4 Pesan Jokowi Saat Kunker ke Yogyakarta, Covid-19 Tak Mungkin Hilang dan Bersiap Hidup Bersama

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Presiden Joko Widodo atau Jokowi bersama Ibu Negara Iriana kembali melakukan kunjungan kerja. Kali ini keduanya bertolak ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Saat melakukan peninjauan vaksinasi Covid-19 di Sekolah Luar Biasa (SLB), Kabupaten Banten, Jokowi menyampaikan pesan agar masyarakat bersiap hidup berdampingan dengan Covid-19.

"Ini penting saya sampaikan agar kita tidak euphoria yang berlebihan, senang-senang yang berlebihan," ucapnya dalam tayangan di Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (10/9/2021).

Jokowi juga menyampaikan bahwa virus Corona tidak akan hilang secara total. Karenanya dia mengingatkan masyarakat untuk selalu disiplin dan patuh dalam menerapkan protokol kesehatan.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga menjelaskan pentingnya vaksinasi sebagai bentuk proteksi diri terhadap paparan virus Corona yang disebabkan Covid-19.

Berikut sederet pesan Jokowi saat melakukan kunjungan kerja ke Daerah Istimewa Yogyakarta dihimpun dari Liputan6.com:

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap 3m #vaksinmelindungikitasemua

Virus Covid-19 Tak Mungkin Hilang Total

Saat meninjau vaksinasi Covid-19 massal di Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Jokowi menyampaikan ke depannya, virus Covid-19 tidak mungkin hilang total.

Pesan tersebut disampaikan di hadapan 8.000 peserta vaksinasi massal mulai dari penyandang disabilitas, abdi dalem, lansia, pengemudi ojek online, hingga masyarakat umum.

"Ini akan memberikan proteksi, memberikan perlindungan kepada kita semuanya karena Covid-19, karena virus corona ini tidak mungkin hilang secara total," kata Jokowi sebagaimana ditayangkan di Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (10/9/2021).

"Dan cara yang terbaik adalah melindungi diri dengan vaksinasi dan melaksanakan protokol kesehatan secara ketat," sambungnya.

Targetkan Akhir 2021 Vaksinasi Capai 70%

Selain itu, Jokowi juga menargetkan lebih dari 70 persen masyarakat Indonesia sudah menerima vaksin Covid-19 di akhir 2021. Untuk itu, dia meminta perluasan program vaksinasi Covid-19 agar semakin banyak warga yang divaksin.

"Kita harapkan di akhir tahun nanti lebih dari 70 persen masyarakat sudah divaksinasi," kata Jokowi.

Pemerintah sendiri memastikan, stok vaksin Covid-19 untuk masyarakat aman. Secara keseluruhan, Indonesia telah kedatangan 225,4 juta dosis vaksin dari berbagai merek, baik berbentuk bulk maupun vaksin jadi.

Bersiap Transisi dari Pandemi ke Endemi

Sadar bahwa Covid-19 tak akan hilang, Presiden Jokowi mengatakan pemerintah mulai mempersiapkan transisi dari pandemi ke endemi.

Dengan demikian ia menyampaikan mau tak mau masyarakat harus bisa hidup berdampingan dengan virus Corona.

"Kita tahu, Covid ini tidak mungkin akan hilang. Oleh sebab itu, kita harus mulai menyiapkan transisi dari pandemi ke endemi dan juga mulai belajar hidup bersama dengan Covid-19," jelas Jokowi sebagaimana ditayangkan di Youtube Sekretariat Presiden, Jumat.

"Ini penting saya sampaikan agar kita tidak euphoria yang berlebihan, senang-senang yang berlebihan," sambungnya.

Jokowi mengingatkan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan karena penyebaran Covid-19 masih terjadi, meski kasus virus Corona kini sudah melandai. Khususnya, disiplin memakai masker saat beraktivitas di luar rumah.

"Kita masyarakat harus sadar bahwa Covid selalu mengintip kita sehingga protokol kesehatan harus terus dilakukan, terutama memakai masker," kata Jokowi.

Terus Melakukan Vaksinasi

Disisi lain, Jokowi menyampaikan bahwa pemerintah saat ini tengah melakukan perluasan vaksinasi Covid-19.

Dia berharap kegiatan vaksinasi dapat memberikan perlindungan dan proteksi kepada masyarakat dan pelajar dari virus corona.

"Vaksinasi bagi pelajar ini merupakan bagian dari upaya perluasan vaksinasi yang kita lakukan untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 terutama varian delta," tutur Jokowi.

Cindy Violeta Layan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel