4 Striker Gratisan yang Bisa Diboyong MU Gantikan Cristiano Ronaldo: Ngirit Banget, Kualitas Tetap Jempolan

Bola.com, Jakarta - Manchester United (MU) harus bersiap-siap mencari striker baru jika Cristiano Ronaldo benar-benar ngotot meninggalkan Old Trafford pada musim panas 2022.

Persiapan MU menghadapi musim 2022/2023 mendapat guncangan menyusul saga transfer Cristiano Ronaldo. Pemain asal Portugal itu tiba-tiba dikabarkan ingin hengkang.

Alasan utama Ronaldo adalah ingin pindah ke klub yang bermain di Liga Champions musim depan. MU tidak punya itu, karena hanya finis keenam di Liga Inggris musim lalu dan terpaksa tampil di Liga Europa.

MU menyatakan tidak mau menjual Ronaldo. Namun, mereka harus bersiap-siap menghadapi skenario terburuk, karena kini Ronaldo menjadi satu-satunya striker senior di MU, setelah Edinson Cavani pergi.

Setan Merah bisa mencari striker pengganti yang mahal, tapi akan sulit karena modal belanja Erik ten Hag dikabarkan tidak terlalu banyak. Berikut ini empat striker gratisan yang bisa dilirik MU untuk menggantikan Ronaldo, seperti dikutip dari Manchester Evening News.

 

1. Paulo Dybala

<p>Juventus mampu unggul lebih dulu lewat gol yang dicetak oleh Paulo Dybala.&nbsp;(AFP/Marco Bertorello)</p>

Juventus mampu unggul lebih dulu lewat gol yang dicetak oleh Paulo Dybala. (AFP/Marco Bertorello)

Paulo Dybala berstatus bebas transfer setelah meninggalkan Juventus pada akhir Juni 2022. Pembicaraan kontrak baru gagal mencapai kesepakatan, artinya ia kini tengah mencari klub baru untuk pertama kalinya sejak 2015.

Berusia 28 tahun, pemain Argentina itu memasuki masa-masa terbaik dalam kariernya, jadi langkah selanjutnya bisa menjadi yang terakhir baginya untuk bergabung dengan klub besar. Meskipun bisa sering bermain sebagai pemain Nomor 10 atau second-striker, Dybala juga mampu memimpin lini depan.

Dybala memang hanya mencetak 20 gol dalam dua musim terakhir di Juventus, tapi dia bukannya pemain yang tanpa bakat. Jadi, ia bisa menjadi opsi bagi MU.

 

 

2. Andrea Belotti

Striker Torino, Andrea Belotti, duel udara dengan pemain AC Milan, Simon Kjaer, pada laga Liga Italia di Stadion San Siro, Sabtu (9/1/2021). AC Milan menang dengan skor 2-0. (AP/Antonio Calanni)
Striker Torino, Andrea Belotti, duel udara dengan pemain AC Milan, Simon Kjaer, pada laga Liga Italia di Stadion San Siro, Sabtu (9/1/2021). AC Milan menang dengan skor 2-0. (AP/Antonio Calanni)

Setelah tujuh tahun di klub Serie A Torino, Belotti berstatus tanpa klub dan sedang mencari petualangan berikutnya. Dia telah menjadi salah satu striker paling konsisten di Italia selama beberapa musim terakhir, mencetak 13 gol atau lebih dalam empat dari lima musim terakhir.

Dengan delapan golnya musim lalu menjadi satu-satunya anomali, tapi kondisi itu karena ada faktor cedera panjang.

Belotti terkenal sebagai striker fisik yang mampu memimpin lini depan dengan baik, cocok dengan yang dicari MU. Dia pernah dikaitkan dengan kepindahan ke Premier League di masa lalu, hampir bergabung dengan Chelsea pada 2018.

 

3. Dries Mertens

Penyerang Napoli, Dries Mertens, melakukan selebrasi usai membobol gawang Liverpool pada laga Liga Champions di Stadion San Paolo, Selasa (17/9/2019). Napoli menang 2-0 atas Liverpool. (AP/Gregorio Borgia)
Penyerang Napoli, Dries Mertens, melakukan selebrasi usai membobol gawang Liverpool pada laga Liga Champions di Stadion San Paolo, Selasa (17/9/2019). Napoli menang 2-0 atas Liverpool. (AP/Gregorio Borgia)

Setelah sembilan tahun di Napoli, Mertens akhirnya meninggalkan klub setelah tidak menandatangani kontrak baru.

Ia ikut membantu Napoli memenangkan tiga trofi selama di sana, dengan mencetak 148 gol dan meraih 90 assist dalam 397 penampilan. Dia sangat populer dan merupakan salah satu pemain Napoli yang paling konsisten dalam beberapa musim terakhir, mencetak 80 gol dalam lima musim terakhir di semua kompetisi.

MU tentu akan menyoroti usia Mertens yang sudah menginjak 35 tahun. Tapi, setidaknya ia bisa menjadi solusi pendek bagi Setan Merah.

 

4. Diego Costa

Diego Costa pernah dipanggil dua Timnas sekaligus pada tahun 2013, yaitu Brasil dan Spanyol. Ia merupakan pemain kelahiran Brasil namun juga telah diberikan kewarganegaraan oleh Spanyol pada bulan Juli tahun itu. Pada akhirnya, Costa memilih bermain di Timnas Spanyol. (AFP/Nelson Almeida)
Diego Costa pernah dipanggil dua Timnas sekaligus pada tahun 2013, yaitu Brasil dan Spanyol. Ia merupakan pemain kelahiran Brasil namun juga telah diberikan kewarganegaraan oleh Spanyol pada bulan Juli tahun itu. Pada akhirnya, Costa memilih bermain di Timnas Spanyol. (AFP/Nelson Almeida)

Diego Costa mungkin jadi opsi yang paling kontroversial. Mantan pemain Chelsea itu berstatus bebas transfer setelah meninggalkan klub Brasil, Atletico Mineiro, pada Januari 2022. Setelah hanya mencetak lima gol dalam 19 pertandingan, ia membuat keputusan mengakhiri kontraknya.

Meskipun karier Costa telah terbukti sangat mengecewakan selama beberapa tahun terakhir, ada pemain yang bisa tampil di tempat yang tepat. Itu dibuktikannya saat berada di Chelsea, dengan mencetak 58 gol dalam 120 pertandingan untuk The Blues, termasuk 52 gol dalam 89 penampilan di Premier League.

Dia bisa menjadi pilihan terakhir bagi MU, karena profilnya tidak sementereng kandidat lainnya.

Sumber: Manchester Evening News 

 

 

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel