4 Tahap dalam Belajar Dasar Renang bagi Lansia

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Renang adalah olahraga yang baik bagi lanjut usia (lansia). Dalam melakukan olahraga ini, ada 4 tahap yang harus dipelajari sebagai dasar-dasar renang.

Keempat tahapan ini disampaikan oleh instruktur renang asal Bogor, Ir. Karida Sumarno yang aktif menjadi pelatih renang bagi para lansia. Empat dasar tersebut adalah mengatur napas, mengapung, meluncur, dan koordinasi gerakan gaya.

“Ini adalah fondasi untuk berenang dan untuk terapi,” ujar Karida dalam webinar Geriatri TV ditulis Kamis (4/2/2021).

Menurutnya, tahap pertama adalah mengatur napas selama 20 menit. Dalam mengatur napas, lansia harus tenang dan tidak boleh takut. Cara bernapas yang benar saat berenang adalah menggunakan mulut bukan hidung.

Ketika kepala dimasukkan ke dalam air maka udara dapat diembuskan melalui mulut. Sedang, ketika kepala keluar dari air maka itulah waktu yang tepat untuk mengambil napas.

“Berenang itu tidak perlu menahan napas, tapi diatur. Ada sih menahan napas, tapi itu untuk tingkat yang mahir.”

Mengapung

Tahap kedua adalah mengapung, tahap ini dapat dilakukan dalam dua posisi yaitu posisi wajah di dalam air menghadap dasar kolam kemudian udara diembuskan secara perlahan.

Sedang, posisi kedua adalah mengapung dengan wajah menghadap langit atau berada di permukaan air sambil mengembus dan menghirup udara.

Meluncur

Tahap ketiga adalah meluncur, tahap ini mengandung gabungan antara tahap satu dan dua. Gerakan meluncur dapat dilakukan saat mengapung dengan kedua kaki menendang dinding kolam.

Saat meluncur, kedua tangan lurus ke depan dan jari-jari tangan dirapatkan. Setelah itu, udara diembuskan ketika kepala sedang di dalam air dan tarik napas ketika wajah di luar air seperti tahap satu.

Pada saat meluncur, posisi tubuh harus dalam keadaan lurus dari ujung tangan hingga ujung kaki (streamlined body).

Koordinasi Gerakan Gaya

Dalam olahraga renang ada 4 gaya yang resmi yakni gaya dada, gaya bebas, gaya punggung, dan gaya kupu-kupu.

“Tapi untuk lansia cukup belajar gaya dada dan gaya bebas. Dipilihkan gaya dada karena simetris gerakan kiri dan kanan tubuh sama.”

Dalam melakukan gaya dada, urutan gerakan kaki adalah tekuk, tendang, rapatkan, dan meluncur. Sedang, urutan gerakan tangannya adalah dengan meluruskan tangan hingga lengan menempel ke telinga kemudian meluncur. Tangan dapat dibuka ke samping kanan atau kiri saat mengambil napas.

“Gaya ini sudah sangat cukup untuk pemula,” tutupnya.

Infografis Waspadai 3 Gejala Khusus COVID-19 pada Lansia

Infografis Waspadai 3 Gejala Khusus Covid-19 pada Lansia. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Waspadai 3 Gejala Khusus Covid-19 pada Lansia. (Liputan6.com/Abdillah)

Simak Video Berikut Ini