4 Pengakuan Pengendara Pemilik STNK Kekaisaran Sunda Nusantara

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah mobil Pajero Sport berpelat SN 45 RSD memiliki STNK terbitan negara Kekaisaran Sunda Nusantara.

Hal tersebut terungkap saat polisi melakukan razia di Jalan Tol Cawang menuju arah Semanggi pada Rabu 5 Mei 2021.

Identitas pengemudi dan penumpang pun terungkap, mereka adalah Rusdi Karepesina dan Rudy Dhanian Toro. Keduanya mengaku warga negara Kekaisaran Sunda Nusantara.

"Kami temukan berbagai kartu identitas yang dikeluarkan oleh Negara Kekaisaran Sunda Nusantara," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, Rabu, 5 Mei 2021.

Selain itu, menurut Sambodo, bahkan salah satu di antara mereka, yaitu Rusdi Karepesina, mengklaim sebagai Jenderal Kekaisaran Sunda Nusantara.

Rusdi berujar bahwa Kekaisaran Sunda Nusantara merupakah sebuah negara seperti halnya Indonesia. Bahkan dia mengkliam kalau pihaknya telah disahkan oleh Makahkamah International dan menyatakan Kekaisaran Sunda Nusantara merupakan sebuah negara.

Berikut sejumlah pengakuan pengemudi dan penumpang mobil beridentitas negara Kekaisaran Sunda Nusantara dihimpun Liputan6.com:

Mengaku Jenderal Kekaisaran Sunda Nusantara

Ilustrasi mahkota. (dok. Unsplash.com/@cotk_photo)
Ilustrasi mahkota. (dok. Unsplash.com/@cotk_photo)

Ditlantas Polda Metro Jaya mengungkap identitas pengemudi dan penumpang Mitsubishi Pajero Sport bernomor SN 45 RSD. Polisi menilang pengendara mobil tersebut karena tidak ada surat kendaraan dan membawa STNK terbitan negara Kekaisaran Sunda Nusantara.

Mereka adalah Rusdi Karepesina dan Rudy Dhanian Toro. Keduanya mengaku warga negara Kekaisaran Sunda Nusantara.

Bahkan, salah seorang di antaranya yakni Rusdi Karepesina mengklaim sebagai Jenderal Kekaisaran Sunda Nusantara. Sedangkan, satunya lagi tercatat sebagai anggota Kekaisaran Sunda Nusantara.

"Kami temukan berbagai kartu identitas yang dikeluarkan oleh Negara Kekaisaran Sunda Nusantara," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, Rabu, 5 Mei 2021.

Pekerjaan Wiraswasta

Ilustrasi Ekonomi Credit: pexels.com/Karolina
Ilustrasi Ekonomi Credit: pexels.com/Karolina

Sambodo mengatakan, Ditlantas Polda Metro Jaya sedang menelusuri rekam jejak dari Rusdi Karepesina yang mengaku sebagai Jenderal Tentara Negara Kekaisaran Sunda Nusantara.

"Kalau di KTP pekerjaannya wiraswasta. Tentu apa dan siapa serta mengapa dirinya ini mengaku sebagai Jenderal Tentara Negara Kekaisaran Sunda Nusantara. Ini akan didalami lagi," kata Sambodo.

Miliki Lengkap Identitas Negara Kekaisaran Sunda Nusantara

Polisi membeberkan berbagai kartu identitas yang dikeluarkan oleh Negara Kekaisaran Sunda Nusantara. (Foto: Istimewa)
Polisi membeberkan berbagai kartu identitas yang dikeluarkan oleh Negara Kekaisaran Sunda Nusantara. (Foto: Istimewa)

Mobil Mitsubishi Pajero Sport dengan pelat bernomor SN 45 RSD terjaring razia oleh Anggota PJR Polda Metro Jaya di Jalan Tol Cawang menuju arah Semanggi pada pukul 11.00 WIB.

Saat diperiksa, pengemudi tak mampu menunjukkan STNK dan SIM yang semestinya. Tapi, mengeluarkan surat-surat kendaraan bertuliskan Negara Kekaisaran Sunda Nusantara.

STNK itu diterbitkan oleh Menteri Senior Ekonomi dan Keuangan, Ahmad Fauzi yang tercatat sebagai Jenderal Pertama TKSN/ Imperial Army of Sunda Arhipelago.

