4 Usulan Klub kepada PSSI dan PT LIB Setelah Kompetisi Disetop akibat Pandemi Virus Corona

Bola.com, Jakarta - Klub Indonesia melakukan virtual meeting pada Minggu (22/3/2020), membahas kelangsungan kompetisi dan mencari solusi terbaik bagi semua pihak. Langkah ini sebagai respons klub atas keputusan PSSI yang telah resmi menghentikan pentas Shopee Liga 1 2020.

Klub-klub peserta virtual meeting tersebut antara lain Persib Bandung, Persebaya Surabaya, Madura United, Arema FC, PSIS Semarang, Bali United, Persija Jakarta, PSM Makassar, Barito Putera, dan Persiraja Banda Aceh.

Direktur Madura United Haruna Soemitro sebagai inisiator rapat memaparkan ada empat poin yang diajukan klub-klub Liga 1 ke PT LIB menyikapi penghentian kompetisi kasta tertinggi di Indonesia itu.

Berikut 4 poin hasil virtual meeting tersebut:

1. Bagi klub yang sudah menandatangani kontrak bisnis dengan para pihak untuk memastikan bahwa status gaji pemain, pelatih, dan ofisial tim dapat dibayar maksimal 25% sejak bulan Maret lalu, hingga kick-off pembukaan kembali kompetisi pasca pengumuman dari Pemerintah bahwa Indonesia telah terbebas dari COVID-19.

2. Apabila Pemerintah menyatakan lockdown total, bencana nasional, maka secara otomatis semua kontrak bisnis dengan para pihak batal demi hukum sehingga klub dibebaskan dari kewajiban yang tertera dalam kontrak, termasuk dengan pemain, pelatih dan ofisial tim serta sponsor.

3. Terhadap subsidi kepada klub seperti yang sudah ditetapkan sebelumnya, PT LIB diminta agar tetap membayarkan hak tersebut untuk bagian bulan Maret 2020.

4. PSSI melalui komite legal melakukan langkah-langkah kongkret dengan menginisiasi keputusan yang dapat melindungi para pihak, khususnya klub, dari tuntutan atau gugatan para pihak yang dapat merugikan khususnya bagi klub peserta kompetisi di Indonesia.

Sampai Batas Waktu yang Tidak Ditentukan

Ilustrasi Liga 1 Indonesia (Bola.com/Adreanus Titus)

PSSI resmi menghapus waktu dua pekan masa minimal penundaan Shopee Liga 1 2020 dan Liga 2. Kebijakan terbaru memutuskan dua kompetisi tersebut dihentikan hingga batas waktu yang belum ditentukan.

PSSI membuat ketetapan tersebut untuk menindaklanjuti arahan dari Presiden Joko Widodo terkait penyebaran virus Corona dan surat dari Menpora Zainudin Amali tentang protokol kewaspadaan pencegahan wabah Covid-19 bagi kegiatan olahraga.

Otomatis, keputusan teraktual ini menggugurkan kebijakan lama PSSI yang menyetop Shopee Liga 1 dan Liga 2 mulai 16 Maret lalu hingga minimal dua pekan. Artinya, kompetisi yang dapat kembali bergulir pada bulan depan, bisa molor lebih lama.

Ketua PSSI, Mochamad Iriawan menyampaikan instruksi langsung ini melalui surat kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) pada 18 Maret lalu terkait kepastian kompetisi. Surat ini juga ditembuskan kepada Zainudin Amali, Ketua KONI Marciano Norman, dan para peserta Shopee Liga 1 dan Liga 2.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini