4 Pernyataan Jokowi Terkait Posisi Indonesia dalam Isu Perubahan Iklim

·Bacaan 2 menit
Presiden Jokowi melaporkan SPT Tahunan melalui aplikasi daring e-filling, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (03/03/2021). (Foto: Biro Pers Setpres/Lukas)

Liputan6.com, Jakarta Dalam waktu dekat, Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan menghadiri KTT Perubahan Iklim atau COP26. Acara tersebut akan digelar di Glasgow, Skotlandia pada 1-2 November 2021.

Sebanyak 120 kepala negara dan pemerintahan dijadwalkan menghadiri agenda yang akan dipimpin langsung oleh Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson tersebut.

Terkait persiapan acara, Jokowi melalui sambungan telepon bersama Boris menyampaikan posisi Indonesia konsisten dalam isu perubahan iklim.

"Posisi Indonesia untuk isu perubahan iklim adalah sangat konsisten dan kita bekerja keras untuk memenuhi apa yang sudah kita komitmenkan kita tidak ingin ikut dalam retorika yang pada akhirnya tidak dapat kita jalankan," kata Jokowi di Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (29/10/2021).

Berikut empat pernyataan Jokowi terkait posisi Indonesia dalam isu perubahan iklim dihimpun Liputan6.com:

1. Negara Punya Peranan Penting

Jokowi menjelaskan Indonesia memiliki peran penting dan strategis untuk isu perubahan iklim.

Hal ini berkenaan dengan kekayaan sumber daya alam yang dimiliki. Seperti yang diketahui, hutan tropis dan hutan mangrove terbesar di dunia berada di wilayah nusantara.

2. Konsisten pada Isu Perubahan Iklim

Oleh karena itu, Presiden Jokowi menegaskan, posisi Indonesia konsisten dalam isu perubahan iklim.

"Posisi Indonesia untuk isu perubahan iklim adalah sangat konsisten dan kita bekerja keras untuk memenuhi apa yang sudah kita komitmenkan kita tidak ingin ikut dalam retorika yang pada akhirnya tidak dapat kita jalankan," kata Jokowi di Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (29/10/2021).

3. Targetkan Sustainable Development Goals

Lebih lanjut Jokowi menuturkan bahwa konsistensi Indonesia pada isu tersebut berkenaan dengan komitmen mewujudkan The Sustainable Development Goals atau pembangunan berkelanjutan.

"Sudah menjadi komitmen Indonesia untuk menjadi bagian solusi. Isu perubahan iklim harus terus diletakkan dalam kerangka pencapaian target SDGs sehingga hasilnya akan dapat berkelanjutan," beber Jokowi.

4. Buka Peluang Kerjasama

Jokowi pun menjelaskan setelah melakukan pertemuan tersebut akan mengunjungi paviliun Indonesia.

"Saya juga berencana untuk mengunjungi paviliun Indonesia di mana Indonesia akan menunjukkan capaian dan peluang-peluang kerja sama Penanganan perubahan iklim," pungkasnya.

Cindy Violeta Layan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel