4 Pembalap Dalam Tekanan Berat untuk Tampil Baik pada MotoGP 2021: Sukses Dipuja, Gagal Dikecam

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - MotoGP 2021 tinggal menghitung pekan. Sirkuit Losail, Qatar, akhir Maret, bakal jadi tempat balapan seri pertama musim ini.

Buat beberapa pembalap, MotoGP 2021 punya makna sangat penting. Bisa jadi musim ini begitu menentukan dalam perjalanan karier ke depannya.

Untuk mereka ini, jika meraih kesuksesan, maka pujian bakal mengalir deras. Sebaliknya andai tampil tidak sesuai ekspektasi, dipastikan kecaman berdatangan.

Bola.com pun mencatat setidaknya ada empat top yang berada dalam tekanan berat untuk tampil baik pada MotoGP 2021. Siapa saja mereka?

Yuk scroll ke bawah untuk melihatnya. Ada nama-nama seperti Valentino Rossi sampai Joan Mir yang memulai musim sebagai juara bertahan lho.

1. Joan Mir

Pembalap Suzuki, Joan Mir, memastikan gelar juara dunia MotoGP 2020 di Sirkuit Ricardo Tomo, Valencia, Minggu (15/11/2020). (AFP/Lluis Gene)
Pembalap Suzuki, Joan Mir, memastikan gelar juara dunia MotoGP 2020 di Sirkuit Ricardo Tomo, Valencia, Minggu (15/11/2020). (AFP/Lluis Gene)

Dipastikan jadi pembalap yang mendapat porsi perhatian paling besar. Maklum bersama tim Suzuki, Joan Mir sukses menyabet titel juara dunia pembalap MotoGP 2020.

Jika gagal mengulang pencapaian musim lalu pada tahun 2021, siap-siap bakal banyak yang mencibir Joan Mir. Sebutan One Season Wonder mungkin bakal disematkan kepadanya.

Apalagi perjuangan Suzuki pada MotoGP 2021 semakin berat. Karena pilar penting dalam sukses Suzuki musim lalu, Davide Brivio sudah meninggalkan tim.

2. Fabio Quartararo

Fabio Quartararo dan Valentino Rossi saat naik podium MotoGP Andalusia. (AP Photo/David Clares)
Fabio Quartararo dan Valentino Rossi saat naik podium MotoGP Andalusia. (AP Photo/David Clares)

Siapapun yang menggantikan posisi pembalap dengan nama besar, sang pengganti pasti mendapat sorotan. Inilah yang dirasakan Fabio Quartararo bersama tim pabrikan Yamaha pada MotoGP 2021.

Maklum ia akan mengisi pos yang ditinggalkan Valentino Rossi, seorang juara dunia sembilan kali dan empat di antaranya diraih bersama Yamaha.

Tidak bisa dimungkiri, harapan melihat Fabio Quartararo sukses sangat besar. Masalahnya musim lalu menunjukkan, bersama Petronas Yamaha SRT, ia belum bisa memperlihatkan performa konsisten.

3. Maverick Vinales

Pembalap Yamaha Monster Energy, Maverick Vinales menjadi yang terbaik pada sesi latihan bebas (free practice) sesi kedua pada MotoGP Misano. (AP Photo/Antonio Calanni)
Pembalap Yamaha Monster Energy, Maverick Vinales menjadi yang terbaik pada sesi latihan bebas (free practice) sesi kedua pada MotoGP Misano. (AP Photo/Antonio Calanni)

Setiap MotoGP masuk musim baru, Maverick Vinales selalu jadi kandidat juara dunia. Tapi sampai sekarang, pembalap Yamaha ini belum kunjung menyabet titel juara dunia.

MotoGP 2021, tekanan semakin berat bakal dirasakan Maverick Vinales. Karena ia berstatus tumpuan utama Yamaha untuk merengkuh titel juara dunia.

Apalagi ia punya rekan setim baru, Fabio Quartararo. Jika sampai pembalap asal Prancis itu yang lebih gemilang, nama besar Maverick Vinales bisa terjun bebas.

4. Valentino Rossi

Valentino Rossi berbincang dengan kepala kru timnya di sela-sela rangkaian MotoGP Andalusia. JAVIER SORIANO / AFP
Valentino Rossi berbincang dengan kepala kru timnya di sela-sela rangkaian MotoGP Andalusia. JAVIER SORIANO / AFP

Kepindahan Valentino Rossi ke Petronas Yamaha SRT pada MotoGP 2021 bak dua sisi mata uang. Satu sisi, seharusnya tekanan yang ia rasakan jauh berkurang lantaran hanya memperkuat tim satelit.

Sisi lainnya, MotoGP 2021 bakal jadi pertaruhan besar dalam karier Valentino Rossi. Jika ini memang berstatus musim terakhir sebelum pensiun, maka menutupnya dengan raihan apik hukumnya wajib.

Masalahnya musim lalu membuktikan, Valentino Rossi memang bukan lagi The Doctor yang dikenal dahulu. Dia saja sudah lama tidak merasakan kemenangan. Kali terakhir MotoGP Belanda 2017.

Saksikan Video Pilihan Kami: