4 Penyebab Gigi Bayi Tidak Rata dan Cara Mengatasinya

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Penyebab gigi bayi tidak rata disebabkan oleh beberapa faktor. Mulai dari kondisi rahang, kebiasaan buruk, hingga perawatan yang tidak tepat dapat membuat gigi bayi tumbuh tidak rata. Umumnya, gigi bayi akan mulai tumbuh ketika si kecil memasuki usia enam bulan.

Ketika bayi mulai tumbuh gigi, orang tua harus merawat dan memantau pertumbuhannya dengan baik. Hal ini guna menghindari pertumbuhan gigi yang tidak rata. Selain itu, pertumbuhan gigi yang tidak rata juga dapat mengakibatkan berbagai masalah pada gigi nantinya.

Penyebab gigi bayi tidak rata perlu dikenali agar kamu bisa mengatasinya dengan tepat. Apalagi, hal ini akan berpengaruh terhadap kehidupannya nanti. Jadi selalu pantau pertumbuhan gigi anak dan jangan malas membawanya ke dokter gigi.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (24/12/2020) tentang penyebab gigi bayi tidak rata.

Penyebab Gigi Bayi Tidak Rata

Ilustrasi bayi. (Dok. Ben_kerckx/Pixabay/Tri Ayu Lutfiani)
Ilustrasi bayi. (Dok. Ben_kerckx/Pixabay/Tri Ayu Lutfiani)

Jarang Periksa ke Dokter Gigi

Penyebab gigi bayi tidak rata yang pertama adalah perawata gigi yang tidak dilakukan. Orang tua disarankan untuk membawan anak ke dokter gigi secara rutin untuk memeriksa kesehatan giginya. Terkadang, permasalahan gigi seperti gigi berlubang bisa meningkatkan risiko gigi tumbuh tidak sejajar. Jadi, rutin membawa anak ke dokter gigi dan terus memantau pertumbuhan giginya perlu dilakukan orang tua.

Rahang Bayi Kecil

Bayi dengan rahang yang kecil dapat meningkatkan risiko gigi tumbuh tidak rata. Hal ini bisa menyebabkan susunan gigi menjadi lebih padat saat gigi permanen mulai tumbuh satu per satu.

Kebiasaan Buruk Bayi

Penyebab gigi bayi tidak rata berikutnya adalah kebiasaan buruk yang sering dilakukannya. Hal ini seperti kebiasaan mengisap jempol, menggunakan dot saat minum susu, atau sering menjulurkan lidah juga bisa meningkatkan risiko gigi bayi tumbuh tidak rata.

Cedera di Wajah

Bayi yang tidak sengaja terpukul atau terjatuh juga bisa mengalami pertumbuhan gigi yang buruk. Karena pertumbuhan giginya masih rentan, cedera pada wajah bayi bisa dengan mudah merontokkan dan membuat struktur gigi jadi berantakan.

Dampak Buruk Gigi Bayi Tidak Rata

Beberapa masalah kesehatan bisa terjadi akibat pertumbuhan gigi bayi tidak rata, yaitu

Makanan Mudah Menyelip

Gigi bayi yang tidak rata juga meningkatkan risiko makanan mudah terselip. Hal ini jelas berdampak buruk karena bisa menyebabkan gigi berlubang, munculnya karang gigi, dan memudahkan plak untuk menempel. Jika tidak ditangani dengan benar, maka bukan tidak mungkin gigi anak bisa membusuk dan akhirnya harus dicabut.

Pertumbuhan Gigi Makin Berantakan

Pertumbuhan gigi yang tidak rata menyebabkan struktur gigi lainnya bisa ikut terdampak. Ketika gigi susu copot dan sudah digantikan dengan gigi permanen, struktur giginya bisa jadi lebih berantakan. Bahkan, beberapanya mungkin akan semakin menjauh atau berdempetan dengan gigi lainnya.

Impaksi Gigi

Dampak buruk gigi bayi tidak rata juga bisa menyebabkan impaksi gigi, kondisi gigi yang terjebak di dalam gusi. Umumnya, kondisi ini terjadi pada gigi bagian geraham bungsu. Impaksi gigi juga meningkatkan risiko gigi bungsu atau gigi geraham terakhir tumbuh menyamping atau menjauh dari gigi geraham di sampingnya. Akibatnya, hal ini bisa menimbulkan rasa tidak nyaman.

Cara Mengatasi Gigi Bayi Tidak Rata

Dokter Gigi
Dokter Gigi

Setelah mengenali penyebab gigi bayi tidak rata dan juga dampak buruknya, kamu tentunya perlu mengatasinya dengan tepat. Tentunya cara mengatasi gigi bayi tidak rata yang paling ampuh adalah dengan melakukan pencegahan semenjak dini. Untuk itu, orang tua perlu membawa bayi secara rutin ke dokter gigi guna mencegah hal yang tidak diinginkan terjadi seperti gigi bayi tumbuh tidak rata.

Namun, jika sudah terlanjur tumbuh tidak rata, cara mengatasinya adalah menggunakan kawat gigi atau behel. Pemakaian behel biasanya dilakukan ketika semua gigi susu sudah tergantikan dengan gigi permanen. Anak berusia 12 dan 13 tahun biasanya sudah bisa pakai kawat gigi untuk mengatasi permasalahan gigi tumbuh tidak benar.

Itulah beberapa penyebab gigi bayi tidak rata dan cara mengatasinya yang perlu orang tua pahami. Penyebab gigi bayi tidak rata ini tentunya harus dikenal agar anak tetap sehat. Periksa ke dokter gigi secara rutin perlu dilakukan orang tua.