Petugas kemudian meminta keterangan pengemudinya Rusdi Karepesina dan penumpang Rudy Dhanian Toro. Keduanya juga digeledah. Hasilnya ditemukan berbagai kartu identitas lain yang dikeluarkan oleh Negara Kekaisaran Sunda Nusantara.

"Yang bersangkutan saudara RK Ini mengaku bagian dari seorang Jenderal Kekaisaran Sunda Nusantara dan merupakan bagian anggota kekaisaran sunda ini," kata Sambodo.

Klaim Kekaisaran Sunda Nusantara Sudah Disahkan Mahkamah Internasional

Barang bukti kartu TNB Kekaisaran Sunda Nusantara yang diamankan polisi dari pengemudi Mitsubishi Pajero Sport yang mengenakan pelat palsu SN 45 RSD. (Istimewa)
Barang bukti kartu TNB Kekaisaran Sunda Nusantara yang diamankan polisi dari pengemudi Mitsubishi Pajero Sport yang mengenakan pelat palsu SN 45 RSD. (Istimewa)

Sosok Rusdi Karepesina pengemudo mobil pajero yang memakai plat nomor SN 45 RSD dengan identitas kendaraan yang diterbitkan oleh 'Negara Kekaisaran Sunda Nusantara' belakangan menjadi viral usai ditilang polisi, karena tidak menggunakan pelat kendaraan yang sesuai dengan ketentuan.

Setelah diperiksa polisi, Rusdi mengaku sebagai seorang Jenderal di Negara Kekaisaran Sunda Nusantara. Karena itu pula pelat serta surat-surat kendaraan miliknya merupakan keluaran dari Negara Kekaisaran Sunda Nusantara bukan dari Indonesia.

Rusdi berujar bahwa Kekaisaran Sunda Nusantara merupakah sebuah negara seperti halnya Indonesia. Bahkan dia mengkliam kalau pihaknya telah disahkan oleh Makahkamah International dan menyatakan Kekaisaran Sunda Nusantara merupakan sebuah negara.

"Putusan Mahkamah Internasional Sunda Nusantara sudah menang, (sebagai negara)," kata Rusdi saat dihubungi wartawan, Kamis (6/5/2021).

Walau tidak menjelaskan kapan putusan Mahkamah International itu dikeluarkan. Namun Rusdi mengatakan bahwa wilayah Jakarta merupakan bagian dari teritorial Negara Kekaisaran Sunda Nusantara tersebut.

"Ini teritorial yang (anda) injak ini teritorial Kekaisaran," kata dia.

Dipimpin Panglima, Tapi Beda dengan Sunda Empire

Usai kemunculan Keraton Agung Sejagat di Purworejo, kini muncul Sunda Empire, sebuah perkumpulan yang mengklaim dirinya sebagai kekaisaran bumi dan matahari. (Dok. Istimewa)
Usai kemunculan Keraton Agung Sejagat di Purworejo, kini muncul Sunda Empire, sebuah perkumpulan yang mengklaim dirinya sebagai kekaisaran bumi dan matahari. (Dok. Istimewa)

Kemudian, Rusdi menjelaskan bahwa Negara Kekaisaran Sunda Nusantara ini turut dipimpin seorang Panglima Majelis Agung Archipelago yang tinggal di Kota Depok, Jawa Barat,

"Kantornya (awalnya) di Tangerang tapi sudah ditarik di rumah pimpinan kita di Depok, Jalan Ciliwung," ucapnya.

Akan tetapi dia menjelaskan bahwa Kekaisaran Sunda Nusantara memiliki banyak anggota, namun berbeda dengan Sunda Empire yang sebelumnya juga viral di media sosial.

"Anggotanya banyak. Ini bukan Sunda Empire ya bukan. Kesimpulannya Kekaisaran sudah benar berdasarkan putusan Mahkamah internasional selanjutnya tanya ke pimpinan kita," jelas Rusdi.

Kemudian untuk saat ini, Rusdi mengabarkan bahwa dirinya telah selesai menjalani pemeriksaan usai ditahan oleh Satuan Patroli Jalan Raya Ditlantas Polda Metro Jaya, lantaran memakai plat nomor kendaraan tidak sesuai.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: