4 Penjelasan Terkini Jokowi soal Penanganan Kasus Covid-19 di Indonesia

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah telah memutuskan kembali memperpanjang kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2-4 hingga 30 Agustus 2021.

Bersamaan dengan itu, Presiden Joko Widodo atau Jokowi membeberkan beberapa perkembangan terkini seputar penanganan Covid-19 di Indonesia.

Salah satunya Jokowi menyebut kasus konfirmasi kasus Covid-19 di RI sudah turun 78 persen.

Alasan inilah yang yang membuat sejumlah wilayah di Jawa-Bali bisa menurunkan satu level PPKM.

"Tetap waspada dan pemerintah berusaha keras melaksanakan kebijakan yang tepat dalam mengendalikan pandemi ini. Sejak titik puncak kasus pada tanggal 15 Juli 2021, kasus konfirmasi positif terus menurun dan sekarang sudah turun sebesar 78 persen," kata Jokowi dalam konferensi pers daring, Senin 23 Agustus 2021.

Berikut sederet penjelasan Jokowi terkait perkembangan terkini penanganan Covid-19 di Indonesia dihimpun Liputan6.com:

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua

1. Kasus Positif Turun hingga 78 Persen

Presiden Jokowi meresmikan Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) Seksi 1 Balikpapan (Km 13)-Samboja sepanjang 22,03 km dan Seksi 5 Sepinggan-Balikpapan (Km 13) sepanjang 11,09 km.
Presiden Jokowi meresmikan Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) Seksi 1 Balikpapan (Km 13)-Samboja sepanjang 22,03 km dan Seksi 5 Sepinggan-Balikpapan (Km 13) sepanjang 11,09 km.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyebut kasus konfirmasi kasus Covid-19 di RI sudah turun 78 persen.

Alasan inilah yang yang membuat sejumlah wilayah di Jawa-Bali bisa menurunkan satu level PPKM.

Diketahui, pemerintah memutuskan memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2, level 3, dan level 4 hingga 30 Agustus 2021.

"Tetap waspada dan pemerintah berusaha keras melaksanakan kebijakan yang tepat dalam mengendalikan pandemi ini. Sejak titik puncak kasus pada tanggal 15 Juli 2021, kasus konfirmasi positif terus menurun dan sekarang sudah turun sebesar 78 persen," kata Jokowi dalam konferensi pers daring, Senin 23 Agustus 2021.

2. Kasus Sembuh Naik Lebih Tinggi, Pengaruhi BOR

Presiden Jokowi didampingi Menhan Prabowo Subianto meninjau vaksinasi Covid-19 di Kalimantan Timur. (Foto: Biro Pers Setpres)
Presiden Jokowi didampingi Menhan Prabowo Subianto meninjau vaksinasi Covid-19 di Kalimantan Timur. (Foto: Biro Pers Setpres)

Jokowi menyatakan, angka kesembuhan juga sudah lebih tinggi daripada angka penambahan konfirmasi positif dalam beberapa minggu terakhir.

Hal tersebut berimbas dengan penurunan angka keterisian tempat tidur di rumah sakit (BOR).

"Hal ini berkontribusi secara signifikan terhadap keterisian tempat tidur. BOR nasional yang saat ini berada pada angka 33 persen. Untuk itu, pemerintah memutuskan mulai tanggal 24 Agustus hingga 30 Agustus 2021, beberapa daerah bisa diturunkan daerah levelnya dari level 4 ke level 3," terang Jokowi.

3. Target Vaksinasi Covid-19 100 Juta di Akhir Agustus

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjalani penapisan kesehatan saat mengikuti vaksinasi COVID-19 di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (27/1/2021). Suntikkan pertama untuk mengenalkan vaksin dan kandungan di dalamnya kepada sistem kekebalan tubuh. (Lukas/Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjalani penapisan kesehatan saat mengikuti vaksinasi COVID-19 di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (27/1/2021). Suntikkan pertama untuk mengenalkan vaksin dan kandungan di dalamnya kepada sistem kekebalan tubuh. (Lukas/Biro Pers Sekretariat Presiden)

Jokowi lantas meminta agar Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin terus mengejar target pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Dia menyebut cakupan vaksinasi Covid-19 di Indonesia telah mencapai 90,59 juta dosis.

"Saya minta kepada Menteri Kesehatan sampai akhir bulan Agustus ini kita harus bisa mencapai penyuntikkan lebih dari 100 juta dosis vaksin," kata Jokowi.

4. Harapkan TNI-Polri Terus Aktif

Presiden Jokowi didampingi Menhan Prabowo Subianto meninjau vaksinasi Covid-19 di Kalimantan Timur. (Foto: Biro Pers Setpres)
Presiden Jokowi didampingi Menhan Prabowo Subianto meninjau vaksinasi Covid-19 di Kalimantan Timur. (Foto: Biro Pers Setpres)

Di sisi lain, Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyatakan TNI-Polri terus aktif dalam pelaksanaan tracing kepada kontak erat pasien Covid-19.

Kenaikan rasio tracing tersebut meningkat dari akhir Juli ke Agustus 2021.

"Pada 20 Agustus 2021 rasio kontak erat mencapai 6,5, jauh meningkat dibanding pada 31 Juli 2021 yang berada pada posisi 1,9," jelas Jokowi.

(Deni Koesnaedi)

Perbedaan Aturan PPKM Level 3 dan 4

Infografis Perbedaan Aturan PPKM Level 3 dan 4. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Perbedaan Aturan PPKM Level 3 dan 4. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel