4 Pertimbangan Perusahaan Modal Ventura Suntik Dana ke Startup

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan modal ventura memiliki sejumlah pertimbangan dalam memberikan pendanaan untuk startup atau UMKM. Ketua I Amvesindo, William Gozali, mengungkapkan empat pertimbangan pendanaan tersebut.

Potensi pertumbuhan merupakan salah satu poin di antaranya. Menurut William, sangat penting bagi perusahaan modal ventura untuk melihat pasar yang menjadi target startup tersebut akan tumbuh atau tidak.

Poin kedua yaitu kemampuan beradaptasi. Startup harus mampu menyesuaikan diri dengan ketidakpastian, terutama jika menghadapi pandemi seperti saat ini.

Pasalnya, di luar pandemi saja bisnis startup sudah berisiko. Salah satu indikator dari kemampuan beradaptasi adalah diversifikasi.

"Seperti kita lihat, startup yang bertahan selama pandemi, misalnya ride hailing, karena mereka mampu diversifikasi di segmen logistiknya sehingga mampu bertahan," ujar William dalam acara diskusi "Mengupas Dinamika dan Tren Pendanaan Startup 2020-2021" pada Senin (2/11/2020).

"Selama mampu melakukan diversifikasi, mereka akan bisa beradaptasi dengan risiko tinggi dan kondisi. Selain itu juga akan bisa dilihat bisnis model mereka sudah kuat dari awal," kata dia melanjutkan.

Poin Ketiga

Ilustrasi Startup (iStockPhoto)
Ilustrasi Startup (iStockPhoto)

Kualitas pendiri juga menjadi poin penting untuk pendanaan. Sosok pendiri yamg mampu membangun tim lengkap dan solid merupakan sebuah keuntungan bagi startup.

"Timnya akan dilihat apakah bisa untuk bertumbuh dan semakin solid," tutur William.

Poin Keempat

Poin pertimbangan lain yaitu model bisnis dan efisiensi. William mengatakan, startup harus memiliki model bisnis yang jelas, serta efisien dalam penggunaan dana.

Kedua hal tersebut akan membuat cash-runway dapat optimal dalam menghadapi dinamika pasar. "Jika efisien, mereka akan mampu memberikan return of investment," kata pria yang juga merupakan Chief Investment Officer BRI Ventures tersebut.

"Semua poin ini menjadi pertimbangan. Selain itu, saat pandemi ini sangat penting untuk mempertimbangkan efek-efek bisnis ini," jelasnya.

(Din/Why)