40 Juta Serangan Hacker ke Situs Pemerintah

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Merdeka.com
    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    MERDEKA.COM. Kementerian Perdagangan mengklaim industri fesyen muslim Indonesia saat ini paling ternama di dunia. Industri sejenis di Malaysia, negara muslim terdekat, dinilai belum mampu menyaingi. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

TEMPO.CO, Ternate--Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia mencatat aksi serangan peretas (hacker) ke situs milik pemerintah mengalami peningkatan hingga seratus persen. Bahkan tercatat setidaknya ada 40 juta kali serangan hacker yang terjadi 2012.

Menteri Tifatul Sembiring mengatakan, tingginya angka serangan hacker membuat pemerintah melakukan peningkatan pengawasan internet. Langkah ini diambil mengingat serangan tersebut sudah masuk pada tahap yang mengkhawatirkan.

"Apalagi hampir semua situs milik pemerintah sudah diserang, pelakunya pun mayoritas dari luar negeri. Karenanya pengawasan internet di Indonesia penting dilakukan,"kata Tifatul kepada TEMPO Selasa 28 Mei 2013

Menurut Tifatul, situs milik pemerintah yang paling banyak diserang adalah situs milik pemerintah daerah. Bahkan situs presiden.go.id dan juga ke situs resmi Kepolisian Republik Indonesia pun sudah diserang. Dengan langkah pengawasan internet merupakan kebijakan yang bertujuan memperkuat pertahanan negara di dalam dunia maya. "Untung situs pemerintah belum saling terkoneksi menjadi satu,"pintah Tifatul.

Salah satu contoh serangan ke situs pemerintah, lanjutnya, adalah ke situs presiden.go.id dan juga ke situs resmi Kepolisian Republik Indonesia. Oleh karena itu, kata Tifatul, pemerintah harus memperkuat pertahanan dalam dunia maya.

Lebih lanjut, Mantan Ketua Partai Keadilan Sejahtera menjelaskan, saat ini subscriber internet di Indonesia tercatat telah mencapai 63 juta internet protocol (IP). Satu Internet Protocol digunakan oleh 3 hingga 4 orang.

"Karena itu kami memprediksi memperkirakan ada 200 juta pengguna internet di Indonesia saat ini. Dan jumlah itu terus meningkat setiap tahunnya,"jelas Tifatul.

Dilain pihak, Sahbudin, pengamat IT mengatakan pengawasan internet merupakan kebijakan yang harus ditingkatkan. Hal ini penting mengingat Indonesia merupakan wilayah yang muda diserang hacker.

"Saya mendukung pengawasan internet. Apalagi tujuanannya melindungi masyarakat di dunia maya,"ujar Sahbudin.

BUDHY NURGIANTO

Terhangat:

Darin Mumtazah & Luthfi | Kisruh Kartu Jakarta Sehat | Menkeu Baru | PKS Vs KPK | Vitalia Sesha

Baca juga:

Anis Matta Disebut Terima Miliaran Rupiah

Dapatkan Agen, Joe Taslim Kalahkan Ribuan Aktor

Joe Taslim Dapat Bonus, Fast Furious Box Office

Interpelasi soal KJS, Jokowi: Bukan Masalah!

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...