4 Remaja Menakjubkan, Ciptakan Rekor Pemain Termuda di Turnamen-turnamen Bergengsi

Bola.com, Jakarta - Dua pekan lalu seorang anak sekolah asal Irlandia Utara bernama Christopher Atherton tercatat dalam buku rekor sepak bola dunia sebagai pemain termuda. Remaja yang masih berusia 13 tahun 329 hari itu menjadi pemain pengganti bagi Glenavon FC saat menghadapi Dallingstown di Piala Liga Irlandia Utara.

Tidak hanya membuat debut rekor, Atherton juga memberikan assist untuk gol keenam Glenavon FC. Atherton memecahkan rekor sebagai pemain termuda di liga profesional di Inggris Raya. Rekor itu sebelumnya dipegang selama lebih dari empat dekade oleh Eamon Collins, yang membuat debut seniornya untuk Blackpool (tim divisi dua Liga Inggris) pada 1980 saat berusia 14 tahun 23 hari.

Selang beberapa hari, Arsenal tidak mau kalah dengan memberikan debut kepada Ethan Nwaneri yang berusia 15 tahun 181 hari. Arsenal memasukan Nwaneri melawan Brentford untuk memecahkan rekor pemain termuda Premier League.

Nwaneri memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang pemain Liverpool, Harvey Elliott (16 tahun, 30 hari), serta rekor pemain termuda klub yang digenggam Cesc Fabregas. Selain Nwaneri, masih ada sejumlah pemain yang mendapat kesempatan bermain di level profesional pada usia sangat muda.

Berikut empat remaja yang memecahkan rekor pemain termuda di level profesional pada sejumlah kompetisi bergengsi. Ketika para remaja yang lain sedang asyik main Mobile Legends, mereka mengukir rekor.

 

Ligue 1 Prancis: Kalman Gerencseri (5 Tahun 225 Hari)

Kylian Mbappe gagal memecahkan rekor Kalman Gerencseri sebagai pemain termuda yang debut di Liga Prancis. Saat debut bersama AS Monaco pada Desember 2015, Mbappe berusia 16 tahun 347 hari.

Rekor tersebut masih digenggam gelandang Lens, Kalman Gerencseri, yang berusia 15 tahun 225 hari saat debut di Ligue 1, pada laga Lens melawan Monaco, Agustus 1960.

 

Major League Soccer AS : Freddy Adu (14 Tahun 306 Hari)

Pesepak bola asal Amerika Serikat, Freddy Adu. (AFP/Paul J. Richards)
Pesepak bola asal Amerika Serikat, Freddy Adu. (AFP/Paul J. Richards)

Adu merupakan wonderkid asli produk Liga Sepak Bola Amerika Serikat atau MLS. Dia masih berusia 14 tahun ketika membuat debut liga profesional di MLS untuk DC United pada 2004.

Bahkan dalam debutnya, dia sudah mendapat julukan Pele baru. Sayangnya, sang striker tidak siap dengan beban yang disampirkan ke pundaknya sehingga kariernya justru menurun dari tahun ke tahun.

 

Liga Europa: Willem Geubbels (16 Tahun 113 Hari)

Geubbels membuat terobosan baru dengan menjadi pemain pertama yang lahir di abad ke-21 yang membuat debut di Liga Europa. Laga debutnya datang bersama Lyon dalam pertandingan penyisihan grup melawan Atalanta pada Desember 2017.

Penyerang muda Prancis itu juga menjadi pemain termuda dalam sejarah Liga Europa. Geubbels baru berusia 16 tahun saat dimainkan Lyon melawan Atalanta.

 

Liga Champions: Youssoufa Moukoko (16 Tahun dan 18 Hari)

Youssoufa Moukoko (Ist)
Youssoufa Moukoko (Ist)

Moukoko menjadi pemain termuda yang menjalani debut di Bundesliga musim 2020/2021 saat Dortmund menurunkannya jadi pemain pengganti melawan Hertha Berlin. Dia yang baru berusia 16 tahun 1 hari menggantikan Erling Haaland saat laga tersisa lima menit.

Dua minggu kemudian, Moukoko giliran memecahkan rekor di Liga Champions saat Dortmund menghadapi Zenit St Petersburg di babak penyisihan grup. Dia masuk di menit ke-58 saat Dortmund menderu kembali dari ketinggalan satu gol untuk mengamankan kemenangan 2-1 di Rusia.

Sumber: ESPN