4 Tips Agar Tetap Produktif Selama WFH Pasca Lebaran

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah meminta perusahaan untuk menerapkan skema work from home (WFH) bagi pekerja/buruh selama arus balik Lebaran Idulfitri 1443 H/2022. Hal ini untuk mengurai kepadatan lalu lintas selama arus balik berlangsung.

"Tentunya, pelaksanaannya harus berdasarkan kesepakatan bersama dengan memperhatikan aturan yang berlaku di masing-masing tempat kerja," kata Menaker Ida dalam keterangannya, dikutip Senin (9/5).

Menurut Ida, sistem kerja WFH ini sudah cukup familiar bagi dunia kerja di Indonesia. Mengingat, cara kerja dengan adopsi teknologi ini telah diterapkan sejak 2020 lalu untuk mencegah risiko penularan virus Covid-19.

Seperti para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) yang diizinkan kerja dari rumah mulai Senin (9/5) hingga Jumat (13/5) sehingga para ASN akan kembali bekerja secara normal mulai Senin (16/5).

Oleh karena itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian telah memerintahkan seluruh pimpinan Unit Kerja Eselon I di lingkungan Kemendagri dan BNPP mengatur penerapan kebijakan BDR secara internal masing-masing.

Lantas apa saja tips bagi pekerja/buruh agar tetap produktif selama WFH?

1. Tetap disiplin

Dengan tetap menjaga disiplin akan melatih Anda untuk mematuhi aturan yang berlaku dari tempat Anda bekerja. Alhasil, Anda tetap mampu menyelesaikan seluruh tugas yang diberikan kantor meski bekerja dari rumah.

2. Pastikan akses internet memadai

Akses internet yang memadai menjadi salah satu kunci utama untuk menunjang kelancaran bekerja dari rumah atau WFH. Untuk itu, sebaiknya Anda mengecek terlebih dahulu akses internet di wilayahmu.

Sebagai informasi, Badan Aksesibilitas Teknologi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyiapkan 2.000 titik akses internet di lokasi baru sebagai respons kegiatan bekerja dari rumah (WFH) dan belajar dari rumah (SFH) di tengah pandemi Covid-19.

"Kita coba solusikan secara cepat dengan menyiapkan lokasi baru akses internet sebanyak 2.000 titik. Karena, inilah solusi jangka pendek yang bisa kita lakukan, khususnya dalam periode sekarang pandemi Covid-19 ini," ujar Direktur Utama BAKTI Anang Latif, dikutip Senin (9/5).

Anang mengatakan, saat ini pihaknya sedang menyusun titik-titik dimana saja yang menjadi prioritas dari 2.000 titik ini, sehingga rencananya pasca pandemi Covid-19 ini, tim akan dibentuk untuk segera menyusun dan bergerak ke lapangan.

Sejauh ini, kata Anang, BAKTI telah menyelesaikan pembangunan peningkatan sebanyak 600 Base Transceiver Station (BTS) Universal Service Obligation (USO) generasi ke dua (2G) menjadi 4G. "Dengan harapan bahwa adanya layanan 4G ini memudahkan mereka melakukan aktivitas semuanya dari rumah, WFH, belajar dari rumah, dan lain-lain," ujarnya.

3. Pilih perangkat elektronik yang andal

Memiliki perangkat elektronik yang andal menjadi suatu keharusan bagi karyawan/pekerja dengan sistem WFH. Tujuannya, agar pekerja tetap dapat produktif menyelesaikan segala macam tugas yang diberikan perusahaan.

Laptop sendiri menjadi salah satu perangkat elektronik utama yang dibutuhkan para pekerja selama WFH berlangsung. Untuk itu, pastikan spesifikasi laptop Anda dapat menjalankan berbagai macam tugas yang diberikan kantor.

4. Tetap terhubung dengan lingkungan sosial

Psikolog asal Universitas Gadjah Mada (UGM) Sutarimah Ampuni menyatakan,
terlalu lama menjalankan WFH membuat banyak pekerja yang mengalami kebosanan bahkan stress. Ini lantaran terbatasnya durasi komunikasi secara langsung dengan rekan kerja.

"Di luar faktor-faktor tersebut, WFH memang membuat variasi aktivitas menjadi terbatas. Di samping itu, interaksi sosial juga berkurang. Belum lagi ada stimulus-stimulus lain yang menyebabkan stres di luar WH seperti terkait pandemi COVID-19," ucap Sutarimah dikutip dari laman resmi UGM.

Untuk mengusir kebosanan, pekerja diimbau tetap terhubung dengan lingkungan sosial. Sutarimah menyarankan para pekerja WFH untuk menyempatkan diri saling menyapa termasuk dengan para kolega kerja dan sesekali membicarakan sesuatu di luar pekerjaan.

Dan tak kalah pentingnya adalah berikan waktu pada tubuh dan otak untuk beristirahat, serta juga melakukan olahraga. Cara-cara tersebut diyakini dapat mengusir stres selama WFH berlangsung. [azz]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel