4 Tanda yang Menunjukkan Anda Terlalu Baik Pada Orang Lain

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Berbuat baik memang menyenangkan dan menguntungkan apalagi jika kita bisa membantu orang lain. Namun, berbuat baik juga memiliki batasan. Sesuatu yang dilakukan secara berlebihan juga tidak baik.

Ketika seseorang membutuhkan pertolongan Anda di saat Anda tidak bisa menolongnya, ingatlah, Anda berhak untuk menolaknya.

Anda mungkin tidak bisa menolaknya karena berusaha untuk bersikap sopan atau menghindari konflik. Tapi jika Anda terlalu baik pada orang lain, bisa berdampak buruk juga bagi Anda. Jika Anda termasuk salah satu orang yang sering bersikap terlalu baik, cobalah untuk menguranginya perlahan-lahan.

Ternyata ada beberapa tanda yang bisa menunjukkan apakah Anda terlalu baik pada orang lain atau tidak. Penasaran apa saja? Berikut ulasannya seperti melansir dari Bright Side, Jumat (5/11/2021).

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

1. Sering meminta maaf bahkan untuk hal kecil

Ilustrasi kata-kata minta maaf (Photo by Alexas_Fotos on Pixabay)
Ilustrasi kata-kata minta maaf (Photo by Alexas_Fotos on Pixabay)

Apakah Anda sering meminta maaf untuk hal-hal sepele? Bisa jadi Anda adalah orang yang tidak enakkan dan terlalu baik pada orang lain. Wajar untuk meminta maaf jika Anda melakukan kesalahan. Namun minta maaf juga ada batasnya.

Terlalu banyak meminta maaf pada hal-hal yang tidak seharusnya bisa membuat orang kehilangan rasa hormat pada Anda atau bahkan Anda bisa dianggap menjengkelkan.

Selain itu, jika Anda terlalu sering meminta maaf, orang lain akan merasa permintaan maaf Anda kurang berarti karena terlihat seperti kebiasaan atau tidak tulus. Bahkan, jika Anda meminta maaf saat sedang dalam masalah serius.

2. Mudah percaya pada orang lain

Ilustrasi Zodiak Leo Credit: pexels.com/Allef
Ilustrasi Zodiak Leo Credit: pexels.com/Allef

Orang yang terlalu baik biasanya sangat mudah percaya pada orang lain. Kemungkinan besar, Anda tidak akan berpikir bahwa orang memiliki niat jahat kepada Anda. Bukan berarti Anda harus menjadi orang yang mudah curiga pada orang lain, tetapi cobalah untuk lebih waspada.

Jika Anda mudah percaya, ada kemungkinan Anda mudah ditipu oleh orang lain sehingga waspada atau berhati-hati itu baik untuk Anda. Terutama dengan orang yang tidak Anda kenal, cobalah untuk lebih bijaksana dan memikirkan konsekuensi dari yang dilakukan.

3. Lebih memprioritaskan orang lain daripada diri Anda sendiri

Ilustrasi teman. Sumber foto: pixabay.com/Katie Treadway.
Ilustrasi teman. Sumber foto: pixabay.com/Katie Treadway.

Seberapa sering Anda menolak orang yang meminta bantuan Anda? Jika Anda jarang melakukannya atau bahkan hampir tidak pernah, ini bisa menjadi tanda Anda terlalu baik dengan orang lain.

Ketika Anda tidak bisa mengatakan “tidak” pada orang lain dan berusaha untuk membantunya, Anda akan mendapati diri Anda menghabiskan banyak waktu untuk orang lain dan pada akhirnya pekerjaan Anda sendiri akan terbengkalai.

Biasanya, Anda melakukan hal ini karena tidak ingin menyakiti atau mengecewakan orang lain. Anda lebih suka menderita sendiri daripada memiliki konflik dengan orang lain. Hal ini tentunya salah dan hanya akan merugikan Anda. Berlatihlah untuk mengatakan tidak pada hal-hal yang sepele. Cobalah perlahan-lahan untuk memikirkan diri Anda terlebih dahulu baru memikirkan orang lain.

4. Hampir tidak pernah meminta bantuan

Ilustrasi Berbincang dengan Teman Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Berbincang dengan Teman Credit: pexels.com/pixabay

Orang yang terlalu baik biasanya akan merasa sulit untuk meminta bantuan pada orang lain meskipun mereka sangat membutuhkan hal tersebut. Biasanya mereka merasa tidak enak membebani orang lain dengan rasa khawatirnya.

Namun ingatlah, dengan memberi kesempatan pada orang lain untuk membantu Anda, orang bisa merasa puas dan senang karena bisa membantu Anda. Membutuhkan bantuan adalah hal yang wajar apalagi jika Anda memang memerlukan bantuan tersebut.

Penulis:

Stephanie

Universitas Multimedia Nusantara

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel