2021 di Stadion Viet Tri, Phu Tho, Vietnam, Selasa (10/5/2022). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Marc Klok masih mendapatkan kesempatan membela Timnas Indonesia di bawah asuhan pelatih Shin Tae-yong. Padahal, perannya tak terlalu menonjol saat tampil di SEA Games 2021 bersama Timnas U-23.

Marc Klok sejatinya adalah gelandang kreatif yang mampu diandalkan dalam membantu serangan. Marc Klok juga jeli membaca arah serangan untuk mendukung pergerakan dari lini tengah.

Selain itu, pemain naturalisasi itu juga andal dalam mengeksekusi bola mati. Kelebihan itulah yang membuat Klok sering dipercaya sebagai eksekutor tendangan bebas maupun penjuru.

Evan Dimas

Evan Dimas. Pemain Bhayangkara FC berusia 26 tahun ini juga selalu menjadi starter dalam dua laga sebelumnya. Kinerjanya di lini tengah dalam dua laga tersebut layak disanjung. Dua gol dan satu assist disumbangkannya serta torehan umpan suksesnya yang mencapai 86,5 persen. (affsuzukicup)
Evan Dimas. Pemain Bhayangkara FC berusia 26 tahun ini juga selalu menjadi starter dalam dua laga sebelumnya. Kinerjanya di lini tengah dalam dua laga tersebut layak disanjung. Dua gol dan satu assist disumbangkannya serta torehan umpan suksesnya yang mencapai 86,5 persen. (affsuzukicup)

Evan Dimas merupakan pemain kesayangan Shin Tae-yong di lini tengah Timnas Indonesia. Shin Tae-yong bahkan menjadikannya sebagai kapten Timnas Indonesia.

Evan Dimas memiliki peran penting di lini tengah Timnas Indonesia. Pemain Arema FC itu mampu menghubungkan lini tengah dan depan saat membangun serangan.

Kontribusi besar itulah yang membuat Shin Tae-yong sering menjadikan Evan Dimas sebagai starter di Timnas Indonesia. Evan tercatat sudah tampil sebanyak 950 menit di Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong.

Stefano Lilipaly

Stefano Lilipaly sempat menjadi obrolan kala dirinya promosi ke tim utama FC Utrecht. Ia resmi menjadi WNI pada 2011 usai publik mendesak PSSI untuk menaturalisasi pria berdarah Indonesia-Belanda itu. Lilipaly berjasa membawa Timnas Indonesia hingga partai final AFF 2016. (Bola.com/Yoppy Renato)
Stefano Lilipaly sempat menjadi obrolan kala dirinya promosi ke tim utama FC Utrecht. Ia resmi menjadi WNI pada 2011 usai publik mendesak PSSI untuk menaturalisasi pria berdarah Indonesia-Belanda itu. Lilipaly berjasa membawa Timnas Indonesia hingga partai final AFF 2016. (Bola.com/Yoppy Renato)

Penampilan Stefano Lilipaly sebagai gelandang tak perlu diragukan lagi di Timnas Indonesia. Pemain naturalisasi itu tercatat sudah mengoleksi 24 penampilan sejak debut pada 2013.

Stefano Lilipaly merupakan gelandang yang andal dalam menjadi motor serangan. Pemain berusia 32 tahun itu juga bisa diandalkan mencetak gol.

Ini menjadi kesempatan perdana bagi Stefano Lilipaly bermain di bawah asuhan pelatih Shin Tae-yong. Menarik untuk menyaksikan penampilannya di bawah strategi racikan pelatih asal Korea Selatan itu.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel