4 Truk Satpol PP Siaga, Siap Angkut Warga Surabaya yang Nekat Mudik

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Surabaya - Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara mengungkapkan, pihaknya memantau pergerakan manusia baik itu travel gelap maupun warga yang nekat mudik selama periode larangan mudik pada 6 hingga 17 Mei mendatang.

Selain itu, Pemerintah Kota Surabaya juga menyiapkan 4 kendaraan pengangkut pemudik nakal. Kendaraan itu disiapkan di empat titik penyekatan di Surabaya.

"Ada empat armada truk milik satpol PP di Terminal TOW (Terminal Osowilangun), Merr, Bundaran Cito dan Suramadu," ujarnya, Senin (3/5/2021).

Febri mengatakan kendaraan itu disiagakan untuk antisipasi adanya penumpang dari travel gelap saat larangan mudik mulai diberlakukan.

"Antisipasinya untuk travel-travel gelap. Penumpang travel gelap tujuan Surabaya akan langsung diangkut. Kemudian dibawa ke asrama haji, tidak peduli warga Surabaya dan warga luar kota akan dibawa ke tempat karantina," ucapnya.

Biaya Sendiri

Untuk biaya karantina di Asrama Haji Haji Sukolilo Surabaya, lanjut Febri, penumpang travel gelap akan dikenakan biaya senilai Rp 300 ribu per hari.

"Biaya satu orang berapa, Rp 300 ribu per hari selama lima hari," ujarnya.

Sementara itu, untuk penyekatan di 17 titik di perbatasan Kota Surabaya. Nantinya kendaraan pribadi pelat luar Kota Surabaya akan diputar balik. "Kalau untuk kendaraan pribadi langsung diputarbalikkan," ucapnya.

Saksikan video pilihan di bawah ini: