4 Tips Traveling Buat Orang Pelupa

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Banyak orang yang suka traveling atau liburan. Ada yang pergi berlibur bersama keluarga, namun tak sedikit pula yang pergi berlibur dengan sahabat.

Momen traveling kerap dijadikan sebagai waktu beristirahat sejenak dari segala kepadatan aktivitas seperti bekerja, kuliah maupun sekolah. Tak hanya sekadar refreshing, masih banyak manfaat lain dari liburan.

Namun traveling terkadang bisa menjadi penghancur suasana hati bagi mereka yang mudah lupa. Bagaimana tidak, saat sedang asyik menikmati liburan, tiba-tiba mereka lupa akan sesuatu, atau bahkan mereka meninggalkannya di rumah. Jika sudah demikian, yang ada mereka malah jadi panik dan tidak bisa menikmati suasana traveling.

Dilansir dari Insight Guides, Minggu, 10 Oktober 2021, berikut empat tips traveling bagi orang yang mudah lupa, agar liburan mereka tidak berantakan.

1. Kemas barang dengan cerdas

Jika Anda termasuk orang yang suka lupa membawa barang-barang kecil, kumpulkan barang tersebut di dalam suatu tas dengan warna berbeda. Atau, Anda bisa memberi label seperti memberi warna berbeda pada setiap tempat untuk mengetahui barang-barang apa yang di dalamnya tanpa harus membongkarnya.

2. Buat alarm

Setel pengingat untuk mengecek jadwal penerbangan Anda. Ini sangat penting terlebih jika pikiran Anda sedang sibuk dengan masalah lain. Karena jika telat, bisa-bisa Anda tertinggal pesawat dan batal liburan.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

3. Gunakan dompet perjalanan

Ilustrasi packing. (dok. unsplash.com/Asnida Riani)
Ilustrasi packing. (dok. unsplash.com/Asnida Riani)

Meletakkan paspor dan dokumen penting lainnya di dalam tas memungkinkan mereka tercampur dengan barang-barang Anda. Ingat, dokumen ini terbuat dari kertas sehingga rentan rusak.

Sebaiknya, gunakan dompet yang dirancang khusus untuk meletakkan dokumen. Pilih dompet yang dilengkapi dengan resleting serta terbuat dari bahan tahan air supaya lebih aman.

4. Buat itinerary

Rencana bisa jadi tidak selalu sesuai dengan kenyataan. Seperti misalnya, saat masih di rumah, Anda mungkin ingin mengunjungi empat destinasi wisata dalam satu hari.

Namun, setelah sampai di destinasi wisata pertama, Anda terlalu asyik sehingga lupa waktu dan tidak punya waktu untuk mengunjungi destinasi berikutnya.Karenanya, buat itinerary atau rencana perjalanan sebelum keberangkatan dilakukan. Kalau bisa gunakan jam tangan untuk terus melihat waktu supaya Anda bisa mewujudkan semua hal sesuai dengan rencana Anda.

Manfaat Lain Traveling

Ilustrasi traveling. Sumber foto: unsplash.com/rawpixel.
Ilustrasi traveling. Sumber foto: unsplash.com/rawpixel.

Saat ini tentu tak sedikit dari Anda yang ingin pergi traveling atau liburan. Meski sudah cukup banyak tempat wisata buka kembali, tapi karena pandemi masih banyak yang khawatir untuk pergi traveling, terutama pergi ke tempat yang jauh.

Sebenarnya ada banyak manfaat lain dari traveling atau berwisata. Menurut Amex Trendex 2020, stres dapat meningkat akibat kurangnya perjalanan wisata. Dilansir dari laman Travel and Leisure, mereka yang merindukan perjalanan wisata akan mengalami beban emosional dan dapat memengaruhi kehidupan sehari-hari.

Amex Trendex juga merilis hasil dari jajak pendapat terhadap 2.000 pelancong. Dalam survei tersebut ditemukan sekitar 48 persen responden merasa tidak bisa melakukan perjalanan wisata membuat mereka merasa cemas dan stres.

Dari 78 persen responden mengatakan traveling atau berwisata adalah salah satu aktivitas yang paling dirindukan saat ini. Meski ingin melakukan sebuah perjalanan wisata, bukan berarti mereka akan melakukannya dalam waktu dekat.

Dampak Revenge Travel, Kasus Positif Covid-19 Kembali Melonjak

Dampak Revenge Travel, Kasus Positif Covid-19 Kembali Melonjak
Dampak Revenge Travel, Kasus Positif Covid-19 Kembali Melonjak
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel