4 Pemain PSM yang Berpotensi Hentikan Tren Positif Bhayangkara FC: Hilman Syah Jadi Momok

·Bacaan 4 menit

Bola.com, Jakarta - PSM Makassar baru saja memutus catatan minor tak pernah menang dalam dua laga terakhir, dengan menekuk Persita Tangerang tiga gol tanpa balas pada laga pekan ke-10 BRI Liga 1 di Stadion Manahan Solo, Senin (1/11/2021) malam WIB.

Hasil positif itu menjadi modal Tim Juku Eja saat bersua tim mewah, Bhayangkara FC di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (6/11/2021) malam WIB.

Ketika mengalahkan Persita, pelatih PSM, Milomir Seslija, memainkan taktik baru dengan menerapkan tiga bek sejajar di lini belakang dan menumpuk tiga gelandang pekerja di lini tengah. Strategi itu dipakai untuk menyiasati absennya dua bek sayap Zulkifli Syukur dan Abdul Rahman.

Pada laga kontra Bhayangkara nanti, Milo, sapaan akrab sang pelatih, kemungkinan besar kembali ke format lama yakni 4-3-3. Pasalnya, pada laga nanti, stoper PSM Makassar, Erwin Gutawa harus diparkir karena terjerat akumulasi kartu kuning.

Sebaliknya, Zulkifli dan Rahman sudah bisa diturunkan. Kalau keduanya tampil, maka kerja dua penyerang sayap, Yakob Sayuri dan Ilham Udin Armaiyn bakal lebih ringan sehingga lebih fokus menopang lini serang.

Begitu pun dengan di lini tengah, Fajar Handika bakal menepi di bangku cadangan untuk memberikan kesempatan kepada Sutanto Tan dan M. Arfan mendampingi Wiljan Pluim sebagai motor serangan PSM.

Sementara itu di lini depan, Milo mengisyaratkan tetap memainkan Anco Jansen sejak menit awal. Meski pun striker asal Belanda itu tak lagi mencetak gol dalam lima laga terakhirnya bersama PSM.

"Anco sudah menunjukkan kerja kerasnya di setiap laga. Ia hanya butuh keberuntungan untuk kembali mencetak gol," tegas Milo.

Bila Milo kembali memainkan pola 4-3-3 saat PSM Makassar menghadapi Bhayangkara FC, Bola.com memilih empat pemain yang berpotensi menghentikan tren positif sang lawan yang selalu menang pada tiga laga terakhirnya. Siapa saja mereka? Berikut ini ulasannya:

Hilman Syah

Kiper PSM Makassar, Hilman Syah (kanan) mencoba menghalau bola dari ancaman pemain Persikabo 1973, Veniamin Shumeyko dalam laga pekan ke-9 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (26/10/2021). (Bola.com/Nandang Permana)
Kiper PSM Makassar, Hilman Syah (kanan) mencoba menghalau bola dari ancaman pemain Persikabo 1973, Veniamin Shumeyko dalam laga pekan ke-9 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (26/10/2021). (Bola.com/Nandang Permana)

Andai laga PSM Makassar versus Persita pada pekan ke-10 berakhir imbang, Hilman Syah pantas jadi pemain terbaik Tim Juku Eja pada laga tersebut. Tiga penyelamatan gemilang yang dilakukan kiper asal Jeneponto itu membuat Pendekar Cisadane kehilangan momentum.

PSM akhirnya berhasil memanfaatkan situasi itu untuk mengunci kemenangan dan mencatatkan clean sheet. Menghadapi Bhayangkara, Hilman Syah diprediksi bakal jadi pemain PSM yang paling sibuk untuk meredam peluang tim lawan.

Kalau tampil dengan kemampuan terbaiknya, Hilman Syah bakal jado momok buat Bhayangkara FC dan berpeluang menambah catatan clean sheet PSM pada musim ini. Selain laga kontra Persita, gawang Tim Juku Eja yang dijaga Hilman Syah juga tak kebobolan ketika menghadapi Persikabo 1973.

Sebelumnya, ia sempat absen dalam lima laga beruntun di Seri 1 BRI Liga 1 karena cedera engkel. Perannya sebagai kiper utama dimainkan oleh Syaiful Syamsuddin.

