4 Produk dari Kabupaten Lima Puluh Kota Dipamerkan di Apkasi Otonomi Expo 2022

Merdeka.com - Merdeka.com - Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat membawa empat produk dan kebijakan unggulan dalam Apkasi Otonomi Expo 2022 yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC). Bupati Lima Puluh Kota, Safaruddin mengatakan, produk dan kebijakan yang dipamerkan di Apkasi 2022 diharapkan mampu menjangkau pasar global.

"Target kami bagaimana produk yang diproduksi bisa dipasarkan keluar baik nasional atau internasional," ujar Safaruddin saat menghadiri Apkasi Otonomi Expo 2022 di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (20/7).

Safaruddin menuturkan Apkasi tahun ini sangat menggairahkan bagi pemerintah kabupaten, untuk mendongkrak perekonomian yang mengalami resesi dampak dari pandemi Covid-19.

Sementara, produk yang menjadi unggulan Pemkab Lima Puluh Kota pada Apkasi Otonomi Expo tahun ini di antaranya adalah briket batu bara. Produk ini bahkan sudah menjadi komoditi ekspor Lima Puluh Kota ke negara-negara timur tengah dan Arab Saudi.

Dalam kurun satu bulan, Pemkab Lima Puluh Kota mengekspor 2 kontainer briket batu bara, atau setara 30-40 ton.

Namun, Safaruddin mengatakan bahwa Pemkab masih membatasi jumlah untuk pasaran lokal lantaran untuk mencukupi kebutuhan Lima Puluh Kota.

Selain briket batu bara, ada pula batik gambir yang menjadi produk unggulan Lima Puluh Kota. Batik ini terbuat dari buah gambir, pewarna yang dipakai juga menggunakan tumbuh-tumbuhan.

"Batik gambir bahannya dari gambir. Gambir ini asli dari lima puluh kota. Jadi gambir adalah bahan-bahan untuk kosmetik dan obat yang diimpor ke luar negeri," kata dia.

Setelah briket batu bara dan batik gambir, Pemkab Lima Puluh Kota juga memamerkan produk UMKM berupa makanan ringan seperti rendang telur.

Terakhir, Pemkab Lima Puluh Kota menggaungkan kebijakan penyediaan lahan jagung seluas 20.000-25.000 hektare. [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel