4 Pemain yang Dijuluki The Next Cristiano Ronaldo: Tidak Bisa Menyamai Level CR7!

Bola.com, Jakarta - Cristiano Ronaldo bisa dikatakan sebagai legenda terbesar sepak bola Portugal. Kontribusi CR7 untuk Timnas Portugal benar-benar nyata.

Setelah direkrut Manchester United lalu mencetak sejarah di Real Madrid, Ronaldo berhasil menjadi ikon terbesar sepak bola Portugal. Setelah itu, banyak pemain timnas Portugal berbakat yang diberikan julukan “The Next Cristiano Ronaldo”.

Julukan itu dirasa wajar muncul ke permukaan. Publik sepak bola Portugal tentu ingin melihat Cristiano Ronaldo lain yang muncul di sepak bola mereka.

Beberapa pemain “The Next Cristiano Ronaldo” bahkan harus terbenam di balik nama besar CR7. Siapa sajakah para pemain tersebut? berikut nasib empat pemain dengan julukan “The Next Cristiano Ronaldo".

Luis Nani

Dua pemain tim nasional Portugal Luis Nani (kiri) dan Cristiano Ronaldo (kanan). (AFP/Martin Bureau)
Dua pemain tim nasional Portugal Luis Nani (kiri) dan Cristiano Ronaldo (kanan). (AFP/Martin Bureau)

Luis Nani adalah pemain Portugal pertama yang mendapatkan julukan “The Next Cristiano Ronaldo”. Nani memang hanya lebih muda dua tahun dari Ronaldo, dan keduanya pernah bermain bersama di Manchester United.

Kemampuan individu Nani dalam mengolah bola memang sangat baik sejak usia muda. Kemampuan itu bahkan membawa Nani mengikuti jejak Ronaldo ke Manchester United pada musim 2006/2007.

Setelah kepergian Ronaldo dari Manchester United pada musim 2009/2010, Nani tampil cukup impresif dengan selalu mencatatkan kontribusi di lebih dari 20 gol Manchester United.

Namun penampilan itu hanya bertahan selama tiga musim setelah kepergian Ronaldo. Penampilan Nani juga semakin terpuruk setelah pensiunnya Sir Alex Ferguson pada musim 2013/14. Nani yang kehilangan sentuhan terbaiknya akhirnya hengkang dari Old Trafford menuju Fenerbahce pada musim 2015/16.

Luis Nani setelah itu menjadi pengembara. Ia pernah memperkuat beberapa tim top Eropa seperti Valencia, Lazio, hingga kembali ke Sporting Lisbon. Akhirnya Nani yang saat ini berusia 35 tahun terbenam di Liga Australia bersama Melbourne Victory.

Joao Felix

Pemain Portugal Joao Felix (tengah) saat sesi latihan dengan rekan satu timnya jelang menghadapi Turki pada pertandingan sepak bola kualifikasi Piala Dunia 2022 di kamp pelatihan Cidade do Futebol, Oeiras, Portugal, 21 Maret 2022. (PATRICIA DE MELO MOREIRA/AFP)
Pemain Portugal Joao Felix (tengah) saat sesi latihan dengan rekan satu timnya jelang menghadapi Turki pada pertandingan sepak bola kualifikasi Piala Dunia 2022 di kamp pelatihan Cidade do Futebol, Oeiras, Portugal, 21 Maret 2022. (PATRICIA DE MELO MOREIRA/AFP)

Joao Felix yang mendapatkan julukan tersebut berkat kemampuan individu tingkat tinggi. Apalagi Felix sudah mencuat penampilannya sejak di tim muda Benfica.

Bakat dan kemampuan Felix membuatnya berhasil mencetak 20 gol dan 11 assist di musim perdananya bersama Benfica. Bakat Felix bahkan meyakinkan Atletico Madrid untuk mengeluarkan biaya lebih dari 127 juta euro untuk memboyongnya pada musim 2019/20.

Namun sayangnya, Joao Felix tak bisa mengemban julukan penerus Ronaldo lebih lama. Tiga musim di Atletico Madrid, Felix hanya sanggup mencetak 33 gol dan 18 assist dari 129 laga. Di timnas Portugal, Felix juga tampil tidak istimewa dengan hanya mencetak tiga gol sejauh ini.

Meskipun demikian, Felix masih memiliki kesempatan untuk terus mempebaiki penampilannya. Usianya yang masih 23 tahun dan kesempatan yang ia dapatkan membuat kemungkinan itu masih terbuka lebar.

Goncalo Guedes

Pemain Portugal, Cristiano Ronaldo, merayakan gol yang dicetak Goncalo Guedes ke gawang Belanda pada laga final UEFA Nations League di Stadion Dragao, Porto, Minggu (9/6). Portugal menang 1-0 atas Belanda. (AFP/Gabriel Bouys)
Pemain Portugal, Cristiano Ronaldo, merayakan gol yang dicetak Goncalo Guedes ke gawang Belanda pada laga final UEFA Nations League di Stadion Dragao, Porto, Minggu (9/6). Portugal menang 1-0 atas Belanda. (AFP/Gabriel Bouys)

Goncalo Guedes sempat mencuri perhatian dengan kemampuan individunya yang sering disandingkan dengan Cristiano Ronaldo. Guedes yang saat itu berusia 19 tahun tampil cukup baik dengan 11 gol dan 16 assist selama membela Benfica.

Bakat Guedes akhirnya dihargai 30 juta euro oleh Paris Saint Germain di musim 2016/17. Namun keputusan pindah ke Prancis rupanya bukan keputusan bijak. Ia gagal bersinar di PSG.

Guedes sempat empat musim memperkuat Valencia. Ia akhirnya mencoba peruntungan musim ini di Premier League bersama Wolverhampton. Sayangnya, penyerang sayap berusia 25 tahun ini baru mencetak satu gol dari 14 laga bersama Wolverhampton di Premier League musim ini.

Fransisco Trincao

Francisco Trincao. Sayap kanan berusia 22 tahun ini didatangkan Wolverhampton dari Barcelona dengan status pinjaman pada awal musim 2021/2022. Sering menjadi cadangan jadi alasan peminjaman pemain yang dianggap titisan Lionel Messi. Musim ini ia telah tampil 15 kali di Liga Inggris. (AFP/Paul Ellis)
Francisco Trincao. Sayap kanan berusia 22 tahun ini didatangkan Wolverhampton dari Barcelona dengan status pinjaman pada awal musim 2021/2022. Sering menjadi cadangan jadi alasan peminjaman pemain yang dianggap titisan Lionel Messi. Musim ini ia telah tampil 15 kali di Liga Inggris. (AFP/Paul Ellis)

Satu lagi pemain Portugal yang mendapatkan julukan “The Next Cristiano Ronaldo” adalah Francisco Trincao. Penyerang berusia 22 tahun ini memiliki kemampuan individu yang berpotensi akan berkembang layaknya Cristiano Ronaldo.

Kemampuan Trincao bahkan membuat Barcelona memboyongnya pada musim 2020/21 dengan mahar 31 juta euro. Sebelumnya Trincao yang saat itu berusia 19 tahun tampil cukup mencolok bersama SC Braga dengan sembilan gol dan 12 assist.

Namun karier Trincao tak berjalan mulus bersama Blaugrana dengan hanya mencetak tiga gol di musim perdananya. Ia gagal bersaing dengan para pemain senior Barca saat itu.

(Bola.net/Ahmad Daerobby)