Serif Hasic

Serif Hasic, bek anyar PSM, dalam sesi latihan. (Bola.com/Abdi Satria)
Serif Hasic, bek anyar PSM, dalam sesi latihan. (Bola.com/Abdi Satria)

Serif Hasic bakal terlibat duel sengit dengan striker Bhayangkara FC, Ezechiel N’Douassel, yang sudah mengoleksi tujuh gol buat timnya musim ini. Dengan tinggi badan 190 cm, Hasic pantas jadi lawan sepadan buat Ezechiel yang dikenal kuat duel bola atas.

Bek asal Bosnia itu juga dikenal dengan permainan lugas tanpa kompromi untuk mematikan striker lawan. Selain lihai dalam bertahan, Hasic juga memiliki akurasi umpan yang baik saat timnya melakukan build up dari lini belakang.

Sejauh ini, bek berpaspor Bosnia tersebut sudah tampil sebanyak tujuh laga bersama PSM Makassar dan mengoleksi satu gol. Pada Liga 1 2020, Hasic juga menjadi pemain penting Juku Eja bersama Hussein El Dor (Lebanon).

M. Arfan

Gelandang PSM Makassar, M Arfan (kanan) berusaha menghadang bek Borneo FC, Diego Michiels dalam laga matchday ke-3 Grup B Piala Menpora 2021 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Rabu (31/3/2021). PSM bermain imbang 2-2 dengan Borneo FC. (Bola.com/M Iqbal Ichsan
Gelandang PSM Makassar, M Arfan (kanan) berusaha menghadang bek Borneo FC, Diego Michiels dalam laga matchday ke-3 Grup B Piala Menpora 2021 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Rabu (31/3/2021). PSM bermain imbang 2-2 dengan Borneo FC. (Bola.com/M Iqbal Ichsan

M. Arfan baru saja mencuri perhatian di pentas BRI Liga 1 berkat dua golnya ke gawang Persita Tangerang. Meski berposisi asli sebagai gelandang jangkar, Arfan kerap terlihat berkeliaran di area 16 pertahanan lawan.

Determinasi ditunjang fisik yang prima membuat pria asli Makassar itu juga berperan mematikan playmaker tim lawan. Arfan tergabung dalam skuad Juku Eja di Liga 1 2017, setelah tampil apik bersama PSM Junior di Torabika Soccer Championship U-21 pada 2016.

Bersama Juku Eja, ia tercatat tampil sebanyak 71 kali di kasta tertinggi. Pencapaian terbaik Arfan adalah membawa PSM meraih trofi juara Piala Presiden 2018/2019.

Ilham Udin Armayin

Lima gol tercipta dalam laga pekan ke-4 BRI Liga 1 2021/2022 antara PSM Makassar kontra Persik Kediri di Stadion Wibawa Mukti, Kamis (23/9/2021). PSM menjadi pemenang dengan skor 3-2 usai Ilham Udin Armaiyn mencetak gol penentu ke gawang Persik di masa injury time. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Lima gol tercipta dalam laga pekan ke-4 BRI Liga 1 2021/2022 antara PSM Makassar kontra Persik Kediri di Stadion Wibawa Mukti, Kamis (23/9/2021). PSM menjadi pemenang dengan skor 3-2 usai Ilham Udin Armaiyn mencetak gol penentu ke gawang Persik di masa injury time. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Koleksi gol Ilham Udin Armaiyn terhenti di angka tiga setelah mencetak gol penentu kemenangan PSM atas Persik di pekan keempat BRI Liga 1.

Meski tak lagi menjebol gawang lawan, sosok penyerang sayap yang mencuat bersama Timnas Indonesia U-19 itu tetap dibutuhkan PSM untuk memecah konsentrasi lawan.

Tak hanya berkeliaran di area pertahanan lawan, Ilham pun aktif membantu lini belakang kala PSM mendapat tekanan. Laga PSM vs Bhayangkara jadi spesial buat Ilham karena pernah menjadi bagian dari The Guardian saat meraih trofi juara Liga 1 2017.

Selain Bhayangkara, Ilham juga pernah berkostum Selangor FA dan Barito Putera. Bagi Ilham, PSM ibarat rumah kedua sekaligus jadi titik balik kebangkitan kariernya.

Yuk Tengok Posisi PSM Makassar di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel