4 Penyebab Lidah Putih Pada Bayi, Kenali Cara Mencegah dan Mengatasinya

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Terdapat bercak putih pada lidah bayi karena minum susu merupakan hal yang sangat wajar. Namun, Anda perlu memperhatikan jika terdapat bercak putih pada lidah bayi yang tidak kunjung hilang. Sebagai orang tua, tentu mengetahui penyebab bercak putih pada lidah bayi cukup penting.

Bayi yang baru lahir pertahanan tubuhnya masih belum sempurna, sehingga sangat rentan terhadap serangan virus dan bakteri. Bercak putih yang ada pada lidah bayi, bisa jadi diakibatkan oleh infeksi jamur.

Bercak putih tersebut bisa menjalar ke berbagai tempat, mulai dari lidah, langit-langit mulut, sisi pipi bagian dalam, gusi, hingga payudara ibu. Dengan adanya bercak putih ini biasanya juga membuat sang anak berkurang nafsu makannya.

Lantas, sebenarnya apa sajakah penyebab dari lidah putih pada bayi? Kemudian jika terjadi, bagaimanakah cara mencegah dan mengatasinya? Berikut ulasan selengkapnya dirangkum dari berbagai sumber oleh Liputan6.com, Jumat (23/10/2020).

Penyebab lidah putih pada bayi

Tambalan putih lidah. Source: Playground
Tambalan putih lidah. Source: Playground

Penyakit lidah putih pada bayi bisa terjadi akibat adanya infeksi jamur yang bernama Candida albicans. Kondisi tersebut dinamakan dengan oral thrush. Jamur ini sebenarnya memang hidup di mulut dan pada umumnya tidak berbahaya. Namun, jika jumlahnya terus meningkat bisa membuat bayi Anda berkurang nafsu makannya karena terasa perih dan nyeri di lidah. Berikut ini merupakan pemicu meningkatnya pertumbuhan jamur:

1. Infeksi jamur

Seperti yang sudah disebutkan di atas, lidah putih pada bayi biasanya merupakan pertanda infeksi jamur atau kondisi yang disebut dengan oral thrush. Pada umumnya, penyakit ini tidak berbahaya dan mudah diobati. Namun, oral thrush ini membuat bayi menjadi malas untuk menyusu dan makan akibat adanya rasa nyeri di lidah.

Untuk mengetahui ciri dari oral thrush sangatlah mudah, yakni berupa bercak-bercak putih dan lapisan putih di bagian lidah ataupun rongga mulut. Lapisan tersebut tidak mudah hilang atau dibersihkan tanpa diobati.

2. Sistem kekebalan tubuh bayi yang belum sempurna

Sistem kekebalan tubuh bayi biasanya belum berkembang secara sempurna, kondisi tersebut akhirnya memudahkan bagi jamur penyebab lidah putih untuk meningkat dan berkembang biak tidak terkendali.

3. Kebersihan mulut bayi yang kurang terjaga

Meskipun hanya baru menerima asupan ASI atau susu saja, namun seharusnya kebersihan mulut bayi harus dijaga dengan baik. Hal ini lantaran kondisi mulut bayi yang kotor bisa menimbulkan infeksi jamur di bagian gusi dan rongga mulut.

4. Pemberian obat pada bayi

Mulut sebenarnya memiliki bakteri baik yang mampu mengendalikan jumlah kuman dan bakteri jahat penyebab infeksi, termasuk jamur Candida albicans ini. Tapi ketika bayi mengonsumsi obat tertentu misalkan seperti antibiotik atau kortikosteroid untuk alasan tertentu, biasanya bakteri baik tersebut ikut mati akibat kandungan yang terdapat dalam obat.

Cara Mengatasi Lidah Putih pada Bayi

Ilustrasi/copyright pixabay.com
Ilustrasi/copyright pixabay.com

Seperti yang telah disebutkan di atas, penyakit lidah putih pada bayi ini bukanlah penyakit yang mematikan. Melainkan, penyakit yang akan membuat bayi terganggu dalam menyusui atau menelan makanan. Nah, meskipun tidak mematikan, penyakit ini tidak lantas bisa sembuh dengan sendirinya. Namun, harus mendapatkan pengobatan yang benar.

Untuk mengatasi segala permasalahan yang terdapat pada bayi, sebaiknya orang tua harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter anak. Hal ini supaya penanganannya tidak salah karena sistem imunitas bayi masih rentan.

Untuk menangani lidah putih pada bayi, dokter biasanya akan meresepkan obat antijamur, yaitu:

1. Obat oles miconazole

Salah satu obat yang biasanya akan diresepkan oleh dokter yakni obat oles miconazole. Cara penggunaan obat ini cukup mudah, yakni hanya perlu mengoles gel miconazole pada bagian area mulut bayi yang terinfeksi jamur. Pastikan tangan Anda bersih sebelum mengoleskan obat ini.

Agar menghindari risiko bayi tersedak, oleskan miconazole sedikit demi sedikit pada satu waktu. Hindari pula untuk mengoleskan obat terlalu dekat dengan tenggorokan dan jangan lupa untuk mengikuti resep anjuran dokter untuk dosis dan frekuensi yang disarankan.

2. Obat tetes nystatin

Selain miconazole, dokter juga biasanya akan menyarankan untuk menggunakan obat nystatin. Obat ini cukup diteteskan pada area mulut yang terinfeksi menggunakan alat tetes khusus atau pipet yang sudah disediakan.

Meskipun bercak putih sudah berangsur hilang, sebaiknya Anda terus menggunakan obat ini hingga dua hari setelah bercak menghilang. Hal ini supaya bisa memastikan jamur yang ada sudah benar-benar hilang.

Cara mencegah timbulnya lidah putih pada bayi

Bayi Laki-Laki (Photo by Colin Maynard on Unsplash_
Bayi Laki-Laki (Photo by Colin Maynard on Unsplash_

Supaya mencegah penyakit lidah putih pada bayi, ada beberapa upaya yang perlu dilakukan oleh orang tua. Berikut ini merupakan beberapa langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah timbulnya penyakit lidah putih atau oral thrush pada bayi:

1. Makan dengan tenang agar bibir atau lidah tidak tergigit.

2. Bersihkan mulut bayi secara rutin minimal 2 kali sehari.

3. Perbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan karena banyak mengandung vitamin C, B2, B5, dan asam folat yang sangat bermanfaat mencegah oral thrush.

4. Sterilkan teether secara rutin.

5. Botol dan perlengkapan makan juga sebaiknya disterilkan setelah dipakai.

6. Menjaga kebersihan tangan terutama setelah mengganti popok bayi.

7. Menjaga kebersihan payudara dan puting agar tidak terinfeksi jamur sehingga aman bagi bayi yang menyusu.