4 Pilar Program Hotel Tangguh Semeru untuk Giatkan Sektor Perhotelan di Jawa Timur

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Tanpa mengabaikan kesehatan dan keselamatan publik, secara perlahan roda sektor perhotelan mulai bergerak di masa pandemi. Sejumlah upaya pun dilakukan dengan tetap memprioritaskan pemutusan rantai transmisi COVID-19, sebagaimana dilakukan Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur.

Lewat program Hotel Tangguh Semeru, pihaknya menginisiasi pengamanan dan memutus mata rantai penyebaran virus SARS-CoV-2 di wilayah vital, salah satunya sektor perhotelan dan pariwisata.

Program ini dijelaskan berbasis pada problem-oriented policing yang secara aktif melibatkan masyarakat, dalam kasus ini para pelaku bisnis perhotelan. Terdapat empat elemen utama dalam praktiknya, yakni ketersediaan fasilitas posko, ruang isolasi, klinik, dan kendaraan darurat.

Grand Mercure Surabaya City, hotel bagian dari Accor, telah diresmikan sebagai percontohan program Hotel Tangguh Semeru oleh Polda Jawa Timur pada Jumat (6/11/2020). Hotel ini dinilai telah memenuhi kriteria program Hotel Tangguh Semeru.

Praktiknya pun disebut sejalan dengan implementasi ALLSAFE, label kebersihan dan pencegahan global Accor yang dikembangkan bersama Bureau Veritas. Label ALLSAFE mewakili protokol dan standar kebersihan baru yang ditingkatkan, serta didukung kepatuhan pada hukum dan peraturan setempat.

ALLSAFE sendiri mencakup 16 prinsip utama yang diterapkan untuk memastikan keamanan dan kebersihan bagi tamu hotel, karyawan, dan mitra hotel. Beberapa langkah yang tercantum dalam prinsip-prinsip ini antara lain ketersediaan petugas ALLSAFE setiap hari, pelatihan karyawan secara rutin, akses konsultasi dengan tim medis AXA, dan mendisinfeksi area sentuh tinggi.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Pemahaman dan Kesadaran Jalankan Protokol Kesehatan

Ilustrasi penginapan. (dok. pexels.com/PIxabay)
Ilustrasi penginapan. (dok. pexels.com/PIxabay)

Chief Executive Officer Accor Southeast Asia, Japan, South Korea, Garth Simmons, mengatakan, "Melalui kerja sama program Hotel Tangguh Semeru, serta penerapan label ALLSAFE, kami berharap masyarakat dapat dengan yakin dan tenang kembali menjalankan aktivitas untuk bisnis, liburan, bersantap, atau mengadakan acara di hotel-hotel kami."

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Dr. Mohammad Fadil Imran, menjelaskan, Hotel Tangguh Semeru merupakan kelanjutan dari program unggulan sebelumnya, Kampung Tangguh.

Gagasannya merupakan bagian dari kontribusi Polri untuk mendukung program pemerintah daerah dalam menggerakkan masyarakat agar tangguh di bidang ekonomi kreatif, khususnya pariwisata. Juga, membantu dalam meminimalisir penyebaran COVID-19.

"Harapan kami ke depan melalui sarana dan prasarana Hotel Tangguh Semeru, upaya pencegahan dan penanggulangan melalui peringatan dan deteksi dini semakin ditingkatkan," katanya.

Hal ini tak hanya bermaksud meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan secara konsisten, tapi dari segi ekonomi, dipercaya akan mendorong wisatawan untuk tidak lagi khawatir memanfaatkan hotel sebagai tempat yang aman dan nyaman untuk berbisnis atau bersantai.

Grand Mercure Surabaya City sendiri berlokasi di dekat kawasan bisnis, pusat pameran, rumah sakit, pusat perbelanjaan, universitas, dan area rekreasi. Hotel ini menawarkan 241 kamar dan suite, serta menyediakan restoran dan ruang pertemuan yang didukung fasilitas modern.

Infografis 5 Tips Liburan Aman Saat Pandemi. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis 5 Tips Liburan Aman Saat Pandemi. (Liputan6.com/Trieyasni)

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: